News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Menjabat Kepala BNN, Irjen Marthinus Bukan Orang Sembarang, Bergelimang Penghargaan

Presiden Jokowi resmi melantik Irjen Polisi Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12/2023). Ternyata, Irjen Polisi Marthinus
Jumat, 8 Desember 2023 - 13:42 WIB
Resmi Menjabat Kepala BNN, Irjen Marthinus Bukan Orang Sembarang, Bergelimang Penghargaan
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Jokowi resmi melantik Irjen Polisi Marthinus Hukom sebagai Kepala BNN di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12/2023).

Ternyata, Irjen Polisi Marthinus Hukom bukan orang sembarang. Sebab, ia dikategorikan polisi yang bergelimang penghargaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana jejak rekam karirnya di kepolisian?

Marthinus Hukom merupakan pria kelahiran Maluku Tenggara, 30 Januari 1969 ini adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang tahun 1991. 

Dia memupuk karirnya di satuan antiteror khususnya bidang intelijen. 

Awal mula, karirnya berkembang ialah ketika dipercaya sebagai Kepala Tim Antiteror Bom Polda Metro Jaya tahun 2001. 

Kemudian, dia menjabat sebagai Analis Intelijen di Satuan Tugas Antiteror Polri. 

Setelah itu, dia ditunjuk sebagai Kelompok Ahli di BNN RI di bidang intelijen. 

Pada tahun 2010, Marthinus kembali menjadi kepala Bidang Intelijen Densos 88 Antiteror Polri.

Karirnya semakin menanjak dengan ditunjuk sebagai Wakil Kepala Densus 88 di tahun 2015. 

Dua tahun kemudian, dia menjabat posisi di luar struktur sebagai Direktur Penegakan Hukum Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). 

Selanjutnya pada tahun 2018, Marthinus kembali dipercaya mengisi jabatan penting, sebagai wakil kepala di Densus 88 Antiteror Polri. 

Kemudian, kenaikan pangkatnya terjadi di tahun 2020 sebagai Irjen menjabat sebagai Kepala Densus 88 Antiteror Polri. 

Selain itu, dia juga merupakan polisi yang bergelimangan penghargaan. Berikut penghargaannya, 

- Bintang Bhayangkara Nararya
- Prestasi untuk mengungkapkan Bom Bali I (2000)
- Promosi Luar Biasa dari Kompol ke AKBP untuk penangkapan Dr. Azahari Bin Husin (2005)
- Promosi Luar Biasa dari AKBP ke Kombes untuk penangkapan Noordin Mohammad Top (2010)
- Medali De'Merito dari Presiden Timor Leste atas keberhasilannya mengungkapkan plot pembunuhan Presiden Timor Leste (2011).

Memang, di sebagian publik dia dipandang polisi yang berprestasi. Bayangkan saja, 3 teroris besar Indonesia berhasil dibekuknya. 

Marthinus tercatat sebagai salah satu aktor yang melakukan penangkapan terhadap tiga teroris besar yang mengancam Indonesia antara lain Ali Imron, Dr. Azhari, dan Noordin M Top.

Dimulai dari dilibatkan dalam pencarian terhadap Ali Imron yang merupakan dalang peristiwa Bom Bali I, tahun 2002, sampai kemudian Marthinus menjadi salah satu anggota tim yang menangkap Ali di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kemudian, Marthinus dilibatkan dalam penangkapan Dr. Azhari bulan November 2005. Marthinus menjadi salah satu anggota yang melakukan investigasi mencari tahu keberadaan teroris tersebut.

Marthinus mendapat peran untuk memantau pergerakan anak buah Dr. Azhari, yang kemudian berhasil ditangkap di wilayah Demak, Jawa Tengah. Setelah keberhasilan perannya dalam dua kasus tersebut di atas, Marthinus mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa  dari kompol ke AKBP. 

Selanjutnya, Marthinus berhasil membuktikan kehebatannya selama penangkapan teroris Noordin M Top, tahun 2009. 

Noordin M Top merupakan pelaku aksi teror bom yang terjadi di Mega Kuningan, Jakarta.

Bersama dengan tim, Marthinus berhasil melacak keberadaan Noordin di sebuah rumah kontrakan yang ditempati Bagus Budi Pranoto, pelaku pengeboman kedubes Australia, tahun 2003. 

Selanjutnya, bersama tim Densus 88, Marthinus melaksanakan penggerebekan terhadap Noordin.

Lalu, tanggal 16 September 2009, kontak tembak terjadi dan empat teroris termasuk Noordin yang menjadi target utama tewas dalam adu tembak tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, Marthinus mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari AKBP menjadi Kombes. Kini Marthinus secara resmi naik jabatan menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional(BNN). (aag)

 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral