News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Lansia 72 Tahun di Lampung Tengah, PN Gunung Sugih Diharap Jadi Cerminan Keadilan

Sidang kasus penggelapan mesin genet dengan terdakwa Kakek Lansia 72 tahun sudah memasuki agenda Duplik dari Penasehat Hukum.
Rabu, 4 Desember 2024 - 20:21 WIB
Sidang Kasus Lansia 72 Tahun di Lampung Tengah
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang kasus penggelapan mesin genet dengan terdakwa Kakek Lansia 72 tahun sudah memasuki agenda Duplik dari Penasehat Hukum.

Alvin Lim selaku Penasehat Hukum Terdakwa dalam keterangannya menyatakan dalam agenda Duplik, tim penasehat hukum terdakwa menolak semua isi replik dari JPU. Karena dia menduga perkara terhadap MS itu merupakan upaya kriminalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejak kapan di negeri ini orang menjual dan memindahkan barang sendiri bisa dipidana, ini aneh dan menggelitik dalam penegakan hukum" kata Alvin dalam keterangannya, Rabu (4/12/2024).

Alvin Lim juga mengungkapkan sejumlah alasan mengapa dia menduga kasus yang menjerat MS merupakan upaya Kriminalisasi. Pertama ada beberapa keterangan di BAP pada tingkat kepolisian ketika ditanyakan lagi pada saksi dipersidangan ternyata keterangan berbeda jauh dengan isi BAP saksi.

“Nah kok bisa berbeda keterangannya padahal pertanyaan sama, ini jadi pertanyaan bagi kami dari mana Penyidik mendapat keterangan dalam BAP berarti bisa jadi pada tingkat kepolisian ini pertanyaan dan jawaban sudah didesain dalam upaya Kriminalisasi klien kami" tambahnya 
Sementara itu, Advokat lainnya, Nathaniel Hutagaol, juga mengaku heran bagaimana sebuah kejadian yang sudah lebih dari 20 tahun, dipaksakan untuk menjerat istri dari kliennya.

“Apakah penyidik dan kejaksaan tidak paham tentang kedaluarsa suatu perkara,  atau kami duga lagi mereka pura pura tidak paham demi menjerat istri klien kami,” ujarnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Advokat Tua Parningotan Ambarita juga menerangkan bahwa saat ini tim kuasa hukum MS hanya berharapp kepada Hakim PN Gunung Sugih untuk menegakkan keadilan.

“Kami meyakini Hakim di Pengadilan negeri gunung sugih bisa melihat perkara dengan nurani seorang pengadil yang dimuliakan, jangan dibuat penegakan hukum jadi mainan para oknum dan menyesengsarakan rakyat, maka kami percaya Hakim Pengadilan Negeri Sugih ada dijalan keadilan," ucapnya. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral