GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Integrasi Transportasi Umum di Jakarta Raya Selangkah Lagi Terwujud!

Integrasi transportasi di Jakarta sudah menjadi bagian dari rencana besar pembangunan pemerintah pusat karena sistem transportasi wilayah Jabodetabek, sebagai bagian dari sistem transportasi nasional, memiliki posisi yang amat strategis.
Selasa, 3 Oktober 2023 - 12:59 WIB
Mengintegrasikan transportasi umum di Jakarta Raya
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Beroperasinya sistem transportasi  Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek pada Agustus lalu menambah lagi satu fasilitas angkutan umum bagi masyarakat Jakarta maupun pelaju dari daerah pinggiran untuk berlalu-lalang dari dan ke Ibu Kota.

LRT Jabodebek melengkapi sistem angkutan umum yang dimiliki Jakarta, seperti KRL Commuterline, TransJakarta dan bermacam bus pengumpannya, Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta,  LRT Jakarta, serta Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain fasilitas transportasi umum tersebut,  ada pula angkot dan bus, taksi, ojek,  maupun layanan transportasi daring yang bisa dengan mudah diakses dari sudut manapun di Jakarta.

Banyaknya transportasi umum tersebut  menunjukkan bahwa masyarakat Jabodetabek memiliki beragam pilihan angkutan umum yang semakin memudahkan mereka bepergian.  Jabodetabek adalah singkatan dari Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, sedangkan Jabodebek meliputi Jakarta- Bogor-Depok-Bekasi.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan BPS, terdapat 19,63 juta pergerakan angkutan umum di Jakarta setiap harinya.

Dari jumlah pergerakan tersebut, penggunaan ojek daring mencapai 1.003.160 perjalanan per hari, disusul kereta rel listrik 781.745 perjalanan per hari, TransJakarta 747.920 perjalanan per hari, MRT 115.135 perjalanan per hari, serta LRT Jakarta 5.640 perjalanan setiap hari.

Namun demikian, tingkat penggunaan (modal share) transportasi umum dari total pergerakan di Jakarta hanya sebesar 18,45 persen jika angkutan daring dihitung, atau 10,29 persen tanpa menghitung angkutan daring.

Hal itu menunjukkan bahwa penggunaan transportasi umum di Jakarta masih rendah. Oleh karena itu, langkah-langkah  dan kebijakan  untuk meningkatkan pangsa transportasi umum harus dilakukan, termasuk dengan memacu integrasi antarmoda.
 


Amanat presiden

Integrasi transportasi di Jakarta sudah menjadi bagian dari rencana besar pembangunan pemerintah pusat karena sistem transportasi wilayah Jabodetabek, sebagai bagian dari sistem transportasi nasional, memiliki posisi yang amat strategis.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo, kembali menyerukan supaya pemangku kepentingan berusaha merealisasikan integrasi moda transportasi di Jabodetabek.

Pembangunan infrastruktur yang menghubungkan dua moda transportasi, seperti penghubung antara stasiun LRT Halim dan stasiun KCJB Halim atau antara stasiun KRL dan halte TransJakarta, dipercepat dan dipastikan layak.

Sistem pembayaran transportasi umum yang terintegrasi dan dapat digunakan di semua moda transportasi harus dikembangkan. Kerja sama dan kolaborasi dengan penyedia transportasi yang mengantar sampai titik akhir tujuan juga harus diperkuat.

“Akan sangat bagus jika masyarakat cukup satu kali pesan, kemudian sistem sudah merencanakan dan multi-moda transportasi apa yang harus digunakan. Semuanya sudah tersiapkan,” kata Jokowi.

Rencana pengembangan LRT Jabodebek sampai ke kota Bogor dan LRT Jakarta hingga Manggarai perlu terus dikaji, mengingat besarnya animo masyarakat terhadap moda transportasi tersebut, dan untuk memastikan jangkauannya semakin luas. Moda transportasi juga harus ramah terhadap pengguna lanjut usia, penyandang disabilitas, anak-anak, dan ibu hamil.

Amanat untuk merealisasikan integrasi transportasi di Jakarta juga tertuang di Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi Tahun 2018 – 2029.

Rencana induk itu menetapkan beberapa target pembinaan transportasi umum di area Jabodetabek, di antaranya pergerakan orang dengan menggunakan angkutan umum perkotaan harus mencapai 60 persen dari total pergerakan orang, dan cakupan pelayanan angkutan umum perkotaan mencapai 80 persen dari panjang jalan keseluruhan.

Rancangan tersebut mencakup strategi-strategi guna memadukan pembangunan dan pengembangan sistem jaringan prasarana serta pelayanan transportasi, memadukan pembangunan transportasi perkotaan wilayah Jabodetabek, maupun mengintegrasikan pengoperasian transportasi dan rancangan pembiayaan transportasi.
 

tvonenews

Faktor penentu

Meskipun bukan merupakan suatu proses yang sederhana, integrasi transportasi umum memiliki manfaat yang besar, yaitu meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi penggunanya, kata pegiat transportasi umum yang juga penggagas Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ), Adriansyah Yasin.

