GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pj Gubernur Apresiasi Pernyataan Sikap Pilpres Damai 2024 dari Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu 

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengapresiasi Pengurus Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) yang mendeklarasikan peryataan sikap Pemilihan Presiden (Pilpres) damai 2024.
Rabu, 7 Februari 2024 - 10:36 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengapresiasi Pengurus Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) yang mendeklarasikan peryataan sikap Pemilihan Presiden (Pilpres) damai 2024.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengapresiasi Pengurus Persaudaraan Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) yang mendeklarasikan peryataan sikap Pemilihan Presiden (Pilpres) damai 2024. Hal ini diungkapkan di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (5/2/2024).

"Pernyataan sikap pilpres pemilu damai ini sangat positif dan ini menunjukan komitmen masyarakat. Saya memberikan apresiasi kegiatan ini sudah cukup bagus yang di Ketua oleh Pak Syahrial Oesman, artinya seluruh masyarakat sudah menyatakan ini," ucap Fatoni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fatoni mengatakan PNSB ini merupakan paguyuban yang berisi organisasi-organisasi seluruh suku yang ada di Indonesia yang berdomisili di Sumsel, jadi ini adalah perwakilan masyarakat nusantara yang ada di Sumsel. Menurutnya, gerakan ini bukanlah gerakan elit melainkan komitmen dan cita-cita bersama agar Pilpres dapat berlangsung damai.

"Jadi ini bukan gerakan elit tapi gerakan yang mewakili suku dan adat yang ada di Sumsel. Pernyataan sikap ini merupakan komitmen dan cita-cita serta tekad bersama agar Pilpres itu bisa dilaksanakan dengan damai dan sukses dan ini menjadi kewajiban kita bersama," ungkap Fatoni.

Fatoni juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga hidup guyub, rukun, aman dan damai sehingga dapat mempertahankan predikat zero konflik di Sumsel. Menurutnya, Sumsel merupakan rumah bersama maka untuk menjaganya juga diperlukan kerjasama oleh seluruh pihak.

"Kita semua tinggal di Sumsel dan ini harus kita jaga dan pelihara. Apapun sukunya kita tinggal di Sumsel dan ini rumah kita bersama maka kita jaga bersama-bersama. Sumsel ini besar, Sumsel ini induk dari Sumbagsel, Sumsel juga menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya artinya dari sisi sejarah Sumsel itu sudah hebat dan ini kita pertahankan," jelas Fatoni.

Kemudian, Fatoni mengajak mereka yang tergabung organisasi PNSB agar merawat adat dan budayanya masing-masing namun tetap membangun citra Sumsel yang sudah bagus. Dia juga meminta PNSB untuk terus mendukung Pemerintah dalam membangun Sumsel yang lebih maju.

Salah satunya adalah mendukung program Gerakan Pengendalian Inflasi se-Sumatera Selatan (GPISS) dan Gerakan Pasar Murah Serentak Se-Sumsel (GPMSS). Gerakan ini sudah dilakukan oleh Pemprov Sumsel bersama Kabupaten/Kota secara serentak di 17 Kabupaten/Kota.

"Paguyuban juga boleh mengelar pasar murah, bayangkan ini ada kurang lebih 60 paguyuban jika itu dilakukan sekali pasar murah maka akan ada 60 kali pasar murah. Gerakan-gerakan ini yang harus kita lalukan," ucap Fatoni.

tvonenews

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumsel masa Jabatan 2003-2008 sekaligus Ketua Umum PNSB H Syahrial Oesman mengatakan perwakilan ataupun ketua paguyuban dari Aceh hingga Papua menyatakan sikap Pilpres damai 2024. Hal ini dilakukan guna menghindari perpecahan satu sama lain.

"Kami semua para perantauan akan tetap selalu menjaga zero konflik bahkan dari dulu sampai saat ini," kata Syahrial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, penyataan sikap Pilpres Damai 2024 untuk meyakinkan bahwa masyarakat dari berbagai adat budaya di Sumsel siap menjaga zero konflik dalam Pilpres, termasuk siap mendukung program Pj Gubernur Agus Fatoni. Tak hanya itu, PNSB juga akan meningkatkan syiar kebudayaan.

Turut hadir, Ketua Komisi I DPRD Provinsi sekaligus Ketua PNSB Banyuasin Antoni Yuzar, Rektor Stisipol Chandradimuka sekaligus Ketua Lampung SAI Sumsel Hj Lishapsari, Penasehat Persaudaraan Sumsel Bersatu Nazarudin, Sultan Palembang Darusalam sekaligus Ketua Paguyuban Zariat Sultan Iskandar Mahmus Badarudin.(ant/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Kemendiktisaintek Resmi Ubah Nomenklatur Jurusan Teknik Menjadi Rekayasa, Ini Daftarnya

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur program studi (prodi) atau jurusan ‘Teknik’ menjadi jurusan ‘Rekayasa’.
Selengkapnya

Viral