News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPIP dan Mahasiswa Gelar Aksi Pancasila Lawan Stunting di Magelang

BPIP dan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Gerakan Aksi Pancasila dan Gotong Royong Melawan Stunting di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Sabtu, 5 Agustus 2023 - 21:18 WIB
BPIP dan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Gerakan Aksi Pancasila dan Gotong Royong Melawan Stunting di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Humas BPIP

tvOnenews.com - Badan Pembinaan Idelogi Pancasila (BPIP) dan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Gerakan Aksi Pancasila dan Gotong Royong Melawan Stunting di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tepatnya di lapangan Kecamatan Bandongan, Sabtu, (5/8).

Kepala BPIP Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D dalam sambutannya mengajak kepada pemerintah, masyarakat dan mahasiswa untuk bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya di tengah Perang Dunia ke II bangsa Indonesia berhasil memproklamasikan kemedekaannya dalam waktu 59 detik, tanpa teknologi militer dan tidak berdarah. 

Tidak hanya itu Indonesia juga mampu mempersatukan setidaknya 57 negara (kerajaan) yang ada di Indonesia. Hal tersebut diakui fakta dan tidak pernah terjadi di muka bumi.

"Ini motovasi kita berkaitan dengan stunting dan fakta sejarah, bahwa saat bangsa Indonesia dijajah, jutaan orang dilanda kemiskinan, kelaparan dan stunting, tetapi mampu bangkit dari penjajah", ujarnya.

Di bawah Pancasila dengan beriman, bersatu, gotong royong dan bersumpah bangsa Indonesia mampu melawan penjajah dengan mendirikan negara merdeka yaitu sumpah pemuda.

Ia mendorong kepada mahasiswa khususnya yang menyelenggarakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Magelang untuk mencontoh para pejuang bangsa, menjadi penggerak Pancasila.

"Saya mendorong kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa, untuk menjadi penggerak Pancasila di masyarakat", harapnya.

Prof. Yudian juga mengatakan perlawanan terhadap stunting merupakan arahan Presiden RI untuk mewujudkan Indonesia yang inklusif, berkeadilan dan berkelanjutan.

BPIP dan Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan Gerakan Aksi Pancasila dan Gotong Royong Melawan Stunting di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

"Agenda tersebut disyaratkan perlu ditopang oleh manusia Indonesia yang unggul. Salah satu yang utama adalah memangkas angka stunting.

Target pemerintah Pusat penurunan angka stunting di angka 14% pada tahun 2024, yang sebelumnya menyentuh angka 37% di tahun 2014, dan 21,6% di tahun 2022.

Bentuk keseriusan tersebut, BPIP bahkan mendonasikan uang gaji seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan BPIP selama enam bulan ke depan.

"Alhamdulillah, seluruh pejabat dan pegawai BPIP sebanyak 227 orang, berkomitmen untuk menjadi “Bapak Asuh Anak Stunting” (BAAS)", ujarnya.

Bupati Magelang Zaenal Arifin S.I.P juga memaparkan yang sama tentang perjuangan para pendiri bangsa untuk Indonesia merdeka, adil dan makmur di tengah penjajahan.

"Maka dari itu, ini tugas kita untuk menjaga dan merawat bangsa ini di bawah Pancasila, tetapi kita tidak bisa sendirian, kita harus bersatu, gotong royong dalam menyelesaikan stunting ini", paparnya.

Dirinya berharap dengan adanya mahasiswa yang KKN di daerahnya ini dapat membantu memberi pengetahuan kepada anak remaja sebayanya dan masyarakat untuk hidup sehat dan tidak nikah muda agar terhindar dari stunting.

Ia mengakui menuju Indonesia emas 2045 diharuskan generasi banga Indonesia ini memiliki kualitas unggul, cerdas, berakhlaq dengan nilai-nilai Pancasila.

Berdasarkan data hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2022, angka stunting di Kabupaten Magelang sebesar 28,20 persen.

Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan BPIP Ir. Prakoso, M.M melaporkan kegiatan yang melibatkan 800 mahasiswa KKN UNNES ini juga dihadiri 300 keluarga rawan stunting dari Kawasan Kecamatan Bandongan dan sekitarnya yang menerima bantuan Paket Makanan Tambahan.

"Aksi ini, kita juga akan sama-sama mempraktikkan Mustika Rasa Kuliner Nusantara sebagai bentuk warisan Presiden Sukarno kepada bangsa Indonesia untuk dapat menyajikan makanan bergizi dan nikmat yang berbasis dari bahan-bahan pangan nusantara", paparnya.

Untuk memperkuat aksi ini dan menindaklanjuti program-program Pembinaan Ideologi Pancasila antara BPIP, Pemerintah Kabupaten Magelang dan UNNES juga menandatangani perjanjian kerja sama.

"Pada kesempatan ini kita juga dimeriahkan berbagai hiburan atau pesta rakyat kreatif, seperti seni budaya dan pameran UMKM", ucapnya.

yang berbahagia ini kita juga akan sama sama menyaksikan penandatangan Naskah Kerja Sama", ucapnya.

Gotong royong dalam gerakan aksi bersama ini tentu menjadi sangat penting. Baik dalam rangka menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada seluruh masyarakat maupun dalam rangka mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait kesehatan dan kesejahteraan anak.

"Kami berharap dalam melaksanakan tri dharma perguruan ini, yakni pengabdian kepada masyarakat para mahasiswa dapat mengoptimalkannya", tutupnya.

Sementara itu Ketua LPPM UNNES Prof. Dr. R Benny Riyanto, S.H., M.Hum., CN, mengucapkan terimakasih kepada BPIP yang sudah memfasilitasi KKN mahasiswa giat lima di Magelang.

Ia juga berharap, mahasiswa dapat mengidentifikasi segala persoalan masyarakat dan merencanakan penyelesaiannya.

"Bahkan kita harapkan dapat melakukan pendampingan dan melakukan evaluasi sehingga mencari jalan keluarnya", tegasnya.

Tugas tersebut merupakan bentuk tri dharma perguruan tinggi yang mengambil tematik pembudayaan Pancasila pada desa Pancasila.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi harapannya mahasiswa ini sebagai garda terdepan generasi bangsa mampu membumikan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat", tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir JPT Pratama di lingkungan BPIP; Forkopimda Magelang; Forkopimcam Desa Bandongan.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Contoh India, Prabowo Buka Peluang Bandara dan Aset Strategis BUMN Dikelola Swasta: Tapi Kepemilikan Tetap Negara

Prabowo buka pintu untuk swasta dapat mengelola aset BUMN yang belum optimal, termasuk bandara. Pemerintah mencontoh India untuk optimalisasi aset tanpa melepas kepemilikan negara.
Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Merasa Kurang Mampu tapi Tak Pernah Dapat Bansos? 'Biang Keroknya' Mungkin Ada di Angka Desil Ini

Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia biasanya memanfaatkan data berbasis desil untuk menyalurkan bantuan sosial atau bansos, agar tepat sasaran.
Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Gerindra Sebut Prabowo "Pamerkan" Kinerja Positif Pemerintah dalam Pidato Tahunan MPR

Ia mengatakan paparan Presiden Prabowo secara keseluruhan menggambarkan enam garis besar kinerja pemerintah yang dinilai menjadi fondasi pembangunan nasional.
IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026-2027 Dinilai Bisa Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri yang Berkelanjutan

IWL 2026/2027 dinilai menjadi langkah penting untuk membangun sepak bola putri Indonesia. Persita berharap liga ini menciptakan ekosistem profesional dan berkelanjutan.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Detik-detik Menegangkan Bareskrim Polri Gerebek Gudang Selundupkan Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur

Detik-detik Menegangkan Bareskrim Polri Gerebek Gudang Selundupkan Timah Ilegal 28 Ton di Belitung Timur

Beredar kabar terkait detik-detik menegangkan Tim Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menggerebek sebuah gudang penyimpanan timah ilegal Belitung

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Selengkapnya

Viral