Perjalanan Jurnalis tvOne di Selat Hormuz saat Gejolak Perang AS vs Iran
Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Selat hormuz dilaporkan semakin meningkat di tengah saling serang yang terjadi di wilayah perairan strategis tersebut.
Selat Hormuz menjadi jalur vital perdagangan energi dunia dan kini berada dalam pengawasan ketat otoritas Iran.
Jurnalis tvOne, Idrus Al Hamid, mendapat akses untuk melakukan peliputan langsung menuju Bandar Abbas, pelabuhan utama Iran di kawasan Hormuz.
Dalam perjalanannya, Idrus menempuh jalur darat karena penerbangan menuju wilayah selatan Iran, termasuk Bandar Abbas dan kawasan Selat Hormuz, masih ditutup akibat situasi keamanan.
Perjalanan dilakukan dari Kota Shiraz menuju Bandar Abbas dengan menggunakan bus sejauh sekitar 600 kilometer.
Jalur tersebut ditempuh selama lebih dari delapan jam melewati kawasan gurun, perbukitan batu, serta sejumlah kota seperti Lar dan Jahrom.
Menurut laporan di lapangan, aktivitas di sebagian besar kota Iran mulai kembali normal. Namun wilayah selatan Iran yang berdekatan dengan Selat Hormuz masih menjadi titik fokus ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia karena menjadi lintasan utama ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah.
Situasi keamanan di wilayah tersebut terus menjadi perhatian internasional karena berpotensi memengaruhi stabilitas energi global dan jalur perdagangan dunia.