GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Frank Hoogerbeets Prediksi Sulawesi akan Diguncang Gempa pada 3 hingga 4 Maret, BMKG Beberkan Ada Patahan Darat Baru

Baru-baru ini beredar video Frank Hoogerbeets di media sosial TikTok. Ia mengatakan, Indonesia akan diguncang gempa, terutama wilayah Sulawesi dan Laut Banda. 
Jumat, 3 Maret 2023 - 03:31 WIB
Frank Hoogerbeets Prediksi Sulawesi akan Diguncang Gempa pada 3 hingga 4 Maret
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini beredar video Frank Hoogerbeets di media sosial TikTok. Ia mengatakan, Indonesia akan diguncang gempa, terutama wilayah Sulawesi dan Laut Banda

Di mana diketahui sebelumnya, Frank Hoogerbeets ini sempat viral di media sosial, yang memprediksi gempa Turki bulan Februari 2023 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tvOnenews,com, Frank Hoogerbeets mengunggah prediksinya di akun twitter milik pribadinya, yang menyebutkan gempa Turki berkekuatan skala 7,8 magnitudo melanda Turki selatan dan Suriah utara.

"Cepat atau lambat akan ada gempa berkekuatan 7,5 M di wilayah ini (Turki Selatan-Tengah, Yordania, Suriah, Lebanon)," tulis Frank Hoogerbeets di akun twitter-nya, seperti yang dimuat tvOnenews.com, (9/2/2023).

tvonenews

Seusai gempa Turki terjadi, tweetnya menjadi viral. Postingannya sudah dilihat lebih dari 52 juta tampilan dan 73 ribu retweet.

Jika dilihat dari biografi Twitternya, Hoogerbeets menulis bahwa ia adalah seorang peneliti lembaga survei geometri tata surya.

Frank Hoogerbeets memprediksi gempa Turki lewat geometri benda langit di Tata Surya.
Dalam situs webnya, lembaga penelitian ini bertugas memantau geometri antara benda langit yang terkait dengan aktivitas seismik.

Namun untuk diketahui, sampai saat ini pihak tvOnenews.com masih mengkonfirmasi kebeneran berita atau informasi video Frank Hoogerbeets tersebut kepada pihak yang berwajib.

Sementara, prediksi gempa yang akan melanda Sulawesi dan Laut Banda, yang Frank Hoogerbeets infokan beredar di akun TikTok rohimat.vlog, yang dilansir tvOnenews.com, Jumat (3/3/2023) dini hari.

Dalam video viral itu, Frank Hoogerbeets katakan, fluktuasi itu agak kabur dan tidak meyakinkan. 


"Fluktuasi yang jauh lebih jelas menandai Pasifik Barat lagi. Dari Kamchatka, Kepulauan Kuril, dan Jepang di Utara... di atas Filipina dan juga menandai Sulawesi, Halmahera, bahkan mungkin Laut Banda, Indonesia," kata Frank Hoogerbeets yang beredar di media sosial TikTok.

Frank Hoogerbeets juga katakan, ini bisa menjadi signifikan untuk tanggal 3 atau 4 Maret. 

"Kita menghitung 6 hari tanggal 25, kita akan berakhir sekitar itu. Ini adalah sebuah kemungkinan. Mungkin akan ada fluktuasi tambahan dalam beberapa hari ke depannya. Jika demikian, kami akan terus mengabari anda," ucapnya.

"Sekali lagi, minggu pertama bulan Maret akan sangat kritis. Kita bisa melihat peristiwa seismik besar hingga besar. Ini adalah sesuatu yang harus ekstra waspada," sambungnya menjelaskan.

Sementara itu, sebelumnya diberitakan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyatakan adanya patahan darat baru.

Menurut dia, patahan baru terjadi karena Indonesia dalam zona subduksi sehinga memungkinkan terjadi pelengkungan atau patahan yang bukan hanya terjadi di laut, melainkan darat.

"Ada 295 patahan di darat. Ini belum semua, karena ada patahan baru di Cianjur, yakni patahan Cugenang," kata Dwikorita secara virtual dalam acara Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Lebih lanjut ia menjelaskan, akibat dari patahan tersebut akan terjadi peningkatan gempa-gempa di Indonesia dalam satu tahun kedepan. Bahkan, peningkatan akan terjadi dua kali lipat  dari sebelumnya.

"Gempa-gempa meningkat sebelumnya 5.000-6.000 dalam setahun terjadi. Sekarang, rata-rata terjadi 10.000 gempa tiap tahun. Artinya signifikan," jelasnya.

Selain itu, Dwikorita mengatakan peningkatan patahan yang mengakibatkan gempa juga terjadi di seluruh dunia. Namun, dia menuturkan Indonesia memiliki kondisi yang berbeda dengan negara lain.

"Kondisi di Indonesia itu ada sesar aktif, yakni Sesar Sumatera (memotong dari utara ke tenggara), Sesar Sulawesi Tengah, Sesar Matano, Sesar Cimandiri, Sesar Opak, Sesar Gorotalo, dan Sesar Yafen," imbuhnya.

Oleh karena itu, Dwikorita mengimbau masyarakat agar belajar dari kejadian gempa bumi di Turki. Menurut dia, dampak patahan yang terjadi di darat itu lebih berbahaya daripada yang berada di laut.

"Jadi, kita harus mewaspadai, belajar dari kejadian Turki. Itu dampaknya patahan yang terjadi di darat lebih berbahaya. Gempa di Turki itu gempa darat. Nah, di Indonesia ada ratusan patahan-patahan tadi," terangya.

Gempa Turki, dikatatakan Dwikorita, terdapat tiga pusat gempa, sehingga bukan disebut gempa susulan.

Dia menerangkan, Indonesia juga terdapat beberapa wilayah yang harus lebih waspada terkait gempa darat tersebut.

"Ini ada warning, kewaspadaan, misalnya di Pulau Lombok. Namun, selisihnya tiga minggu. Kalau di Turki, kan, selisihnya hitungan jam. Maka dari itu, di Lombok kerusakan cukup parah. Ini patahan ada di darat," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, dari pantauan tvOnenews.com, di akun twitter pribadi Daryono BMKG, ia mengaku dirinya seismologist. 

"Saya seismologist, landasan berpikir bedasarkan konsep empirik yang valid, saya tidak temasuk yang percaya prediksi gempa, saya belum percaya prediksi gempa saat ini. Konsep prediksi gempa banyak tapi yang valid konsisten, akurat belum ada. info prediksi sebagai pesan kesiagaan saja. dalam kontek teori saya skeptis," tulisnya di akun twitternya. (lpk/mii/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Pencurian tersebut terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penataan kawasan Jalan Sukajadi, Kota Bandung. KDM kaget temukan kios miras.
Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Begini Tips dari PLN untuk Menghitung Komponen Pembayaran Listrik dan Mengatur Pola Pemakaian

Ia menambahkan, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Karena itu, apabila terdapat perbedaan jumlah pembayaran
PKB: Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Penuh dengan Relasi Kuasa

PKB: Kasus Kekerasan Seksual Pesantren Penuh dengan Relasi Kuasa

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memandang kasus kekerasan seksual di pondok pesantren penuh dengan relasi kuasa, atau hubungan yang tidak setara antara dua pihak.
Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Pedagang Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Dua OTK

Seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan menjadi korban penyiraman cairan yang diduga air keras oleh dua orang tak dikenal (otk) pada Rabu, (13/5/2026).

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral