News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Nataru, Bupati Sleman Minta Warganya Tunda Mudik

Pemerintah Kabupaten Sleman, DIY, meminta warganya yang merantau ke luar kota untuk tidak mudik atau pulang kampung pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022.
Senin, 13 Desember 2021 - 16:15 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo (istagram pribadi)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Pemerintah Kabupaten Sleman meminta warganya yang merantau ke luar kota untuk tidak mudik. Apalagi pemerintah telah mengeluarkan kebijakan meniadakan mudik atau pulang kampung pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara tegas meminta warganya yang ada di luar kota untuk tidak menyepelekan kebijakan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menunda mudik ini juga bagian upaya kita mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19. Saya berharap ini juga diperhatikan dengan serius dan jangan sampai disepelekan," kata Kustini, Senin (13/12/2021).

Dijelaskan Kustini, pada libur Nataru nanti pihaknya juga meminta satuan tugas (satgas) Covid-19 di tingkat RT/RW untuk diaktifkan kembali. Hal ini bertujuan untuk ikut membantu mengawasi pemudik yang nekat pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Ia tak ingin terjadi kecolongan dengan adanya pemudik yang nekat pulang kampung dan membawa virus Corona.

"Fungsinya untuk membantu skrining masyarakat yang nekat pulang. Kita harus bisa pastikan juga kesehatannya seperti apa. Jangan sampai kecolongan dan justru malah bawa pulang virus," tegasnya.

Selain mengaktifkan satgas Covid-19, Pemkab Sleman juga akan menerjunkan personel di pos pengaman dan pelayanan yang didirikan oleh kepolisian. Pos tersebut berada di Tempel yang merupakan perbatasan Sleman dengan Magelang, Jawa Tengah, dan pos Prambanan yang berbatasan dengan Klaten, Jawa Tengah.

Ditambahkan Kustini, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan secara acak terkait dokumen vaksinasi, aplikasi PeduliLindungi hingga hasil Swab bagi pelaku perjalanan darat. Pemeriksaan akan dilakukan di rest area, terminal kedatangan, serta di objek-objek wisata.

"Nanti ada dua pos utama di Prambanan dan Tempel. Jika nanti ada ditemukan kasus positif pada saat pemeriksaan, akan segera ditangani oleh Satgas dan Dinas Kesehatan (Dinkes)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Arip Pramana menjelaskan selain dua pos pengamanan pihaknya juga akan mendirikan dua pos pelayanan. Keduanya berada di sekitar Ambarukmo Plaza dan Kaliurang, Pakem yang biasanya ramai didatangi masyarakat.

Arip juga memastikan tidak akan ada penyekatan dan putar balik bagi kendaraan pemudik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gunung Dukono Erupsi, Ketinggian Abu Terpantau hingga 1.500 Meter

Gunung Dukono Erupsi, Ketinggian Abu Terpantau hingga 1.500 Meter

Gunung Dukono, Maluku Utara dilaporkan mengalami erupsi pada Jumat (3/4/2026) siang sekitar pukul 11.06 WIT, dengan ketinggian abu hingga 1.500 meter.
Hadapi Semen Padang, Teja Kesampingkan Romantisme Demi Bantu Persib Bawa Pulang Tiga Poin

Hadapi Semen Padang, Teja Kesampingkan Romantisme Demi Bantu Persib Bawa Pulang Tiga Poin

Teja Paku Alam lupakan nostalgia saat hadapi Semen Padang. Fokus bawa Persib raih tiga poin demi pertahankan posisi puncak di pekan ke-26 Super League 2025-2026
UNSP Bukukan Laba Operasi Rp 388 Miliar

UNSP Bukukan Laba Operasi Rp 388 Miliar

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (“Perseroan” atau “UNSP”) berhasil membukukan peningkatan penjualan +10% ke Rp 2,56 triliun, peningkatan laba kotor +25% ke Rp 757 miliar.
Tak Bisa Dibiarkan, Lama-lama Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Gagal Total, Bung Harpa: Kita Gak Bisa Diam Aja

Tak Bisa Dibiarkan, Lama-lama Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia Gagal Total, Bung Harpa: Kita Gak Bisa Diam Aja

Bung Harpa ungkap kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dalam persoalan masalah status pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga Belanda. Apa bahayanya?
Lagi Sidak Sekolah, KDM Murka Curiga Adanya Dugaan Laporan Palsu Program Kerja BYD dan VinFast: Bohong Semua!

Lagi Sidak Sekolah, KDM Murka Curiga Adanya Dugaan Laporan Palsu Program Kerja BYD dan VinFast: Bohong Semua!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) geram saat menemukan fakta di SMKN 2 Subang. Laporan program kerja pabrik mobil listrik BYD dan VinFast tidak beres.
Isi Surat Perpisahan Mark dari NCT dan SM Entertainment: Terima Kasih, Para Member Tetap Mendukung

Isi Surat Perpisahan Mark dari NCT dan SM Entertainment: Terima Kasih, Para Member Tetap Mendukung

Keputusan Mark Lee meninggalkan NCT dan SM Entertainment disampaikan lewat surat emosional. Ucapkan terima kasih dan sebut para member tetap mendukung penuh.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral