News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Basarnas Gelar Simulasi SAR Gempa dan Tsunami di Pantai Anyer

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar simulasi SAR menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami di area mercusuar Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (19/10/2024).
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 15:43 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar simulasi SAR menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami di area mercusuar Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews,com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar simulasi SAR menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami di area mercusuar Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (19/10/2024). Kabasarnas  Marsdya TNI Kusworo hadir pada kegiatan yang melibatkan ratusan personel dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Banten, Kantor SAR Lampung, Satuan Udara (Satud), dan Potensi SAR tersebut. 

“Simulasi ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana gempa dan tsunami yang ada di wilayah Indonesia, terutama di daerah rawan gempa seperti Banten,” jelas Kabasarnas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabasarnas menambahkan, Banten menjadi daerah yang rawan terdampak gempa dan tsunami karena posisinya yang sangat dekat dengan zona subduksi aktif serta kerentanan infrastruktur dan masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut. Oleh karena itu, upaya SAR preventive, peringatan dini, dan peningkatan kesadaran masyarakat sangat penting untuk mengurangi dampak dari ancaman bencana. Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat dan simulasi operasi SAR tersebut sebagai respon Basarnas terhadap isu megathrust. Dengan simulasi dan pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya penggiat sector pariwisata lebih nyaman dengan mengutamakan aspek keselamatan.

Selain melibatkan ratusan personel, simulasi tersebut juga mengerahkan helikopter, paramotor, drone, dan peralatan ekstrikasi untuk penanganan Urban Search and Rescue (USAR). Skenario simulasi diawali dengan adanya peringatan gempa dan tsunami dari early warning system BMKG. Masyarakat yang sudah mendapatkan pelatihan SAR berinisiatif melaksanakan evakuasi mandiri, baik yang di darat maupun yang sedang melaut. 

Beberapa diantaranya memberikan pertolongan kepada warga lainnya yang terluka. Kantor SAR Banten bertindak cepat dengan mengerahkan seluruh personel dan peralatan darat, laut, dan udara yang ada untuk tindak awal. Selain itu, mereka juga melaksanakan koordinasi dengan Basarnas Command Center (BCC), Kantor SAR Lampung, dan Potensi SAR yang berada di Banten dan sekitarnya. Informasi yang diterima, terdapat sejumlah korban yang tertimpa reruntuhan bangunan. Ada juga yang mengalami kecelakaan mobil dan terjepit akibat panik. Tidak hanya itu, beberapa nelayan juga hanyut dan terombang-ambing di Pantai Anyar. 

Basarnas merespon informasi tersebut dengan cepat. Tim laut yang mengerahkan kapal negara (KN) SAR Basudewa dan Rigid Inflatable Boat (RIB)-02 Banten mengevakuasi korban-korban yang hanyut di laut. Tim udara dengan menggunakan paramotor dan drone juga melayang-layang di udara untuk searching (mencari) korban. Bersamaan dengan itu, helikopter Basarnas HR-3604 yang diterbangkan dari markas Satuan Udara (Satud) Atang Sendjaja (ATS) Bogor dengan membawa sejumlah rescuer dari Basarnas Special Group (BSG) ketika sampai lokasi langsung melaksanakan free jump (melompat dari helicopter) untuk menyelamatkan korban yang terombang-ambing di lautan lalu mengevakuasi korban dengan teknik hoisting ke helikopter. Sementara itu, tim darat melaksanakan evakuasi korban yang tertimbun reruntuhan dengan menggunakan teknik Collapse Strukture Search and Rescue (CSSR). Tidak hanya itu, tim darat lainnya berusaha membongkar sebuah mobil minibus dengan peralatan ekstrikasi untuk mengevakuasi korban yang terjepit dashboard mobil dengan teknik Vehicle Accident Rescue (VAR). 

Simulasi tersebut juga dihadiri jajaran forkopimda Banten, Kapolda Banten, Danrem 064 Maulana Yusuf, Kepala BPBD Provinsi Banten, Kadis Sosial Provinsi Banten, Kepala Distrik Navigasi I Kelas 1 Tanjung Priok, Direktur Polairud Polda Banten, Danlanal Banten, Bupati Serang, Kepala BMKG Tangerang, Kepala BMKG Serang, Kapolres Kota Cilegon, Dandim Kota Cilegon, Kepala BPBD Kabupaten Serang, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar simulasi SAR menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami di area mercusuar Desa Cikoneng, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Banten

Sementara dari Basarnas, hadir Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Basarnas Barukna, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin, Direktur Bina Potensi Basarnas Agus Haryono, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Marsma TNI Siswanta, Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah, Kepala Kantor SAR Banten Amrad, beserta jajaran. 

“Tujuan kegiatan ini untuk mengimplementasikan prosedur operasi SAR penanganan bencana gempa bumi dan tsunami, melatih kesiapsiagaan personel tim SAR, dan menguji kelaikan sarana dan prasarana yang digunakan,” jelas Noer Isrodin, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekedar informasi, sehari sebelum pelaksanaan simulasi, Direktorat Bina Potensi bersama Kantor SAR Banten melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Masyarakat yang tidak memahami SAR diberikan edukasi tentang teknik dasar SAR dan evakuasi mandiri sehingga jatuhnya korban jiwa saat terjadi kegawatdaruratan dapat diminimalisir. 

“Harapan kami, saat terjadi kegawatdaruratan, masyarakat mampu melaksanakan evakuasi mandiri sembari menunggu bantuan penyelamatan tiba di lokasi,” pungkas Agus Haryono, Direktur Bina Potensi Basarnas.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Langgar Perlintasan Kereta, Mobil Terlibat Insiden di Cilacap

Insiden kecelakaan mobil di perlintasan sebidang JPL 04 Kesugihan-Karangkandri, Kabupaten Cilacap, Rabu pagi, terjadi akibat pelanggaran pengguna jalan yang menerobos palang tertutup saat kereta api melintas.
Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.
Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Gelombang kritik tengah menghantam Ajax. Publik Belanda geram dengan Jordi Cruyff dan manajemen yang 'asal-asalan' pilih pemain usai datangkan Maarten Paes.
BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

Menlu RI, Sugiono menegaskan hingga kini BoP belum mengambil tindakan institusional maupun menjatuhkan sanksi resmi terhadap Israel, meski serangan ke Jalur Gaza terus berlanjut setelah pembentukan dewan tersebut.
Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka usai melakukan penggeledahan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT