GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buwas: Banyak Penyelundupan Beras dari Luar

Kepala Bulog Budi Waseso menyebutkan saat ini mulai banyak penyelundupan beras dari beberapa negara lain masuk ke Indonesia.
Jumat, 17 Maret 2023 - 15:20 WIB
Direktur Eksekutif Nagara Institue Akbar Faizal, Ketua Umum HKTI yang juga Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Kepala Bulog Budi Waseso.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Bulog Budi Waseso menyebutkan saat ini mulai banyak penyelundupan beras dari beberapa negara lain masuk ke Indonesia. Penyelundupan terjadi karena harga beras di pasar Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan negara-negara penghasil beras seperti Vietnam dan Thailand.

“Saya tahu mulai marak penyelundupan beras masuk Indonesia. Karena di sini harganya lebih mahal. Saya tahu, bahkan hari ini penyelendupan itu terjadi dimana diangkut dengan kapal apa. Saya tahu informasinya, tapi itu bukan wewenang saya, biar ditangani yang berwenang,” ujar Buwas ketika menjadi nara sumber dalam seminar nasional bertema Pembenahan Kebijakan Pangan Menuju Indonesia Emas di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (16/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Buwas, seminar yang dilaksanakan Nagara Institute ini juga menghadirkan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) yang juga Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, Menteri Perdagangan Zulkufli Hasan, dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi. Seminar dipandu oleh Direktur Eksekutif Nagara Institue Akbar Faizal

Buwas menjelaskan, harga beras di pasar dalam negeri memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan negara-negara lain penghasil beras, seperti di Jepang, Vietnam, dan Thailand. Buwas memberi contoh, baru-baru ini Bulog melakukan impor beras dari Jepang. 

“Harganya Rp9000 per kilogram sudah sampai gudang Bulog. Sementara, kalau beras produksi sendiri, di pasar domestik harganya bisa Rp13.000-Rp 14.000 per kilogram. Jauh sekali bedanya,” tegas Buwas.

Disparitas harga itulah yang menurut Buwas dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu menyelundupkan beras dari luar untuk dipasarkan di dalam negeri dengan memanfaatkan situasi. Hal ini terjadi, menurut Buwas, harga produk pangan Indonesia memang lebih mahal karena tidak efisien di proses produksi.
 
“Ini masalah-masalah yang kita hadapi saat ini. Kalau harga di kita lebih tinggi, nanti ada intervensi dari negara lain yang ingin jual di kita karena lebih mahal,” kata Buwas.

Mahalnya harga pangan di Indonesia juga diakui Ketua Umum HKTI Moeldoko. Menurutnya, biaya produksi per 1 kg gabah di Indonesia mencapai Rp 290.000. Sementara, di Vietnam hanya Rp 1.700. 

“Kita memang tak efisien, dan karena biaya produksi pertanian mahal sehingga harga pangan juga mahal,” katanya.

Di bagian lain, Moeldoko mengakui memang banyak masalah di sektor pangan di dalam negeri. 

“Yang pertama masalah lahan. Sudah makin sempit, kondisinya rusak,” katanya. 

Kedua, lanjut Moeldoko, masalah akses permodalan. Meskipun KUR yang disiapkan pemerintah cukup tinggi, dari Rp50 triliun menjadi Rp70 triliun, petani tetap sulit mengakses bank karena dianggap tidak bankable. 

“Ketiga, masalah teknologi. Kalau pun ada teknologi baru, tak serta merta petani mau merima. Para petani juga mengetahui masalah manajemen,” ujar Moeldoko.

Salah satu solusinya, menurut Moeldoko, kapasitas produksi harus ditingkatkan melalui intensifikasi yang didukung ekstensifikasi. Dalam hitungannya, jika per hektare lahan hanya menghasilkan 5-6 ton, sedangkan di negara lain bisa menghasilkan 9-10 ton, berarti terjadi inefisiensi. 

“Kalau produksi kita optimum bisa mencapai 9 ton per hektare, berarti bisa efisien sehingga harga pangan menjadi murah,” tandas Moeldoko. 

Moeldoko juga mengusulkan dibentuk korporasi petani yang melibatkan petani dalam proses produksi hingga memasarkan produknya. Dengan begitu, posisi petani menjadi lebih kuat.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkfli Hasan menjelaskan, ia optimis masalah sistem tata kelola bisa segera teratasi dengan adanya Badan Pengan Nasional. 

“Asal masalah pangan di bawah satu komando, saya yakin lima tahun ke depan kita bisa memperbaiki masalah pangan nasional,” katanya.

Zulkfli Hasan mendorong penguatan peran Badan Pengan Nasional, salah satunya melalui penguatan anggaran. 

“Sudah 70 tahun merdeka, sudah saatnya kita swasembada pangan. Kalau masalah pangan dalam satu komando, saya yakin pasti kita,” tandas Zulkifli Hasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Pangan Nasoinal (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, lembaga yang dipimpinnya terus melakukan berbagai upaya dan koordinasi dengan lembagalembaga terkait untuk memperbaiki masalah kebijakan pangan.

