News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditantang Perang, Banser dan Pagar Nusa: Kami Akan Tabayun, Tapi Kalau Mereka Serius ya Kami Siap Ladeni

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Pagar Nusa (PN) siap meladeni tantangan Garda Bansa. Namun sebelumnya pasti akan tabayun terlebih dahulu.
Senin, 2 September 2024 - 21:44 WIB
Kepala Satkornas Banser Gus Syafiq Syauqi
Sumber :
  • LTN PBNU

Jakarta, tvOnenews.com - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Pagar Nusa (PN) siap meladeni tantangan Garda Bansa. 

Meski begitu, Banser dan PN akan mengedepankan tabayun ke Ketua Umum DKN Garda Bangsa Tommy Kurniawan, menyusul pernyataannya yang menggertak Badan Otonom (Banom) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk perang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala  Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser Gus Syafiq Syauqi merasa, gertakan tersebut harus dipertanyakan maksud sebenarnya. 

Sehingga tidak menimbulkan persepsi yang membingungkan dan menyesatkan.

“Kami kemarin mendapatkan info ajakan perang itu. Tapi kami tidak mau gegabah, tidak ingin terpancing,” ujarnya.

“Kami, Banser dan Pagar Nusa meniatkan untuk tabayun ke Tommy. Biar kami paham duduk perkaranya, konteksnya bagaimana,” lanjut Gus Syafiq.

Apalagi menurutnya, gertakan perang tersebut timbul dari konflik yang saat ini membuat goyang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Jika itu karena konflik PKB, menurut Gus Syafiq, jangan tarik-tarik Banom NU ke dalamnya.

Gus Syafiq kemudian menyarankan, lebih baik Garda Bangsa menganggap ini sebagai koreksi atas perjalanan partai di bawah kepemimpinan Cak Imin selama belasan tahun dan agar membantu PKB untuk menyelesaikan masalahnya.

“Ansor ini ormas, tidak terlibat politik praktis. Kalau ngajak perang karena konflik internal partai malah aneh. Lebih baik Garda Bangsa bantu selesaikan masalah internal PKB, koreksi diri,” tandasnya.

Menurut Gus Syafiq, perintah yang diberikan oleh PBNU bukan kekuasaan, namun untuk menyuarakan hak dan wewenang kepemimpinan ulama.

Maka apapun bentuk penentangan terhadap aspirasi ini harus dilihat sudut hak dan wewenang ulama.

“Kami akan melapor kepada PBNU dan meminta perintah selanjutnya apa yang harus kami lakukan,” ujar Gus Syafiq.

“Apapun keadaannya. Kami minta semua kader dan anggota Ansor untuk tetap memegang teguh disiplin dan bertindak menurut komando pimpinan,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Umum Pagar Nusa (PN) Gus Nabil Haroen mengatakan kalau memang dalam proses tabayun benar Garda Bangsa mengajak perang Banom NU, pihaknya siap menerimanya.

“Kita lihat saat tabayun, kalau benar ya kita terima saja. Kalau mau konfrontasi fisik Banser dan Pagar Nusa siap-siap saja, kita borong. Tinggal Garda Bangsa tentukan tempatnya, kapan dan di mana,” ujarnya.

Kendati demikian, Gus Nabil dan Gus Syafiq sepakat akan melakukan konsultasi ke PBNU terlebih dahulu untuk meminta arahan dan pertimbangan untuk menanggapi hal tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan ke PBNU, minta penrtimbangan minta arahan. Kita satu komando,” imbuhnya.

Diketahui, sebagaimana diberitakan, Tommy mengatakan siap jika harus melawan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor. 

Tommy mengaku hal itu dilakukan dalam hal sikap dalam menjaga PKB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ya kami sebetulnya gini, risih juga kita harus menghadapi dengan keluarga sendiri,” katanya. 

“Tapi kami kalau memang itu diperlukan dan menang itu harus dilakukan, kami siap untuk menjaga Partai ini dengan cara apapun. Kalau memang harus perang, kita siap perang," sambungnya. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Satu Abad Sumpah Pemuda, RNPI ke-3 Jadi Wadah Generasi Muda Ikut Serta Membangun Bangsa

Jelang Satu Abad Sumpah Pemuda, RNPI ke-3 Jadi Wadah Generasi Muda Ikut Serta Membangun Bangsa

Rembuk Pemuda bakal menyelenggarakan Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) ke-3 pada 31 Oktober 2026.
BREAKING
NEWS
Buntut OTT Bupati Klaten, KPK Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah

Buntut OTT Bupati Klaten, KPK Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah

Operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turut menyeret petinggi lembaga pemeriksa keuangan negara. 
Soroti Perfroma Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Bilang Begini soal Duet Pemain Asing Baru Mega-Jordan

Soroti Perfroma Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Bilang Begini soal Duet Pemain Asing Baru Mega-Jordan

Duet pemain asing, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung dapat sorotan dari pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung usai laga perdana di KOVO Cup 2026
Tindak Lanjuti Instruksi Presiden Prabowo, Operasi Besar Narkoba Kapolri Tuai Dukungan Publik

Tindak Lanjuti Instruksi Presiden Prabowo, Operasi Besar Narkoba Kapolri Tuai Dukungan Publik

Aksi pemberantasan narkoba berskala besar yang digencarkan institusi kepolisian di berbagai simpul peredaran gelap menuai respons positif dari publik.
Top Skor KOVO Cup 2026, Kamis 15 Oktober: Zhong Hui dan Victoria Danchak Melesat Tembus Tiga Besar, Kandelan Kokoh di Puncak

Top Skor KOVO Cup 2026, Kamis 15 Oktober: Zhong Hui dan Victoria Danchak Melesat Tembus Tiga Besar, Kandelan Kokoh di Puncak

Top Skor KOVO Cup 2026, Kamis 15 Oktober setelah pertandingan terakhir di Pool A yang mempertemukan IBK Altos vs Red Sparks.
Resmi Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI, Segini Harta Kekayaan Jenderal Maruli Simanjuntak

Resmi Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI, Segini Harta Kekayaan Jenderal Maruli Simanjuntak

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Panglima TNI pada Kamis (15/10/2026). Berdasarkan laporan LHKPN KPK.

Trending

Islam Makhachev Dikabarkan Hadapi Carlos Prates di UFC 336, Jadi Main Event Perdana 2027

Islam Makhachev Dikabarkan Hadapi Carlos Prates di UFC 336, Jadi Main Event Perdana 2027

Islam Makhachev dikabarkan akan melawan Carlos Prates dalam laga utama UFC 336 pada 30 Januari 2027 di Toronto, Kanada. Duel ini berpotensi menjadi pertahanan.
Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam

Media Vietnam Sebut Gara-gara Penalti Peralta, Persib Buat Posisi Pelatih The Cong Viettel FC Terancam

Ketika Persib berhasil mempertahankan puncak klasemen Grup E dengan sapu bersih dua laga, The Cong Viettel FC belum mencatatkan kemenangan.
Kebakaran di Gunung Bromo Telan Korban Jiwa, Tiga Orang Dilaporkan Tewas

Kebakaran di Gunung Bromo Telan Korban Jiwa, Tiga Orang Dilaporkan Tewas

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, menelan korban jiwa.
Media Vietnam Resah Dengar Timnas Indonesia Berniat Naturalisasi Wonderkid Arsenal Demiane Agustien

Media Vietnam Resah Dengar Timnas Indonesia Berniat Naturalisasi Wonderkid Arsenal Demiane Agustien

Sebuah media Vietnam memperlihatkan reaksi resah dengan kabar bahwa Timnas Indonesia akan menambah pemain naturalisasi top. Demiane Agustien menjadi sorotan baru-baru ini.
Pengakuan Jujur Emil Audero soal Kabar Ketertarikan Juventus: Mereka Mempertimbangkan, Saya Menunggu

Pengakuan Jujur Emil Audero soal Kabar Ketertarikan Juventus: Mereka Mempertimbangkan, Saya Menunggu

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, berbicara soal kabar ketertarikan Juventus. Dia mengaku menunggunya pada bursa transfer musim panas lalu.
Reaksi Media Vietnam usai Persib Bandung Tumbangkan The Cong-Viettel di ACL 2, Akui Maung Bandung

Reaksi Media Vietnam usai Persib Bandung Tumbangkan The Cong-Viettel di ACL 2, Akui Maung Bandung

Media Vietnam menyoroti kekalahan The Cong-Viettel FC dari Persib Bandung dengan skor 0-1 pada laga kedua Grup E ACL 2 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat.
Emil Audero Berterima Kasih kepada Inter Milan, Sebut Juventus Sulit Menang

Emil Audero Berterima Kasih kepada Inter Milan, Sebut Juventus Sulit Menang

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, membandingkan dua tim elite Italia yang pernah dibela olehnya. Dia pernah memperkuat Juventus dan juga Inter Milan dalam kariernya.
Selengkapnya

Viral