GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembangunan Bendung Blado Tak Kunjung Selesai, Petani di Margorejo Pati Mengeluh

Pembangunan Bendung Blado, di Kecamatan Margorejo, Pati yang tidak kunjung selesai dikeluhkan para petani. Mereka merugi karena musim tanam pertama, mundur.
Selasa, 30 November 2021 - 11:52 WIB
Petani Berada di Bendung Blado yang Belum Selesai Pembangunannya
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Pembangunan Bendung Blado, di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tidak kunjung selesai dan terancam molor pembangunannya dikeluhkan oleh para petani. Pasalnya, dengan molornya pembangunan Bendung Blado ini, musim tanam pertama mundur dan para petani terancam merugi.

Puluhan petani yang tergabung dalam Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) mengeluh terkait pelaksanaan proyek rehabilitasi daerah irigasi Blado, termasuk di antaranya adalah rehabilitasi Bendung Blado yang berada di perbatasan Desa Jambean Kidul dan Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, tidak kunjung selesainya proyek rehabilitasi irigasi ini berakibat jadwal tanam padi sejumlah kelompok tani mundur. Para petani pun terancam mengalami kerugian.

Wakil ketua Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Banyu Selaras, Kamelan, mengatakan, pihaknya mendapat pengaduan dari sejumlah kelompok tani tentang mundurnya jadwal menanam padi di musim tanam pertama ini, disebabkan karena pompa air yang selama ini digunakan oleh kelompok untuk mengairi sawah harus berhenti beroperasi lantaran lokasi pompa digunakan untuk jalur transportasi proyek.

“Para petani mengeluh karena harus menunda jadwal tanam padi disebabkan pompa air mereka tidak bisa beroperasi, karena lokasi pompa digunakan sebagai jalur transportasi alat berat. Resiko mundurnya masa tanam pertama inilah yang ditanggung petani jika pengerjaan tidak tepat waktu,” ujar Kamelan, selasa (30/11/2021).

Selain itu, muncul kekhawatiran bangunan yang belum selesai, bisa menyebabkan banjir di areal persawahan maupun permukiman penduduk. Terlebih pada musim penghujan seperti sekarang ini.

"Sekarang ini sudah masuk musim penghujan, kami khawatir bangunan Bendung Blado yang belum juga selesai ini mengakibatkan banjir nantinya,” tambah Kamelan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam papan proyek di lokasi, diketahui pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Blado di Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Pati, dianggarkan sebesar 1,9 Miliar rupiah. Proses pengerjaan dimulai pada tanggal 7 Oktober dan berakhir pada 20 Desember 2021. Namun, hingga kini proyek baru selesai sekitar 50 persen.

Dahulu Bendung Blado pernah dibangun di zaman Belanda. Lokasi pembangunannya terletak di bagian atas Bendung Blado yang sekarang sedang dibangun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Pemerintah Tambah Dana Daerah Rp10,6 Triliun

Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Pemerintah Tambah Dana Daerah Rp10,6 Triliun

Menurut Tito, tambahan TKD tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan yang sebelumnya diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI.
Toprak Razgatlioglu Diproyeksikan Bertahan di Pramac Meski Dilirik Tim Pabrikan Yamaha untuk MotoGP 2027

Toprak Razgatlioglu Diproyeksikan Bertahan di Pramac Meski Dilirik Tim Pabrikan Yamaha untuk MotoGP 2027

Masa depan Toprak Razgatlioglu di MotoGP World Championship diperkirakan masih akan bersama Prima Pramac Racing pada musim MotoGP 2027
Meksiko Kerahkan Hampir 100 Ribu Personel Keamanan Jelang Piala Dunia 2026, Antisipasi Ancaman Kartel Narkoba

Meksiko Kerahkan Hampir 100 Ribu Personel Keamanan Jelang Piala Dunia 2026, Antisipasi Ancaman Kartel Narkoba

Pemerintah Meksiko mulai mempersiapkan langkah besar dalam menyambut gelaran Piala Dunia FIFA 2026. Salah satu fokus utama yang disiapkan adalah pengamanan.
Malangnya Mawar Gadis 17 Tahun Dipaksa Layani Lima Pria per Hari, Pasutri di Banten Iming-imingi Bonus Rp10 Juta

Malangnya Mawar Gadis 17 Tahun Dipaksa Layani Lima Pria per Hari, Pasutri di Banten Iming-imingi Bonus Rp10 Juta

Malangnya nasib Mawar (bukan nama sebenarnya) gadis muda berusia 17 tahun dieksploitasi oleh pasangan suami istri di Banten. Ditawi kerja di restoran tapi...
Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Percepat Zero ODOL 2027.

Gubernur Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi Dimensi, Percepat Zero ODOL 2027.

Gubernur Khofifah serahkan truk yang telah dinormalisasi dimensinya ke perwakilan sopir di Kantor Dishub Jatim.
Konflik Iran-Israel Ganggu Irak, Laga Play-off Piala Dunia 2026 di Meksiko Terancam Batal ‎

Konflik Iran-Israel Ganggu Irak, Laga Play-off Piala Dunia 2026 di Meksiko Terancam Batal ‎

Ketidakpastian mengiringi langkah Irak jelang laga play-off antar-konfederasi menuju Piala Dunia 2026. Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah jadi penyebab.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT