GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekejaman Hercules Cs di Masa Lalu, Pernah Acak-acak RS, Bikin Karyawan Trauma, Ada yang Dibogem Bibirnya Sampai Berdarah

Kisah masa lalunya kembali mencuat dan menjadi sorotan setelah Hercules ramai diperbincangkan oleh banyak orang, terutama setelah Gatot Nurmantyo muncul untuk..
Kamis, 8 Mei 2025 - 13:58 WIB
Ketua Umum GRIB, Rosario de Marshall alias Hercules yang dikenal juga sebagai preman legendaris Tanah Abang
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Istimewa

tvOnenews.com - Sosok Rosario de Marshall atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hercules, sudah lama melekat sebagai sosok preman legendaris yang penuh kontroversi. 

Kisah masa lalunya kembali mencuat dan menjadi sorotan setelah Hercules ramai diperbincangkan oleh banyak orang, terutama setelah Gatot Nurmantyo mengekspresikan kemarahannya akibat sang preman dianggap menghina Jenderal (Purn) Sutiyoso dengan sebutan Jenderal 'bau tanah'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rosario de Marshal alias Hercules
Rosario de Marshal alias Hercules
Sumber :
  • Dhoni Setiawan-Antara

 

Kembali pada kisah sang preman, bukan tanpa alasan Hercules begitu ditakuti pada masanya. 

Ia dikenal sebagai preman dengan nyali besar, tak segan bertindak keras, dan kerap kali membuat banyak orang enggan berurusan dengannya.

Salah satu kisah yang paling menggemparkan adalah saat Hercules mengacak-acak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) kejadian yang hingga kini masih tercatat dalam sejarah kelam rumah sakit tersebut.

Kisah ini diungkap dalam buku Indonesia X-Files (2013), karya ahli forensik Dr. Munim Idries.

Dalam buku itu, disebutkan bahwa Hercules datang bersama puluhan orang ke RSCM dengan penuh amarah. 

Mereka membuat ruang bedah porak-poranda, bahkan membobol lemari pendingin di rumah sakit tersebut.

Cover buku X-Files (terbitan tahun 2013) karya ahli forensik Munim Idries
Cover buku X-Files (terbitan tahun 2013) karya ahli forensik Munim Idries
Sumber :
  • Istimewa

 

Apa Penyebabnya Hercules Sampai Se-murka itu?

Saat itu, mereka tak terima dengan kondisi jenazah Fernando Helio Prada, rekan Hercules sesama asal Timor-Timur yang penuh jahitan setelah diautopsi.

Adapun Fernando tewas akibat luka tusuk di bagian punggung, setelah terlibat cekcok dengan dua pemuda bernama Rifani dan Andi di Kafe Bengkel, Jalan Sudirman, pada Senin, 30 Oktober 2000. 

Saat itu, Fernando yang bekerja sebagai petugas parkir dan keamanan, masuk ke sebuah mobil Toyota Kijang yang berisi kedua pelaku. 

Di dalam mobil itulah, Fernando ditikam dan akhirnya tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pertamina Kebayoran Baru.

Keesokan paginya, jasad Fernando dipindahkan ke RSCM untuk diautopsi atas permintaan polisi. 

Namun, hasil autopsi tersebut memicu kemarahan rekan-rekannya, yang menduga organ tubuh Fernando dicuri tanpa persetujuan keluarga.

Puncaknya terjadi pada Selasa, 31 Oktober 2000, sekitar pukul 12.30 WIB, ketika Hercules dan rombongannya mendatangi RSCM. 

Mereka memprotes autopsi yang dilakukan oleh dr. Agus, menuduh prosedurnya dilakukan tanpa izin.

Meskipun pihak rumah sakit telah menyatakan bahwa autopsi dilakukan dengan seizin keluarga, kemarahan massa tidak mereda. 

Ketegangan memuncak saat Hercules tiba dan memaksa masuk ke ruang kerja para dokter.

Dr. Mun'im Idries, yang juga pernah menangani kasus Munir, mencoba menenangkan Hercules dan menjelaskan bahwa tidak ada organ yang hilang, namun, upaya itu sia-sia. 

Ia justru dijadikan sandera dan dipaksa membuka kembali jahitan pada tubuh Fernando.

Agus Purwadianto, kakak dari Menteri Keuangan Sri Mulyani yang juga seorang dokter forensik turut mencoba menjelaskan prosedur medis yang dilakukan. 

Namun, naas, ia justru dipukul hingga bibirnya berdarah.

Kekacauan ini membuat pihak rumah sakit langsung menghubungi polisi. 

Aksi brutal itu berdampak panjang, para dokter forensik di RSCM melakukan mogok kerja selama tiga hari karena trauma.

Akhirnya, Hercules dan tiga orang rekannya ditangkap dan diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Pada 20 Desember 2000, mereka dijatuhi hukuman 2 bulan penjara. (abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank
Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Erick Thohir menyebut Piala Presiden 2026 sebagai bukti sepak bola mampu mempersatukan bangsa lewat kompetisi akar rumput yang diikuti 64 klub Liga 4 daerah.
Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

MPR RI menjelaskan status dua juri LCC 4 Pilar yang dinonaktifkan usai polemik SMAN 1 Pontianak. Bukan dicopot dari jabatan.
Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Tobias Ginanjar meminta Bobotoh introspeksi usai Persib Bandung didenda Rp3,5 miliar dan dihukum laga kandang AFC tanpa penonton di kompetisi Asia.
Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Park Hang-seo dikabarkan segera comeback ke Thailand dengan bayaran fantastis, eks rival Shin Tae-yong itu bisa memimpin proyek ambisius klub Thai League 2.
Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan hijrah Clara Shinta kembali dikulik publik usai dirinya diduga terlihat tanpa hijab di kelab malam Jakarta Selatan bersama Jule.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral