- Facebook/Scuderia Ferrari
Lewis Hamilton Ternyata Nyaris Gabung Red Bull! Christian Horner Blak-blakan Ungkap Penyebab Batalnya Kesepakatan Itu
tvOnenews.com - Mantan bos Red Bull, Christian Horner, mengungkap fakta mengejutkan mengenai perjalanan karier Lewis Hamilton di Formula 1.
Horner, baru-baru ini mengungkapkan jika Lewis Hamilton nyaris bergabung ke Red Bull saat ia memutuskan untuk meninggalkan McLaren.
Sebelum memutuskan gabung Mercedes, Christian Horner mengatakan jika juara dunia tujuh kali itu pernah menjadikan Red Bull sebagai tujuan.
- Instagram/christianhorner
Hal tersebut terungkap dalam otobiografi terbaru Horner, dimana ia menceritakan adanya komunikasi rahasia dengan Hamilton ketika sang pembalap masih memperkuat McLaren pada 2012.
"Lewis Hamilton tampaknya kehilangan semangat di McLaren," tulis Horner.
"Dari luar, hubungannya dengan Jenson Button tampak tegang, dan semangatnya menurun setelah serangkaian kegagalan mekanis sepanjang tahun 2012." lanjutnya.
Situasi tersebut kemudian berkembang setelah ia menerima panggilan dari ayah pembalap Inggris itu.
"Lalu, suatu hari saat memeriksa ponsel saya untuk panggilan dan pesan yang tidak terjawab, saya melihat nomor telepon ayahnya di layar dan bertanya-tanya apakah Lewis mengalami perubahan pendapat mengenai Red Bull." ujar Horner.
Pertemuan kemudian berlangsung di kediaman Adrian Newey. Menurut Horner, Hamilton bahkan secara langsung menanyakan persyaratan untuk bergabung dengan Red Bull.
"Ketika kemudian diadakan pertemuan rahasia dengan Lewis di rumah Adrian, firasat saya terkonfirmasi. Dia ingin meninggalkan McLaren, dan kami adalah tujuan pilihannya." tambahnya.
- Facebook/Scuderia Ferrari
"'Apa syaratnya untuk bergabung dengan kalian?' katanya, saat kami duduk. Adrian, yang terkenal tidak pandai menyembunyikan ekspresi wajahnya, tampak sangat gembira. Aku hampir tidak bisa menyalahkannya. Duet pembalap Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton adalah prospek yang sangat menggiurkan." ungkap Horner.
Horner mengaku kalau dirinya dan Newey saat itu tertarik merekrut Lewis Hamilton ke Red Bull.
Namun, rencana itu akhirnya batal karena biaya yang sangat besar, sementara Helmut Marko mengkhawatirkan dampaknya terhadap Sebastian Vettel.
Sampai akhirnya, Hamilton kemudian bergabung dengan Mercedes pada 2013 dan meraih enam gelar juara dunia bersama tim tersebut sebelum pindah ke Ferrari pada 2025.
(akg)