Integrasi angkutan sudah terbukti, baik secara fisik seperti di Halte CSW Jakarta Selatan yang memadukan TransJakarta dengan MRT maupun secara tarif seperti sistem JakLingko di Jakarta, mempermudah akses masyarakat ke transportasi umum.

Dengan pengembangan infrastruktur transportasi, masyarakat dapat diajak bergeser untuk menggunakan transportasi umum dengan disinsentif penggunaan kendaraan pribadi, seperti penaikan tarif parkir ataupun penerapan electronic road pricing (ERP).

Meski begitu, regulasi tersebut harus dibarengi oleh penyediaan transportasi umum sebagai alternatif pengganti bagi mereka yang terdampak. 

Pemerintah daerah di wilayah penyangga Jakarta perlu didorong pula mengembangkan layanan transportasi umum massal yang menjadi pelengkap bagi moda angkutan massal yang sudah ada lebih dulu di daerah mereka.

Pemda Bodetabek harus mulai didorong untuk menyamakan kecepatan pembangunan mereka dengan Jakarta agar integrasi antarmoda dan antarwilayah  semakin membaik.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi (Instran), Deddy Herlambang, berpendapat  bahwa penguatan kewenangan Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPJT) menjadi salah satu langkah lain yang dapat memacu integrasi transportasi umum di Jabodetabek.

Pemerintah bisa belajar dari otoritas perhubungan darat Singapura, LTA (Land Transport Authority) Singapore, dalam upaya memperkuat kewenangan BPTJ dan memacu integrasi transportasi di Jabodetabek

Selama ini, institusi BPJT tidak terlalu kuat karena kewenangannya hanya sebatas pengatur dan bukan yang mengoperasikan langsung. Terlebih, selama ini pelaksanaan Rencana Induk Transportasi Jabodetabek adalah Dinas Perhubungan di daerah masing-masing.

Oleh karena itu, penguatan BPJT dapat diberikan dengan memperbesar kewenangan lembaga itu untuk menerapkan langkah-langkah yang sudah ditetapkan pada rencana induk sesuai Perpres 55/2018.

Ego sektoral antar-BUMN, BUMD, maupun operator transportasi umum  harus dihindari  untuk memajukan integrasi transportasi umum di Jabodetabek. Apalagi integrasi yang dimaksud adalah sebatas integrasi operasional dan bukan peleburan institusi.

Memperkuat integrasi transportasi umum di Jakarta, selain melanjutkan pembangunan transportasi umum yang sudah berjalan, akan membuat transportasi umum semakin mudah diakses dan nyaman bagi penggunanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin mudahnya mobilisasi dengan transportasi umum akan mendorong masyarakat semakin gemar menggunakan transportasi publik. Dengan demikian, target 60 persen pergerakan orang dengan angkutan umum berdasarkan Perpres 55/2018 akan tercapai tepat waktu.

Selain itu, menyempurnakan integrasi transportasi umum juga akan mendukung upaya memperkuat status Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional setelah status ibu kota negara yang disandangnya dialihkan ke IKN Nusantara dalam beberapa waktu lagi.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Patahkan Dugaan Mantan Kekasih, Terungkap Hubungan Sebenarnya Wanita di Simpang Yasmin Bogor dan Pelaku Pembunuhan

Penemuan jasad seorang wanita di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor pada Sabtu (23/5/2026) kini kasusnya telah terbongkar.
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Dedi Mulyadi Kuras Kantong Pribadi Rp1 Miliar Demi Persib, Hasil Panen Sapi Jadi Rezeki Maung Bandung

Sejarah baru tercipta di kancah sepak bola tanah air setelah Persib Bandung berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Motif Pembunuhan Wanita di Simpang Yasmin Bogor Terbongkar, Pelaku Sakit Hati Hingga Ancam dengan Sajam

Kasus pembunuhan terhadap seorang wanita yang jasadnya dibuang di Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, menemui titik terang.
Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Mata Uang Rupiah Terus Tergerus Dollar AS, Ekonom Ingatkan Hal Ini

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terus menyita pandangan luas dari publik.

Trending

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Omongan Jujur Bos Persib Bandung soal Igor Tolic, Pelatih Pengganti Bojan Hodak

Bos Persib Bandung buka suara soal Igor Tolic yang menjadi pelatih pengganti Bojan Hodak. Mulai Super League musim depan, Bojan Hodak tak jadi pelatih Persib.
Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Dedi Mulyadi di HUT Kodam III: Siliwangi Itu Bagian dari Hidup Rakyat Jawa Barat

Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kodam III/Siliwangi berlangsung penuh makna di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (22/5) malam. 
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
Selengkapnya

Viral