News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSI: SDM Pekerja Migran Harus Dibenahi

Menuju Indonesia emas pada tahun 2045, pemerintah menurut Marsha Damita Siagian masih harus banyak berbenah, salah satunya adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pada para pekerja migran.
Sabtu, 10 Februari 2024 - 22:44 WIB
Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Sumber :
  • psi.id

tvOnenews.com - Menuju Indonesia emas pada tahun 2045, pemerintah menurut Marsha Damita Siagian masih harus banyak berbenah, salah satunya adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pada para pekerja migran.

Menurut Marsha yang sempat tinggal selama 12 tahun diluar negeri untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, persoalan sosialisasi dan edukasi bagi para pekerja migran atau WNI yang akan bekerja diluar negeri sangatlah penting untuk ditempuh, dimana hal tersebut harus difasilitasi oleh negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sering mendengar Tenaga kerja Indonesia (TKI) diluar negeri kesulitan untuk datang tepat waktu ke tempat kerja terutama pada saat musim dingin tiba. Persoalan medis seperti kurangnya vitamin D imbas dari datangnya musim dingin adalah persoalan tersendiri yang dihadapi pekerja migran akibat minimnya sosialisasi," tandas Marsha disela-sela kampanyanya di kawasan Tanah Abang Jakarta pada Jumat (9/2).

Marsha yang tengah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI menambahkan bahwa jika dirinya terpilih sebagai anggota dewan maka persoalan sosialisasi dan edukasi bagi para pekerja migran akan terus ditingkatkan agar mereka bisa mempersiapkan diri secara lebih maksimal di tanah air sebelum diberangkatkan ke luar negeri.

Penyuluhan-penyuluhan untuk beradaptasi agar bisa lebih disiplin ketika bekerja di negara orang tandas Marsha juga perlu ditingkatkan. Begitu juga persoalan penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris, dianggap Marsha masih dirasa kurang terutama ketika pekerja migran memperoleh kesempatan untuk mendapatkan promosi jabatan yang lebih tinggi.

"Kemampuan berbahasa asing tidak diperoleh secara instan dan harus dilatih bertahun-tahun, untuk itu peran kementerian pendidikan untuk melatih bahasa asing bagi pekerja migran perlu diperluas. Pekerja migran harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan bahasa internasional. Hal seperti ini simpel tetapi pelatihan berbahasa asing sering terabaikan sehingga pekerja migran kurang mengetahui akan hak-haknya ketika berada disebuah negara," jelas Marsha yang menyelesaikan gelar doktornya di London College of Fashion.

Marsha Damita Siagian

Minimnya kemampuan berbahasa asing lanjut Marsha juga bisa berdampak kepada penyalahgunaan visa dan berimbas kepada tindak kejahatan perdagangan orang. Jika pekerja migran tidak menguasai bahasa internasional maka efek dominonya saat berada diluar negeri ungkap Marsha memang sangat banyak.

Saat ini menurut Marsha masih banyak agen nakal yang mengirim pekerja migran dengan visa yang salah dan mengakibatkan para TKI sering terlantar di negara orang karena minimnya informasi di tanah air. Dari sini jelas Marsha pemerintah harus banyak belajar dari kesalahan-kesalahan dimasa lalu dan terus memperbaiki mekanisme pengiriman pekerja migran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya persoalan-persoalan seperti menekan agen yang nakal, edukasi tentang hak dan kewajiban pekerja migran serta iSmunisasi calon pekerja perlu lebih disosialisasikan. Infomasi seputar paspor tanpa visa dan sejenisnya serta cara meminta perlindungan di luar negeri juga perlu lebih diinformasikan," ucap Marsha.

Sejauh ini sepengetahuan Marsa, negara-negara seperti Malaysia, Arab Saudi, Singapura serta Hongkong masih mendominasi negara tujuan pekerja migran dan sebaiknya pemerintah juga terus mensosialisasikan kultur dan budaya di negara tersebut sehingga calon TKI kian banyak memperoleh informasi dari negara yang akan dikunjungi.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.
Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Cukup Minuman Herbal Ini Setiap Pagi, Tubuh Berenergi Seharian bahkan Disaat Puasa

Zaidul Akbar pernah menjelaskan banyak bahan-bahan bisa disantap jadi menu sahur. Sebab bisa membuat tubuh melemah, karena gizinya tidak memenuhi kebutuhanmu.
Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Inter Milan Bakal Pincang, Liverpool Serius Bidik Alessandro Bastoni untuk Gantikan Virgil van Dijk

Liverpool kembali membuka peluang mengejar Alessandro Bastoni pada bursa transfer musim panas mendatang. Bek Inter Milan itu sudah lama masuk radar The Reds.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Selengkapnya

Viral