News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Om Bethel Tantang Hercules Duel Sarung, Aktivis Adat asal Makassar Itu Secara Terbuka Bilang Begini

Panasnya konflik antara Hercules Rosario dan kalangan purnawirawan TNI terus merembet ke berbagai penjuru tanah air. Kali ini sorotan tertuju pada sosok Om Bethel, seorang aktivis adat asal Makassar
Kamis, 8 Mei 2025 - 14:56 WIB
Om Bethel Tantang Hercules Duel Sarung, Aktivis Adat asal Makassar Itu Secara Terbuka Bilang Begini
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Panasnya konflik antara Hercules Rosario Marshal dan kalangan purnawirawan TNI terus merembet ke berbagai penjuru tanah air. Kali ini sorotan tertuju pada sosok Om Bethel, seorang aktivis adat dan pengacara asal Makassar yang secara terbuka menantang Hercules untuk berduel satu lawan satu.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Om Bethel dengan penuh emosi mengecam pernyataan Hercules yang sebelumnya dianggap telah menghina Letjen (Purn) Sutiyoso seorang mantan Danjen Kopassus sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya penghinaan terhadap jenderal purnawirawan sama saja dengan mencederai harga diri bangsa.

“Jangan coba-coba menghina para jenderal republik ini. Mereka sudah memberikan hidupnya untuk Indonesia. Apa yang pernah kamu sumbangkan untuk negara ini?” ucap Om Bethel tegas.

Siapa Om Bethel?

Om Bethel aktivis adat asal Sulawesi tantang Hercules
Om Bethel aktivis adat asal Sulawesi tantang Hercules
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Om Bethel memiliki nama asli Andi Jamal Kamaruddin Daeng Masiga. Ia bukan tokoh sembarangan di Sulawesi Selatan. 

Selain dikenal sebagai aktivis adat yang memperjuangkan wilayah Kerajaan Tallo melalui organisasi Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI), ia juga aktif sebagai pengacara dan pendamping hukum masyarakat kecil, termasuk korban mafia tanah di Gowa.

Sebagai alumni Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Om Bethel memiliki reputasi vokal dalam membela nilai-nilai keadilan dan adat istiadat. 

Tak heran, ketika marwah para jenderal direndahkan oleh Hercules, ia merasa terpanggil untuk bersuara bahkan menantang langsung.

Dengan gaya khas Bugis-Makassar yang berani, Om Bethel menantang Hercules untuk menyelesaikan persoalan secara jantan.

Rosario de Marshal alias Hercules
Rosario de Marshal alias Hercules
Sumber :
  • Dhoni Setiawan-Antara

 

“Saya Om Bethel akan mencari kamu. Saya tantang kamu duel satu lawan satu di dalam sarung. Kalau kamu merasa kebal, saya akan uji kekebalanmu,” ucapnya dalam video tersebut.

Menariknya tantangan itu disebut bukan sebagai bentuk ancaman melainkan panggilan moral. 

Menurut Om Bethel penghinaan terhadap jenderal tidak bisa dibiarkan begitu saja dan sebagai warga negara ia merasa bertanggung jawab menjaga kehormatan para abdi negara yang telah berjuang mempertaruhkan nyawa demi Indonesia.

“Ini bukan ancaman. Ini panggilan harga diri. Hadapi saya sebagai pribadi, jangan sembunyi di balik siapa pun, apalagi Presiden Prabowo,” tegasnya lagi.

Hercules saat diwawancarai oleh Karni Ilyas
Hercules saat diwawancarai oleh Karni Ilyas
Sumber :
  • YouTube/Karni Ilyas Club

 

Pesan untuk Hercules: Jangan Berlindung di Balik Nama Besar

Om Bethel juga memperingatkan agar Hercules tidak membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto yang saat ini menjabat kepala negara sekaligus pernah memimpin Hercules di masa lalu sebagai komandan di Timor Timur.

“Jangan kau berlindung di balik nama Prabowo. Ini bukan soal politik. Ini soal kehormatan,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan ini mendapat dukungan dari sejumlah kelompok adat dan simpatisan Om Bethel yang melihat sikapnya sebagai representasi perlawanan terhadap arogansi yang kerap mengatasnamakan kekuatan jalanan.

Konflik antara Hercules dan purnawirawan seperti Sutiyoso serta kemarahan dari tokoh seperti Letjen Yayat Sudrajat, kini mendapat dimensi baru dengan masuknya tokoh adat seperti Om Bethel. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral