News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengejutkan, Syuting Film Vina Cirebon Sempat Dihentikan 5 Orang Ngaku dari Kepolisian, tapi Ditanya Identitas Malah..

Hal itu bukan tanpa alasan, film yang berjudul Vina: Setelah 7 hari, yang diangkat dari kasus yang terjadi pada tahun 2016 di Talun, Kabupaten Cirebon itu...
Rabu, 15 Mei 2024 - 18:46 WIB
Kasus kematian Vina di Cirebon, kisahnya dibuat film dan mendapat banyak perhatian masyarakat
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

tvOnenews.com - Film yang diangkat dari kisah nyata kematian Vina Dewi Arsita atau yang ramai disebut Vina Cirebon mendapat perhatian yang luar biasa dari masyarakat, terbukti dengan sudah disaksikan sebanyak 2,5 juta penonton di hari keenam, sejak film tersebut dirilis pada Rabu (8/5/2024).

Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya, film yang berjudul Vina: Setelah 7 hari, yang diangkat dari kasus yang terjadi pada tahun 2016 di Talun, Kabupaten Cirebon itu benar-benar mengiris hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana tidak? Vina di Cirebon, si gadis berparas cantik itu kematiannya benar-benar mengenaskan.

Fakta pada kasus yang terjadi 8 tahun lalu itu adalah, semua pelaku yang disebut-sebut ada 11 orang itu belum semuanya tertangkap.

Ya, dari jumlah pelaku yang dirilis pada waktu itu, yang baru tertangkap hanya 8 orang, sedangkan 3 orang sisanya hingga saat ini belum tertangkap alias buron.

Anggy Umbara, Sutradara Film Vina Setelah 7 Hari
Sutradara film Vina: Setelah 7 Hari, Anggy Umbara saat diwawancarai di tayangan Apa Kabar Indonesia Siang, tvOne, Rabu (15/5/2024). (Tangkapan layar AKI Siang tvOne)

Hal itu pula ternyata yang mendasari sutradara film Vina: Setelah 7 Hari, Anggy Umbara mengangkat film tersebut.

Dalam wawancaranya di Apa Kabar Indonesia Siang tvOne, Anggy Umbara mengatakan, membantu pihak keluarga Vina di Cirebon untuk mengungkap pelaku yang masih buron itu adalah salah satu motivasinya merilis film tersebut.

Meski begitu, Anggy juga menambahkan, alasan dia mengangkat kisah nyata dari kasus kematian Vina di Cirebon itu untuk membuka mata masyarakat bahwa kasus mengerikan ini pernah terjadi.

"Kita semua harus peduli, kasus ini pernah terjadi, kita harus mengambil pelajaran dari kasus ini (kematian Vina di Cirebon), banyak banget pelajaran yang bisa diambil," kata Anggy Umbara, Rabu (15/5/2024).

Menurutnya, yang paling mencolok pada kasus kematian Vina di Cirebon yang diangkat menjadi film itu bertujuan juga untuk memperlihatkan bahwa bully jadi kriminalitas tinggi.

Film Vina: Setelah 7 Hari yang laris manis ditonton jutaan masyarakat ini bukan tanpa tantangan sebelum resmi dirilis pekan lalu.

Anggy Umbara mengaku, seperti pada syuting hari ke-5, dia menyebut sempat didatangi 5 orang tak dikenal saat sedang membuat adegan di jalan layang di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Pas lagi syuting, kami didatangi oleh orang-orang saya tidak tahu, dan mereka mengaku dari kepolisian. Mereka sempat menghentikan syuting. Mereka juga meminta skenario secara detail. Ya sudah, kami pun mempresentasikan skenario tersebut," kata Anggy.

Meski begitu, Anggy menyebut bahwa skenario film Vina: Setelah 7 Hari itu sifatnya adalah rahasia, namun saat itu para oknum yang menghentikan syuting tersebut terus meminta dan ingin tahu isinya.

"Namun hardisk yang berisi syuting di hari kelima itu langsung kami amankan dengan cara dibawa ke Jakarta. Barulah setelah hardisk itu diamankan, kami menghadapi kelima orang yang mengaku dari kepolisian itu," katanya.

Karena penasaran, Anggy dan tim mengaku sempat menanyakan langsung kepada rekan-rekan di Polda terkait identitas kelima orang yang menhnetikan syuting saat itu, namun, kata dia, pihak Polda pun menolak untuk memberikan keterangan.

"Tapi tidak lama setelah kami telepon rekan-rekan di Polda, habis itu mereka berlima yang mengaku dari kepolisian itu langsung pergi meninggalkan lokasi," kata Anggy.

Saat itu, kata Anggy, situasinya benar-benar pihaknya hanya menurut ketika mendapat permintaan dari kelima orang yang mengaku anggota kepolisian itu.

"Waktu itu syuting benar-benar kita hentikan karena mereka berlima ini mengaku sebagai pihak yang berwenang saat itu. Kami sempat menghubungi rekan di Kepolisian yang memberikan izin syuting, nah begitu kami hubungi, tak lama kelima orang itu menghilang," kata dia.

Kematian Vina di Cirebon

Kasus pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya bernama Muhammad Rizky Rudiana (Eky) terjadi pada 27 Agustus 2016 silam, saat keduanya menjadi korban pengeroyokan brutal oleh geng motor di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Setelah 8 tahun berlalu, 3 buronan dari 11 pelaku pembunuhan Vina dan Eky yang sampai saat ini belum ditangkap Polisi. Kedua sejoli itu awalnya sempat dikabarkan tewas karena kecelakaan tunggal.

Kedua sejoli itu awalnya sempat dikabarkan tewas karena kecelakaan tunggal.

Namun, keluarga yang menaruh curiga akhirnya meminta polisi untuk mengusut lebih jauh bahwa keduanya tidak meninggal karena kecelakaan.

Delapan pelaku pun mendapatkan hukuman atas pembunuhan tersebut. 

Mereka adalah Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, dan Saka Tatal.

Tiga pelaku lainnya itu Egi, Dani, dan Andi sampai saat ini masih menjadi buron.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham mengaku pihaknya mendapati kesulitan dalam mengungkap ketiga pelaku pemerkosaan disertai pembunuhan yang telah buron selama 8 tahun.

Jules mengatakan, terdapat sejumlah kendala hingga pihaknya kesulitan mendapati ketiga pelaku buron pembunuhan tersebut.

"Terkait identitas, baik itu berdasarkan pemeriksaan saksi maupun fakta di persidangan, kami baru menemukan yang namanya inisial yaitu Dani, Andi, Pegi alias Perong. Apakah itu nama asli atau nama samaran, ini masih kami telusuri," kata Jules kepada awak media, Selasa (15/4/2024). (abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Calon Striker Rp3,9 Miliar Ini Tetap Ingin Bela Timnas Indonesia, Meski Skuad Garuda Sempat Dihantam Isu Paspoorgate

Calon Striker Rp3,9 Miliar Ini Tetap Ingin Bela Timnas Indonesia, Meski Skuad Garuda Sempat Dihantam Isu Paspoorgate

Dalam sebuah wawancara dengan media Belanda, Dean Zandbergen curhat mengenai isu paspoorgate dan keinginannya untuk tetap bergabung ke skuad Timnas Indonesia.
Diajak Nikah Saat Kunjungan di KUA Jonggol, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Langsung Beri Amplop ke Janda Anak Dua

Diajak Nikah Saat Kunjungan di KUA Jonggol, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Langsung Beri Amplop ke Janda Anak Dua

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau yang akrab dikenal KDM meninjau Kantor Urusan Agama (KUA) Jonggol, Kabupaten Bogor.
Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Dapat 'Restu' FIFA, 3 Pemain Naturalisasi Baru Ini Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni

Sudah dapat "restu" atau "lampu hijau" dari FIFA, lantas siapa saja trio maut yang siap menjalani debutnya di bawah komando John Herdman di Timnas Indonesia?
Segini Kisaran Gaji Manager Koperasi Desa Merah Putih, Lowongannya Masih Buka hingga 26 April 2026

Segini Kisaran Gaji Manager Koperasi Desa Merah Putih, Lowongannya Masih Buka hingga 26 April 2026

Lowongan Manager Koperasi Desa Merah Putih masih dibuka hingga April 2026. Simak kisaran gaji, syarat pendaftaran, dan peluang kariernya di sini.
Ramalan Weton 19 April 2026: 5 Neptu Ini Diprediksi Apes, Hindari Ambil Keputusan Besar

Ramalan Weton 19 April 2026: 5 Neptu Ini Diprediksi Apes, Hindari Ambil Keputusan Besar

Dari masalah komunikasi hingga risiko finansial, berikut lima weton yang harus lebih waspada dan menahan diri pada 19 April 2026, karena diprediksi akan apes.
Ramalan Asmara 19 April 2026: Minggu Kliwon Bawa Kabar Bahagia, 5 Weton Ini Siap Dipinang atau Ketemu Jodoh!

Ramalan Asmara 19 April 2026: Minggu Kliwon Bawa Kabar Bahagia, 5 Weton Ini Siap Dipinang atau Ketemu Jodoh!

Bagi Anda yang sedang menanti kepastian hubungan atau masih mencari belahan jiwa, berikut prediksi nasib asmara lima weton paling beruntung pada 19 April 2026.

Trending

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Ujian Sesungguhnya, Timnas Indonesia Berpeluang Hadapi Negara Top 10 Ranking FIFA di Matchday 2026

Timnas Indonesia berpeluang menghadapi negara top 10 ranking FIFA pada FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir tengah negosiasi demi uji coba bergengsi.
Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Usai Frankfurt, Kini Indonesia Jadi Guest of Honor di Tunisia: Ribuan Buku Karya Anak Bangsa dalam Berbagai Bahasa

Kabar membanggakan datang dari dunia literasi dan diplomasi kebudayaan Indonesia. Kementerian Kebudayaan Tunisia secara resmi mengumumkan Indonesia sebagai tamu
Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Pakar Ingatkan Ambisi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Saat Revitalisasi Gedung Sate

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi merevitalisasi kini besar-besaran Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Bukan Megatron, Justru Wilma Salas Jadi Sosok Kunci di Balik Kemenangan Pertamina Enduro Vs Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Bukan Megatron, Justru Wilma Salas Jadi Sosok Kunci di Balik Kemenangan Pertamina Enduro Vs Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Kontribusi Wilma Salas jauh di atas standar, sekaligus menjadi faktor utama yang membuat permainan Jakarta Pertamina Enduro sulit dihentikan Popsivo Polwan. Bukan Megatron
Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam Mulai Curiga Shin Tae-yong Sering Bolak-balik ke Indonesia, Jangan-jangan STY akan Latih Tim Besar Super League

Media Vietnam mulai curiga dengan Shin Tae-yong sering ke Indonesia usai dipecat PSSI, dan menyinggung kemungkinan melatih Persija di Super League musim depan.
Segini Kisaran Gaji Manager Koperasi Desa Merah Putih, Lowongannya Masih Buka hingga 26 April 2026

Segini Kisaran Gaji Manager Koperasi Desa Merah Putih, Lowongannya Masih Buka hingga 26 April 2026

Lowongan Manager Koperasi Desa Merah Putih masih dibuka hingga April 2026. Simak kisaran gaji, syarat pendaftaran, dan peluang kariernya di sini.
Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Trending: Jawaban Rieke Diah Pitaloka Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka tertangkap kamera melakukan pertemuan akrab dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), pada Jumat (17/4/2026)
Selengkapnya

Viral