GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Temukan Cek Rp2 Triliun di Rumah Syahrul Yasin Limpo, PPATK: Palsu

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan, cek senilai Rp2 triliun yang ditemukan oleh KPK di rumah dinas mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo bodong alias palsu.
Selasa, 17 Oktober 2023 - 14:31 WIB
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyatakan, cek senilai Rp2 triliun yang ditemukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bodong alias palsu.

"Dokumen (cek) yang ada terindikasi palsu," ujar Ivan ketika dihubungi, Selasa (17/10/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK diketahui menemukan cek senilai Rp2 triliun saat melakukan penggeledahan di rumah dinas mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo pada saat melakukan penggeledahan Kamis (28/9/2018).

Penyidik KPK menemukan cek senilai Rp 2 triliun atas nama Abdul Karim Daeng Tompo.

tvonenews

Ivan mengatakan, nama yang disebut dalam cek itu terindikasi kerap melakukan penipuan.

"Kami sudah cek. Nama tersebut terindikasi sering melakukan penipuan,” jelas Ivan. 

Ivan mengatakan, pihaknya sering kali menemukan cek bernilai fantastis seperti yang ditemukan KPK saat ini. 

Menurut Ivan, cek itu hanyalah modus yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Banyak kasus serupa dengan dokumen serupa yang PPATK temukan," kata Ivan. 

Modusnya, dikatakan Ivan, dengan seolah-olah meminta bantuan seseorang untuk membayarkan uang administrasi buat bank atau yang lebih ekstrim, minta disediakan uang untuk menyuap petugas atau petugas PPATK, dengan janji begitu dana cair akan memberikan bagian beberapa persen.

"Begitu seseorang tertipu, bersedia memberikan bantuan, mereka kabur. ZONK," kata Ivan.

Sebelumnya peneliti INDEF, Nailul Huda juga sempat meragukan temuan KPK tersebut. 

Sebab menurutnya, pencairan sebuah cek nominalnya dibatasi hanya sebesar Rp 500 juta. 

Nailul menyebut, cek senilai Rp2 triliun sangat tidak masuk akal.

Sementara mantan penyelidikan KPK, Aulia Postiera, menyayangkan dengan sikap KPK yang langsung termakan dengan temuan itu.

Menurut Aulia, KPK harusnya terlebih dahulu melakukan verifikasi keabsahan cek tersebut, alih-alih langsung menyampaikan ke media. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab menurut Aulia, terdapat keganjilan dari cek yang ditemukan tersebut.

"Menurut saya nilai cek sebesar itu enggak masuk akal, apalagi cek itu diterbitkan atas nama pribadi," kata Aulia saat dihubungi, Senin (16/10/2023). *mhs

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berawal dari Baso Aci Rumahan, Tercabaikan Kembangkan Kuliner Tradisional Modern Lewat Pemberdayaan BRI

Berawal dari Baso Aci Rumahan, Tercabaikan Kembangkan Kuliner Tradisional Modern Lewat Pemberdayaan BRI

Berangkat dari ketertarikan mengembangkan kuliner berbasis tepung aci, brand kuliner Tercabaikan berkembang menjadi salah satu usaha makanan lokal di Bandung.
Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi 29 Maret 2026, Polri Siapkan One Way hingga Contraflow

Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi 29 Maret 2026, Polri Siapkan One Way hingga Contraflow

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan rekayasa lalu lintas berupa one way hingga contraflow nantinya akan kembali diterapkan
Mercedes Tampil Beda di F1 GP Jepang 2026, Gandeng Yohji Yamamoto dan Aparel Ternama Dunia

Mercedes Tampil Beda di F1 GP Jepang 2026, Gandeng Yohji Yamamoto dan Aparel Ternama Dunia

Tim Mercedes-AMG Petronas bakal tampil beda dengan menghadirkan gebrakan menarik jelang balapan di F1 GP Jepang 2026, dengan menggandeng desainer dan aparel ternama dunia.
Rekayasa SPT Berujung Vonis, PT Gala Bumiperkasa Didenda Rp213 Miliar hingga Aset Disita

Rekayasa SPT Berujung Vonis, PT Gala Bumiperkasa Didenda Rp213 Miliar hingga Aset Disita

Direktur Penegakan Hukum DJP, Samingun, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk memberikan efek jera sekaligus memulihkan kerugian negara.
Pemprov DKI Bantah Ada Kendaraan Dinas yang Dipakai Mudik

Pemprov DKI Bantah Ada Kendaraan Dinas yang Dipakai Mudik

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) menegaskan penerapan aturan ketat terkait penggunaan kendaraan dinas operasional (KDO) di seluruh perangkat daerah selama libur Lebaran. 
Toto Wolff Ingatkan Mercedes Tak Boleh Jemawa Jelang F1 GP Jepang 2026

Toto Wolff Ingatkan Mercedes Tak Boleh Jemawa Jelang F1 GP Jepang 2026

Kepala tim Mercedes, Toto Wolff mengingatkan timnya tidak jemawa dan merasa cepat puas jelang tampil di F1 GP Jepang 2026.

Trending

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Media Belanda Semakin Curiga Dean James Tiba-tiba Absen dari Timnas Indonesia usai Skandal Paspor

Media Belanda Semakin Curiga Dean James Tiba-tiba Absen dari Timnas Indonesia usai Skandal Paspor

Kabar mengejutkan datang dari Dean James yang mendadak batal bergabung dengan Timnas Indonesia jelang agenda FIFA Series. Media Belanda curiga dengan hal ini.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Rizky Ridho Tak Tutup-tutupi Lagi, Bongkar Karakter Asli John Herdman di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Rizky Ridho Tak Tutup-tutupi Lagi, Bongkar Karakter Asli John Herdman di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Rizky Ridho tak tutup-tutupi lagi, bongkar karakter asli John Herdman di latihan perdana Timnas Indonesia jelang FIFA Series.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT