- Gemini AI
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?
- freepik
Ustaz Khalid Basalamah mengambil penjelasan dari hadis Aisyah RA terkait rakaat shalat Tarawih yang ditutup Witir. Hadis itu menjelaskan Rasulullah SAW tidak pernah melebihkan jumlah 11 rakaat shalat sunnah malam selama di bulan Ramadhan.
Ia membandingkan hadis riwayat lainnya. Penjelasannya memiliki perbedaan, terutama pada jumlah rakaat sunnah malam dikerjakan Rasulullah SAW hanya sampai 13 rakaat.
Hitungan 13 rakaat tersebut terdiri dari 8 rakaat shalat sunnah malam dan ditutup lima rakaat Witir. Itu tidak hanya berlaku di bulan Ramadhan, namun dikerjakan di bulan lainnya.
Ustaz Khalid Basalamah mengambil referensi hadis lainnya. shalat sunnah malam boleh melebihi dari 13 rakaat. Ketentuan ini berasal dari hadis riwayat Imam Bukhari.
Kata Ustaz Khalid Basalamah, dalam kisah Umar bin Khattab RA, bahkan shalat sunnah malam dapat mencapai 23 rakaat.
"Makanya Umar bin Khattab RA, menambah mengerjakan (shalat Tarawih) hingga 23 rakaat. Ulama hadis menyebut seseorang ingin shalat malam atau Tarawih tidak dianjurkan melebihi 23 rakaat dari Umar bin Khattab," jelasnya.
Merujuk dari laman resmi Humas Dinas Dayah Aceh, hadis riwayat dari Yazin bin Ruman mengupas tuntas asal-usul shalat Tarawih bisa 20 rakaat, begini redaksinya:
: عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ قَالَ: كَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ فِي زَمَنِ عُمَرَرضي الله عنه فِي رَمَضَانَ بِثَلاَثٍ وَعِشْرِينَ رَكْعَةً
Artinya: Dari Yazid bin Ruman telah berkata, 'Manusia senantiasa melaksanakan shalat pada masa Umar radliyallahu ‘anh di bulan Ramadhan sebanyak 23 rakaat (20 rakaat Tarawih, disambung 3 rakaat Witir)." (HR. Malik)
Hukum Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir
- Istimewa
Melalui penjelasan ini, Ustaz Khalid Basalamah bisa mengambil kesimpulan. Melalui hadis riwayat Aisyah RA, Rasulullah SAW memiliki alasan kenapa Tarawih hanya dikerjakan belasan rakaat.
Ia menambahkan, sisa rakaat yang dikerjakan untuk kembali mengisi shalat sunnah malam lainnya yang termasuk Qiyamul Lail. Contoh sederhananya bisa mengerjakan Tahajud.