“Masalah data pangan, misalnya, kami sudah selesai menghitung neracanya dan itu transparan. produksi dalam negeri. Kita sudah transparan. Jadi, produksinya berapa dan kebutuhannya berapa, sudah diketahui, dan itu akan kita dasar untuk mengambil keputusan,” katanya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Barcelona: Gagal Boyong Alvarez, Kapten Inter Milan Jadi Buruan Utama

Bursa Transfer Barcelona: Gagal Boyong Alvarez, Kapten Inter Milan Jadi Buruan Utama

Kapten Inter Milan, Julian Alvarez, disebut tengah menjaid buruan utama Barcelona jelang penutupan bursa transfer musim panas 2026.
Isack Hadjar Absen di F1 GP Belanda 2026, Yuki Tsunoda Comeback ke Formula 1 Gantikan Liam Lawson yang Naik ke Red Bull

Isack Hadjar Absen di F1 GP Belanda 2026, Yuki Tsunoda Comeback ke Formula 1 Gantikan Liam Lawson yang Naik ke Red Bull

Yuki Tsunoda dipastikan kembali Formula 1 pada gelaran F1 GP Belanda 2026 setelah Red Bull melakukan perubahan susunan pembalap buntut absennya Isack Hadjar.
Viral Olivia Rodrigo Diam-diam Ternyata Pernah Bantu Melunasi Biaya Kuliah Mahasiswi, Segini Jumlahnya

Viral Olivia Rodrigo Diam-diam Ternyata Pernah Bantu Melunasi Biaya Kuliah Mahasiswi, Segini Jumlahnya

Penyanyi Olivia Rodrigo mendadak viral di media sosial setelah alumni Universitas Alabama, Jamie Causey cerita biaya kuliah semester akhir dibantu sang penulis.
IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism" Dorong Pelajar Ikuti Perkembangan Digital

IJTI Pantura Raya Gelar Talkshow “Beyond Journalism" Dorong Pelajar Ikuti Perkembangan Digital

IJTI Korda Pantura Raya menggelar talkshow multimedia bertema “Beyond Journalism” dalam rangkaian HUT ke-28 IJTI di Aula SMKN 1 Lamongan.
Dishub DKI Jakarta Perkuat Integrasi Data Transportasi Real-Time untuk Dukung Kebijakan Berbasis Bukti

Dishub DKI Jakarta Perkuat Integrasi Data Transportasi Real-Time untuk Dukung Kebijakan Berbasis Bukti

Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan transportasi melalui Optimalisasi Dashboard Integrasi Data Transportasi Berbasis Real-Time untuk Mendukung Pengambilan Keputusan Strategis.
Empat Ahli yang Dihadirkan Kubu Febrie Adriansyah di Sidang Praperadilan, Ini Daftarnya

Empat Ahli yang Dihadirkan Kubu Febrie Adriansyah di Sidang Praperadilan, Ini Daftarnya

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah mengajarkan empat ahli untuk memperkuat permohonannya dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Trending

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Link Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Diburu, Sebenarnya Apa Isinya? Waspada Hoaks dan Link Phishing

Video viral kasir Indomar*t yang disebut berdurasi 7 menit ramai dicari di TikTok dan X. Ini fakta isi video dan alasan warganet diminta waspada hoaks serta link phishing.
Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Lolos Kualifikasi, Dua Atlet Senam Indonesia Siap Berlaga di Asian Games 2026

Ketua Umum FGI Ita Yuliati mengatakan kedua atlet tersebut berhak tampil setelah melewati persyaratan kualifikasi pada kejuaraan tingkat Asia
Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Siap-Siap Dapat Kejutan, 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Karier Makin Cemerlang Mulai Besok 21 Agustus 2026

Karier lima zodiak ini diprediksi makin bersinar! Scorpio, Cancer, Virgo, Capricorn, dan Aquarius berpeluang mendapat kesempatan emas dan pengakuan.
Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Viral “Kasir Minimarket” dan Video 7 Menit di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Syur?

Isu video syur “kasir Indomaret” berdurasi 7 menit ramai di TikTok dan X. Penelusuran menunjukkan klaim tersebut belum terbukti. Waspadai link phishing.
Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya

Kepada Eredivisie, Justin Hubner Bicara Jujur soal SUGBK: Itu Stadion Terfavorit Saya

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, ternyata memiliki satu stadion yang paling berkesan dalam kariernya. Menariknya, pilihan pemain Fortuna Sittard tersebut bukan stadion megah di Eropa.
Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Dewan Mangku IKKRAMAT Gelar Shalat Istisqa di Halaman Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura

Ketum DM IKKRAMAT Uti Royden Top, S.M., mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan melalui pelaksanaan Shalat Istisqa.
Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs Hari Ini: Jumpa Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri Berpeluang Debut

Jadwal Hyundai Hillstate vs Wonder Dogs di acara Rookie Coach Kim Yeon-koung 2 hari ini, Kamis (20/8/2026). Megawati Hangestri berpelang debut sekaligus kembali reuni dengan Kim Yeon-koung di duel eksibisi ini.
Selengkapnya

Viral