News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PWNU DKI Jakarta Sebut Panji Gumilang Ajarkan Aliran Sesat di Ponpes Al Zaytun: Menyesatkan!

Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Muhyidin Ishaq sebut ajaran Panji Gumilang yang diberikan di Ponpes Al Zaytun merupakan aliran sesat, bukan lagi penistaan agama
Senin, 10 Juli 2023 - 05:55 WIB
Bukan Lagi Penistaan Agama, PWNU DKI Jakarta Sebut Panji Gumilang Pembawa Aliran Sesat
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun menyeret nama Panji Gumilang selaku pimpinan ponpes ke dalam dugaan penistaan agama.

Dugaan penistaan agama yang menyeret pengasuh Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang ini pun turut disorot PWNU DKI Jakarta

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rais Syuriyah PWNU DKI Jakarta, Muhyidin Ishaq menyebut jika ajaran Panji Gumilang yang diberikan di Ponpes Al Zaytun merupakan aliran sesat

"Jadi saya kira ini aliran yang sesat dan menyesatkan, karena ini membuat resah masyarakat," kata Muhyidin saat ditemui di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2023).

Ishaq menjelaskan sejumlah aliran sesat yang dinilainya itu berdasarkan adanya ajaran-ajaran yang menyimpang pada syariat Agama Islam. 

Ia mengungkap semisal gaya Panji Gumilang yang seenaknya menafsirkan Al Qur'an dalam setiap pidatonya. 

Bahkan, cara beribadah shalat yang diajarkan oleh Panji Gumilang pada Ponpes Al Zaytun terbilang nyata melenceng dari ajaran Islam. 

"Saya kira Al Zaytun perlu disikapi secara lugas, karena informasi yang beredar bahwa Panji Gumilang itu seenaknya untuk memberi tafsir tentang Al Quran. Padahal seseorang tidak boleh seenaknya untuk memberikan tafsiran, itu kan sanksinya sangat berat, ganjarannya neraka," kata Ishaq.

"Kedua, konon kabarnya kalau di video itu, salatnya agak renggang, padahal kan harusnya dirapatkan, terus yang ketiga ada istilah tebus dosa, ini apa? Katanya kalau mereka yang melanggar itu harus bisa membayar dengan ketentuan sekian gitu, di Islam tidak kenal itu," sambungnya. 

Lantas pihaknya pun mendorong pemerintah untuk mengambil sikap tegas dalam polemik pengasuh Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang. 

Pasalnya, ia turut menilai ajaran sesat yang disampaikan Panji Gumilang dapat mengancam keutuhan NKRI. 

"Yang terakhir bahwa Al Zaytun ini kan merusak keutuhan NKRI, sangat mengancam keutuhan NKRI. Sebagai masyarakat dan pengurus NU saya sangat berharap diambil tindakan tegas untuk segera dibubarkan. Kalau memang ternyata ada indikasi pidana ya harus dilakukan penahanan, dan terus dilakukan proses hukum yang transparan," pungkasnya. 

Ngabalin Bela Panji Gumilang 'Al Zaytun'

Ali Mochtar Ngabalin, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menepis laporan adanya kejanggalan di Ponpes Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat.  

Pernyataan itu dia sampaikan karena sebagian dari keluarganya mengenyam pendidikannya di Ponpes Al Zaytun. Maka dari itu sejauh ini, belum ada dugaan pelanggaran. 

“Keponakan saya, anak kakak saya tertua, anak-anaknya sekolahnya di Al Zaytun. Sejak kapan ada pondok pesantren mengajarkan orang berzina boleh nanti bayar? Sejak kapan ada pondok pesantren mengajarkan orang melakukan kaderisasi membangun negara di negara yang lain dalam pondok pesantren?” kata Ngabalin dikutip VIVA, Jumat (7/7/2023). 

Ngabalin menegaskan, beberapa tuduhan terhadap Panji Gumilang oleh berbagai pihak terkait rencana atau cara licik mengambil alih Al Zaytun.  

“Kalau kalian mau ambil Al Zaytun, ambil saja. Tapi pakai cara-cara yang bermoral gausah banyak nuduh orang melakukan berbagai macam ketimpangan. Cara-cara ini lazim kita ketahui kalau ada orang mau merampok, cara-cara kalian ini terlalu kotor sekali,” lanjutnya.

Ngabalin mengungkapkan Panji Gumilang adalah orang yang jujur karena merupakan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan belajar di Pesantren Gontor.

Selain itu, Panji Gumilang juga anak dari kelompok Majelis Syuro Islam Indonesia (Masyumi), sehingga tidak mungkin ada pengecualian terhadap syariat Islam. 

“Saya gak tahu siapa yang awal merusak Al Zaytun dengan berbagai macam tuduhan. Lembaga pendidikan seperti Al Zaytun itu organisasi yang sudah dibangun berpuluh-puluh tahun,” jelasnya.

Adapun sosok Panji Gumilangi, Ngabalin mengaku paham betul tentang latar belakangnya sebagai pimpinan pesantren.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya ini bekas santri dan pernah memimpin pesantren, jadi saya mengerti bagaimana susahnya caranya orang mengelola pondok pesantren itu. Jadi saya mau bilang bahwa jangan nuduh orang macam-macam, jangan kalian mendiskreditkan itu pak Kiai Gumilang,” pungkasnya. (raa/viva/ree/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen MotoGP 2026 usai GP Italia: Marco Bezzecchi Perkasa di Puncak, Aprilia Racing Dominasi Papan Atas

Klasemen MotoGP 2026 usai GP Italia: Marco Bezzecchi Perkasa di Puncak, Aprilia Racing Dominasi Papan Atas

Klasemen MotoGP 2026 usai GP Italia, di mana Marco Bezzecchi masih nyaman di puncak dan Aprilia Racing mendominasi papan atas.
Bursa Transfer Inter Milan: Bek Timnas Meksiko Akui Sempat Dilirik Nerazzurri, tapi Memilih Bertahan di Klub Gurem Italia

Bursa Transfer Inter Milan: Bek Timnas Meksiko Akui Sempat Dilirik Nerazzurri, tapi Memilih Bertahan di Klub Gurem Italia

Nama Johan Vasquez menjadi perbincangan jelang bursa transfer musim panas. Pemain milik Genoa tersebut mengaku sempat mendapat pendekatan dari Inter Milan.
Kuasa Hukum Sarwendah Sebut Ruben Onsu Tidak Pernah Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anaknya: Sejak Akhir 2025

Kuasa Hukum Sarwendah Sebut Ruben Onsu Tidak Pernah Memenuhi Kebutuhan Pendidikan Anaknya: Sejak Akhir 2025

Setelah dua tahun bercerai, artis Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, keduanya dihadapi dengan polemik mengenai anak-anak mereka. 
Gerak Cepat Inter Milan, Kejar Deal Ndicka dari AS Roma Sebelum Bastoni Resmi Pindah ke Real Madrid

Gerak Cepat Inter Milan, Kejar Deal Ndicka dari AS Roma Sebelum Bastoni Resmi Pindah ke Real Madrid

Inter Milan mulai bergerak cepat menghadapi kemungkinan perubahan besar di lini belakang mereka musim depan. Nama Evan Ndicka kini disebut menjadi target utama.
Ditolak Inter Milan, Bek Gratisan Liverpool Ini OTW Jadi Rekrutan Berharga Real Madrid Musim Panas Nanti

Ditolak Inter Milan, Bek Gratisan Liverpool Ini OTW Jadi Rekrutan Berharga Real Madrid Musim Panas Nanti

Nama Ibrahima Konate mulai ramai diperbincangkan jelang bursa transfer musim panas. Bek Liverpool tersebut jadi salah satu pemain yang diminati sejumlah klub.
Serpihan Mortir Sisa Ledakan di Biak Papua Ditemukan, Begini Keterangan Polisi

Serpihan Mortir Sisa Ledakan di Biak Papua Ditemukan, Begini Keterangan Polisi

Serpihan mortir di lokasi ledakan bom sisa Perang Dunia II di kawasan Distrik Biak Kota, Biak Numfor, Papua, ditemukan polisi. Serpihan itu kini telah diamankan

Trending

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kapten sekaligus tembok kokoh lini belakang Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal absen memperkuat skuad Garuda dalam agenda uji coba internasional FIFA -
Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia mulai kedatangan amunisi penting jelang FIFA Matchday Juni 2026. Dua diaspora di Eropa, Kevin Diks dan Emil Audero, resmi tiba di Jakarta.
Dana Kelurahan Rp11,7 M Dikelola Camat di Binjai Jadi Sorotan, BPK Mencium Kejanggalan

Dana Kelurahan Rp11,7 M Dikelola Camat di Binjai Jadi Sorotan, BPK Mencium Kejanggalan

Dana kelurahan yang terealisasi tercatat sebesar Rp 8 M dari total anggaran Rp 11,7 M pada tahun anggaran 2025 jadi sorotan. Pasalnya, BPK mencium kejanggalan.
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Penegasan tersebut disampaikan Qodari menyusul beredarnya kabar bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke Roma, Italia,
Selengkapnya

Viral