GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditanya Kondisi Negara, Eks Ketua MK Jimly Berikan Pesan Menohok: Ada Ancaman Gawat!

Eks Ketua MK 2003-2008, dan juga anggota DPD DKI Jakarta, Prof Jimly Asshiddiqie memberikan pesan menohok, ketika ditanya apa yang dipikirkan hingga direnungkan
Selasa, 17 Oktober 2023 - 06:40 WIB
Ditanya Kondisi Negara, Eks Ketua MK Jimly Berikan Pesan Menohok: Ada Ancaman Gawat!
Sumber :
  • Istimewa - Kanal YouTube Refly Harun

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Ketua MK 2003-2008, dan juga anggota DPD DKI Jakarta, Prof Jimly Asshiddiqie memberikan pesan menohok, ketika ditanya apa yang dipikirkan hingga direnungkannya soal kondisi negara saat ini.

Hal itu ditanya oleh Refly Harun, seperti yang dikutip tvOnenews dari kanal YouTube Refly Harun, Senin (16/10/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kanal YouTube tersebut, Jimly Asshiddiqie katakan, di tahun tepat 24 tahun reformasi. Namun bila dihitung dari perubahan konstitusi pertama tahun 1999, sudah 25 tahun reformasi. 

"Jadi, saya melihat ketika pemerintahan ini berakhir dan ada presiden baru. Itu momentum kita (generasi bangsa) untuk mengimplementasikan tuntutan kebutuhan untuk reformasi global gelombang kedua," ujar Prof Jimly Asshiddiqie. 

Disebutkannya kembali, reformasi gelombang kedua itu termasuk mempertimbangkan kemungkinan mengubah lagi UUD. 

Akan tetapi bukan sekadar menghidupkan GBHN, namun sistem Konstitusional bernegara harus dievaluasi. 

"Evaluasi itu menyeluruh, gitu loh. Jadi, bukan hanya yang berakibat dari perubahan konstitusi tetapi juga perubahan-perubahan rules of the game dan bahkan ada tiga aspek yang selalu saya lihat di hukum tatanegara kurang dapat perhatian," ujar Prof Jimly Asshiddiqie. 

"Hanya Konstitusi rules saja, aturan Konstitusional yang hanya dapat perhatian para sarjana," sambungnya. 

Masih lanjutnya menjelaskan, bahwa yang sangat serius itu adalah persoalan lembagaan, baik itu Konstitusional Rules, Konstitusional Instutusi, dan Konstitusional Culture. 

"Jadi tiga aspek ini harus ada tiga agenda perubahan modernisasi besar-besaran. Sebab, pertama ya, kita mengahdapi tantangan distrubsi teknologi segala bidang," ungkapnya. 

Jadi, katanya, hal ini membuat pola komunikasi berubah. Apalagi saat ini negara baru selesai dari pendemi. 

"Jadi ini dampaknya juga dengan ancaman perang, perang dunia ini. Apakah perang ekonomi, politik dan meliter. Maka menjelang pertengahan abada ke-21 ini, Ini akan ada ancaman yang gawat! perubahan besar-besaran," pungkas Jimly Asshiddiqie. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjutnya dia katakan, perubahan itu seperti perubahan yang ada pada abad pertengahan 20. Di mana terjadi perubahan tata ekonomi sosial politik dunia secara besar-besaran. 

"Ini menjelang Indonesia merdeka 2045, ini harus kita antisipasi bahan serupa," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Thomas Tuchel Akhirnya Angkat Bicara Soal Sindiran Trent Alexander-Arnold usai Dicoret dari Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel Akhirnya Angkat Bicara Soal Sindiran Trent Alexander-Arnold usai Dicoret dari Timnas Inggris Jelang Piala Dunia 2026

Thomas Tuchel ungkap alasan buang Trent Alexander-Arnold dari Timnas Inggris. Bintang Real Madrid itu langsung beri respons dingin di media sosialnya.
Bertubi-tubi Timnas Indonesia Dihantam Kabar Buruk Jelang Debut John Herdman! Sanksi FIFA hingga Polemik Paspor Pemain Diaspora Skuad Garuda

Bertubi-tubi Timnas Indonesia Dihantam Kabar Buruk Jelang Debut John Herdman! Sanksi FIFA hingga Polemik Paspor Pemain Diaspora Skuad Garuda

Bertubi-tubi kabar kurang sedap hampiri Timnas Indonesia jelang debut John Herdman sebagai pelatih anyar. Mulai dari sanksi FIFA hingga polemik para diaspora.
DPR Setuju Pemerintah Batalkan Sekolah Daring, Belajar Tatap Muka Disebut Lebih Efektif

DPR Setuju Pemerintah Batalkan Sekolah Daring, Belajar Tatap Muka Disebut Lebih Efektif

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyetujui keputusan pemerintah yang membatalkan kebijakan pembelajaran jarak jauh atau sekolah daring.
Gratis! Ini Dia Cara Nonton Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Gratis! Ini Dia Cara Nonton Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Tidak bisa memberikan dukungan langsung ke Senayan? Jangan khawatir. Anda tetap bisa menonton laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis secara gratis.
Barcelona akan Cuci Gudang di Bursa Transfer Mendatang, MU dan Man City Incar Satu Pemain

Barcelona akan Cuci Gudang di Bursa Transfer Mendatang, MU dan Man City Incar Satu Pemain

Barcelona siap lepas Alejandro Balde ke MU atau Man City pada bursa transfer 2026 demi selamatkan keuangan klub. Hansi Flick pun mulai berburu striker baru!
Tak Belajar dari Kesalahan, Patrick Kluivert Kembali Gagal Wujudkan Mimpi ke Piala Dunia

Tak Belajar dari Kesalahan, Patrick Kluivert Kembali Gagal Wujudkan Mimpi ke Piala Dunia

Patrick Kluivert kembali gagal bawa tim ke Piala Dunia 2026. Setelah Indonesia, kini Suriname juga tersingkir di babak play-off Kualifikasi.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT