News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Pencemaran Lingkungan, Bank Mandiri Sediakan Reverse Vending Machine

Sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, Bank Mandiri menyediakan reverse vending machine (RVM) atau mesin penukaran sampah botol plastik untuk didaur ulang di beberapa titik kantor operasional Bank Mandiri. 
Selasa, 30 Juli 2024 - 17:16 WIB
Bank Mandiri menyediakan reverse vending machine (RVM) atau mesin penukaran sampah botol plastik untuk didaur ulang di beberapa titik kantor operasional Bank Mandiri.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik, Bank Mandiri menyediakan reverse vending machine (RVM) atau mesin penukaran sampah botol plastik untuk didaur ulang di beberapa titik kantor operasional Bank Mandiri. 

Fasilitas yang dibuka sejak Desember 2023 ini turut andil menjaga kawasan perkantoran yang dikelola Bank Mandiri dari pencemaran sampah plastik. Saat ini, mesin RVM terdapat di 4 kantor Bank Mandiri, yakni Sentra Mandiri, Plaza Mandiri, Menara Mandiri, dan Mandiri University Daan Mogot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar mengatakan, mesin RVM dilengkapi dengan fitur layanan yang menarik sekaligus bisa digunakan secara fleksibel. Salah satu fitur itu yakni adanya layar sentuh interaktif, agar pengguna mudah memahami petunjuk pemakaian mesin. 

“Mesin ini bisa dipakai oleh siapapun, baik para pekerja yang ada di kawasan Bank Mandiri Group ataupun mereka yang jadi pengunjung di kawasan perkantoran itu,” kata Alexandra. 

Langkah awal penggunaannya dimulai dengan memasukkan botol plastik bekas ke dalam mesin RVM. Tidak berselang lama, mesin RVM akan mendeteksi jenis barang yang telah diolah. Setelah itu, mesin memberikan nilai tukar dalam bentuk kredit poin untuk para penggunanya.  

“Poin itu dapat ditukar dengan hadiah, seperti voucher belanja atau produk kerajinan tangan hasil daur ulang botol plastik,” tambah Alexandra. 

Sampai Juni 2024 RVM Bank Mandiri telah mencatat 4.679 transaksi, dengan 30,3 ribu botol plastik yang terkumpul dengan berat 566,7 kg. Transaksi ini melibatkan 473 orang, dengan total 1,6 juta poin terkirim.

Setiap 1 botol plastik yang ditukarkan mesin RVM, donatur akan menerima 2 reward berupa Plasticpay Poin dan Livin’ Poin. Sedangkan, nilai penukaran untuk 1 botol plastik yakni setara dengan 56 Plasticpay poin dan 1 Livin’ Poin. 

Livin’ Poin atau biasa disebut dengan poin Livin Mandiri adalah program apresiasi kesetiaan atau loyalty untuk nasabah bank Mandiri. Dengan program ini, nasabah bisa mengumpulkan sejumlah poin dari transaksi via bank Mandiri.

Lebih lanjut, botol plastik, umumnya terbuat dari bahan plastik Polyethylene Terephthalate (PET) yang biasa ditemui pada kemasan minuman ringan berkarbonasi, air kemasan, susu, jus, dan minuman olahraga. PET adalah jenis plastik berlabel kode #1 di atas atau di dekat dasar botol dan wadah. 

Sampah plastik, kata Alexandra, termasuk barang yang berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon. Fenomena itu bisa diatasi lewat kerja kolaborasi dengan berbagai pihak. Bank Mandiri mewujudkan kolaborasi itu dengan menunjuk pihak ketiga dalam pengadaan maupun pengelolaan mesin RVM. 

“Ini tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan beberapa pihak terutama perusahaan anak. Menurut kami RVM merupakan satu terobosan luar biasa yang perlu didukung bersama,” kata Darmawan. 

Pengadaan RVM menggandeng PT. Plasticpay Teknologi Daurulang (Plasticpay) dan telah menunjukkan tren positif serta dampak sosial. Misalnya, kini terhitung ada 480 partisipasi masyarakat yang terlibat dalam perubahan perilaku memilah sampah botol plastik. 

Tercatat juga, ada 32.310 pcs sampah botol plastik atau setara dengan 604,35 kg botol plastik telah terkumpul dan akan didaurulang menjadi felt material sebanyak 43,95 m2. Selain itu, sebesar 3,199,482 gram CO2 jejak karbon berhasil dikurangi.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah akan menjadi masalah besar jika aktivitas pengumpulan, pemilahan, dan pengelolaan sampah tidak berjalan efisien. Sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi mencemari lingkungan sekaligus mengganggu kesehatan masyarakat. 

Menurutnya, daur ulang sampah di operasional perusahaan telah membuktikan komitmen Bank Mandiri dalam menerapkan aspek berkelanjutan. Senada, mesin RVM dinilai ikut berperan menciptakan lingkungan kerja yang bebas emisi di masa depan. 

“Bank Mandiri sadar bahwa pengelolaan sampah yang efisien dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan dapat mencerminkan nilai keberlanjutan untuk perusahaan dan masyarakat,” tambah Alexandra.  

tvonenews

Mengutip data Bank Mandiri, transaksi RVM sampai dengan Juni 2024 setara dengan penyelamatan lahan seluas 478,82 m2 dan pengurangan jejak karbon yang setara dengan 3 juta gram CO2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut selaras dengan target Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait peta jalan pengurangan sampah oleh produsen sebanyak 30 persen di 2029. Termasuk juga mendukung Bank Mandiri Net Zero Emissions Operations di 2030 dan visi Net Zero Emissions Indonesia di 2060 atau lebih cepat. 

“Kami berharap RVM ini dapat menjadi sinergi positif bersama Mandiri dan Mandirian untuk mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup yang ramah lingkungan dan rendah karbon emisi,” pungkas Alexandra.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral