Kualitas Udara di Jakarta Kamis Pagi Kembali Buruk
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.comĀ - Kualitas udara DKI Jakarta pada Kamis (21/9/2023) pagi terpantau buruk dan tidak sehat. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan, berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kualitas udara mencapai 101-199 denganĀ partikel halus (ParticulateĀ Matter/PM) 2,5.
Indeks Kualitas udara (IKU) di Jakarta tinggi karena konsentrasi PM2.5 saat ini sudah 13,3 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).
Lima wilayah di DKI Jakarta yang masuk dalam polusi udara buruk yang dilansir dari Laman resmi Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),Ā di antaranyaĀ Lubang Buaya Jakarta Timur, memiliki angka PM2,5 sebesar 105.
Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya sedang karena tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika.
Selain Jakarta Timur, ISPU di wilayah Kota Jakarta lainnya terpantau sedang, yakni BundaranĀ HI di Jakarta Pusat (82), Kelapa Gading di Jakarta Utara (84), JagakarsaĀ di Jakarta Selatan (80) dan Kebon Jeruk di Jakarta Barat (75).
Sementara itu, pada situs pemantauan IQ Air, Kamis, pukul 06.00 WIB, Jakarta, diklasifikasikan sebagai kota nomor 2 dengan pencemaran udara tertinggi di dunia dengan nilai 157.
Untuk nomor satu kota tercemar, yakni DubaiĀ di ZUniĀ Emirat Arab (UEA) dengan 161, ketiga LahoreĀ di Pakistan (153), keempat DelhiĀ di India (127) dan kelima Kuching di Malaysia (126),
Data kualitas udara diperoleh berdasarkan pantauan di 20 stasiun pemantau, di antaranya berada di Layar Permai (PIK), Jalan Raya Perjuangan (Kebon Jeruk) dan Jimbaran (Ancol). (ant/mii)
Load more