News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Bijak Bermedia Sosial dengan Menghindari Perundungan

Pengguna digital harus mampu membedakan antara lelucon (candaan) dengan perundungan (bullying). Candaan tidak dilakukan secara berulang-ulang, apalagi dengan melukai dan menyakiti perasaan.
Rabu, 21 Agustus 2024 - 13:00 WIB
Ilustrasi.
Sumber :
  • Viva

tvOnenews.com - Pengguna digital harus mampu membedakan antara lelucon (candaan) dengan perundungan (bullying). Candaan tidak dilakukan secara berulang-ulang, apalagi dengan melukai dan menyakiti perasaan. Sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atas lelucon yang berlebihan itu.

Praktisi Komunikasi Andi Widya Syadzwina, mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital untuk segmen pendidikan yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara di Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (21/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Widya mengatakan, perundungan dunia maya atau cyberbullying merupakan perundungan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi digital dan dapat terjadi di media sosial, platform chatting, platform bermain game, dan ponsel.

”Cyberbullying meninggalkan jejak digital, sebuah rekaman atau catatan yang dapat berguna dan memberikan bukti ketika membantu menghentikan perilaku salah ini,” jelas Andi Widya Syadzwina dalam diskusi yang dipandu moderator Iman Darmawan itu.

Dalam diskusi online bertajuk ”Bijak Bermedsos Tanpa Cyberbullying” itu, Widya juga menyebut, tindakan menyebarluaskan privasi tanpa diketahui orang yang bersangkutan juga termasuk perilaku perundungan. ”Termasuk tindakan dengan sengaja mempermalukan untuk merusak nama baik,” tegasnya.

Bijak bermedsos tanpa perundungan, menurut Widya, memiliki beberapa keuntungan. Di antaranya, keamanan privasi dan informasi pribadi terjaga, nyaman dalam mengakses informasi, memperoleh income atau penghasilan, dan terhindar dari perilaku buruk.

”Konsep internet safety membuat penggunanya lebih bijak dan berhati-hati dalam mengakses informasi di internet. Pengguna internet dapat memperoleh penghasilan melalui bisnis online maupun menjadi content creator. Bijak bermedsos dapat menghindarkan penggunanya dari perilaku buruk seperti cyberbullying, aksi pornografi, radikalisme, dan lainnya,” rinci Andi Widya Syadzwina di hadapan pelajar peserta diskusi virtual yang mengikuti acara lewat nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.

Sejumah sekolah menengah yang menggelar nobar diskusi online di wilayah Kabupaten Minahasa Utara dan sekitarnya, antara lain: SMPN 1 Dimembe, SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 3 Airmadidi, SMPN 1 Kalawat, SMP Advent Unklab Airmadidi, SMPN 4 Satu Atap Likupang Timur, SMPN 6 Satu Atap Likupang Barat, SMPN 2 Satu Atap Dimembe, SMPN 1 Talawaan, SMP Katholik Saint Johanis Laikit, dan SMPN 2 Kauditan. 

Dari sudut pandang berbeda, akademisi Universitas Paramadina Jakarta Septa Dinata menyebut beberapa contoh perilaku perundungan (bullying). Di antaranya, flaming dan trolling (menggoda atau menjebak), harassment (usikan), impersonasi dan catchfishing (berpura-pura menjadi orang lain), dan outing (menyebarkan rahasia).

”Lalu, tipu daya (trickery), yaitu berpura-pura ramah untuk meyakinkan seseorang agar mengungkapkan rahasia atau informasi yang memalukan, ekslusi, yakni dengan sengaja dan kejam mengekslusi seseorang dari diskusi atau grup daring, dan penguntitan (stalking),” jelas Septa Dinata. 

Sementara, Wakil Ketua Umum Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia Eko Prasetya mengatakan, edukasi dan pencegahan deteksi dini dapat mengakhiri perilaku cyberbullying. Selain itu, dukungan bagi korban dan intervensi orang lain juga sangat diperlukan.

”Bicaralah dengan seseorang: dorong korban untuk berbicara dengan seseorang yang dipercaya, seperti orang tua, guru, atau konselor. Dukungan emosional sangat penting, termasuk pelatihan bagi orang tua dan guru. Latih orang tua dan guru tentang bagaimana mengenali tanda-tanda cyberbullying dan cara penanganannya,” pungkas Eko Prasetya.

tvonenews

Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Minahasa Utara ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital. 

Sejak dimulai pada 2017, sampai dengan akhir 2023 program ini tercatat telah diikuti 24,6 juta orang. Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada 2018, penetrasi internet Indonesia tercatat berada di angka 64,8 persen. Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023.
(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral