News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UMKM Pontianak hingga Pimred Jadi Korban Penipuan Pajak, Rp74 Juta Lenyap dalam Sekejap!

Kasus penipuan bermodus pajak kembali mencuat, kali ini menimpa dua pelaku UMKM di Pontianak, yakni Tut Wuri Handayani dan Robby.
Kamis, 19 Desember 2024 - 16:23 WIB
UMKM Pontianak Hingga Pimred Jadi Korban Penipuan Pajak, Rp74 Juta Lenyap dalam Sekejap!
Sumber :
  • tim tvOne - Tut Wuri

Pontianak, tvOnenews.com – Kasus penipuan bermodus pajak kembali mencuat, kali ini menimpa dua pelaku UMKM di Pontianak, yakni Tut Wuri Handayani dan Robby. 

Kedua korban kehilangan uang dalam jumlah besar melalui skema yang memanfaatkan celah keamanan perbankan dan data pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tut Wuri, seorang pengusaha UMKM, mengaku kehilangan Rp74 juta dari rekeningnya di Bank Kalbar. 

Kejadian itu bermula pada Selasa (17/12) sore, saat ia dihubungi seseorang yang mengaku sebagai petugas pajak dari KPP Jakarta Selatan. 

Dengan meyakinkan, pelaku mengirimkan data pajak perusahaan, mulai dari nama, NPWP, NIK, hingga email, membuat Tut Wuri percaya bahwa pelaku adalah pihak resmi.

tvonenews

"Awalnya dia mengarahkan saya untuk mengunduh aplikasi bernama m.Pajak. Namun, proses pengunduhan terhenti dan dilanjutkan esok hari. Saya baru menyadari uang saya lenyap setelah mengecek saldo m-banking malam harinya," ujarnya, Kamis (19/12/2024).

Pelaku diduga menggunakan metode canggih untuk meretas rekening Tut Wuri, memindahkan dana melalui berbagai saluran, seperti rekening bank, GOPAY, OVO, hingga QRIS. Total 11 transaksi dilakukan hingga saldo korban habis.

- Modus Serupa, Rp20 Juta Milik Pimred Media Lokal Ikut Raib

Robby, yang merupakan satu di antara Pimred medai lokal juga menjadi korban dengan modus serupa. Pelaku mengaku sebagai petugas pajak dari KPP Pratama Kubu Raya dan meminta Robby mengunduh aplikasi pajak.urdin.cc. Aplikasi ini ternyata berfungsi untuk kloning data dari ponsel korban, termasuk akses ke rekening bank.

"Saya juga diminta mentransfer Rp12 ribu untuk biaya meterai online. Ternyata, itu pintu masuk untuk menguras dana dari tiga rekening saya. Total kerugian sekitar Rp20 juta," ungkapnya.

Robby mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap panggilan atau pesan dari oknum yang mengatasnamakan petugas pajak. 

"Jangan mudah percaya dan hindari menyimpan dana di layanan perbankan dengan keamanan IT yang lemah, terutama pada aplikasi mobile banking," tambahnya.

- Lemahnya Keamanan Data Pajak Disorot

Kedua korban menyesalkan lemahnya perlindungan data pajak yang diduga menjadi celah utama bagi pelaku untuk menjalankan aksinya. 

Tut Wuri berharap pihak terkait, termasuk Bank Kalbar dan kepolisian, dapat mengusut tuntas kasus ini dan meningkatkan perlindungan terhadap nasabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polda Kalbar bagian Cyber Crime Ditkrimsus. 

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap kejahatan siber yang semakin canggih. (twh/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Namanya Terseret dalam Kasus Dugaan Penipuan Emas, Kirana Larasati: Saya Hanya Brand Ambassador

Artis indonesia, Kirana Larasati menjadi sorotan di tengah kasus dugaan penipuan emas. Hal tersebut menuai perhatian publik, berikut klarifikasinya.
Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Menengok Hunian Baru Warga Terdampak Rempang Eco-City di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi bersama BP Batam dan instansi terkait mempercepat penataan permukiman di Tanjung Banon, Pulau Rempang. Pada tahap ini, pemerintah fokus membangun 350 unit rumah permanen bagi warga terdampak.
Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Legenda Manchester United Ryan Giggs Kritik Kebiasaan Pesepak Bola Modern: Bagi Saya Itu Aneh

Ryan Giigs menilai gestur berpelukan tersebut sangat berbeda dengan budaya persaingan yang dirasakannya ketika masih aktif bermain.
Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Besar Guncang Panana, Kekuatan Magnitudo 7,7 dan Kedalaman 12,6 Kilometer

Gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Panama bagian selatan, Jumat (9/10/2026) waktu setempat. Titik gempa yang mengguncang Panama berada di sekitar 12 kilometer barat laut Pitaloza Arriba dengan kedalaman 12,6 kilometer.
Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Nasi Goreng Jadi Hiburan Maverick Vinales di Tengah Kecemasan Penampilan Jelang MotoGP Mandalika

Maverick Vinales menyebut nasi goreng sebagai salah satu kuliner yang paling berkesan selama berada di Indonesia.
Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Pajak Kendaraan Bermotor Dibayar Tiap Tahun, Ini yang Perlu Anda Ketahui soal Penggunaan Dananya

Ke mana hasil Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) digunakan? Simak aturan DKI Jakarta yang mengalokasikan minimal 10 persen penerimaan untuk jalan dan transportasi

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral