News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursah Zarnubi Nahkodai Apkasi, Soroti Desentralisasi dan Pendidikan

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Apkasi untuk periode 2025-2030 dalam Munas VI Apkasi yang digelar di Minahasa Utara, Jumat, 30 Mei 2025.
Selasa, 3 Juni 2025 - 11:57 WIB
Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi menyerahkan potongan tumpeng kepada Wamendagri Ribka Haluk di syukuran HUT ke-25 Apkasi.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Apkasi untuk periode 2025-2030 dalam Munas VI Apkasi yang digelar di Minahasa Utara, Jumat, 30 Mei 2025. Ia memenangkan jabatan tersebut secara aklamasi, didampingi Joune Ganda, Bupati Minahasa Utara, sebagai Sekretaris Jenderal Apkasi.

Momentum Munas kali ini terasa istimewa, bertepatan dengan peringatan 25 tahun berdirinya Apkasi. Kepala Kantor Staf Presiden, AM Putranto, membuka acara secara resmi, menandai babak baru bagi organisasi yang menaungi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desentralisasi, Otonomi Daerah, dan Pendidikan

Dalam pidato perdananya, Bursah menyoroti tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah, terutama dalam kewenangan anggaran yang semakin terbatas.

"Hak-hak pemerintah daerah banyak direnggut pusat. Untuk dana operasional saja sulit. Otonomi daerah jangan hanya jadi slogan," tegasnya.

Ia bahkan menyinggung minimnya dukungan anggaran bagi kepala daerah, dengan menyebut bahwa gajinya sebagai bupati hanya Rp 5,7 juta. Menurutnya, kondisi ini berisiko melemahkan efektivitas pemerintahan sekaligus membuka celah bagi praktik korupsi.

Tak hanya soal anggaran, pendidikan dasar gratis menjadi salah satu program yang diperjuangkan Apkasi di bawah kepemimpinan Bursah. Ia berkomitmen mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar bisa berjalan lebih efektif di tingkat kabupaten.

"Program MBG mestinya sudah berjalan lebih cepat, tapi koordinasi dengan pemerintah kabupaten masih minim. Kami siap menghibahkan lahan untuk fasilitas penunjang," ujarnya.

Wamendagri Ribka Haluk menyerahkan pataka kepada Ketua Umum Apkasi Masa Bhakti 2025-2030, Bursah Zarnubi di ajang Munas VI Apkasi Tahun 2025.
Wamendagri Ribka Haluk menyerahkan pataka kepada Ketua Umum Apkasi Masa Bhakti 2025-2030, Bursah Zarnubi di ajang Munas VI Apkasi Tahun 2025.
Sumber :
  • Istimewa

 

Formasi Baru Apkasi

Sebagai tuan rumah Munas VI, Joune Ganda yang ditetapkan sebagai Sekjen Apkasi mengungkapkan apresiasinya atas jalannya proses pemilihan.

"Terima kasih atas kepercayaan kepada Minahasa Utara. Munas berlangsung dengan baik," kata Joune.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, yang turut hadir dalam Munas, berharap kepemimpinan baru di Apkasi bisa memperkuat koordinasi antara daerah dan pusat.

"Apkasi adalah penyambung suara daerah kepada pemerintah pusat. Semoga kepemimpinan baru bisa memperkuat soliditas antar kepala daerah," ujarnya sebelum menutup acara secara resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai prosesi Munas, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukuran HUT ke-25 Apkasi dan penyerahan cinderamata mata kepada Sutan Riska Tuanku Kerajaan selaku Ketua Umum Apkasi periode sebelumnya.

Selanjutnya, Bursah dan Joune bersama tim formatur akan menyusun Dewan Pengurus Apkasi dalam waktu maksimal 30 hari ke depan, menyiapkan arah baru bagi organisasi dalam lima tahun ke depan.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Bisa Turunkan Starting XI Full Pemain Keturunan Eks Liga Eropa di Piala AFF 2026: Thom Haye Jadi Tumpuan Garuda

Timnas Indonesia Bisa Turunkan Starting XI Full Pemain Keturunan Eks Liga Eropa di Piala AFF 2026: Thom Haye Jadi Tumpuan Garuda

Timnas Indonesia berpeluang menurunkan starting XI yang seluruhnya diisi pemain keturunan eks Liga Eropa pada Piala AFF 2026. Kondisi ini membuka harapan baru.
Pelajar Tewas Kecelakaan Tunggal karena Jalan Berlubang, Pramono Minta Dinas Bina Marga Perbaiki Tanpa Tunggu Musim Kemarau

Pelajar Tewas Kecelakaan Tunggal karena Jalan Berlubang, Pramono Minta Dinas Bina Marga Perbaiki Tanpa Tunggu Musim Kemarau

Buntut pelajar tewas setelah alami kecelakaan tunggal gara-gara jalan berlubang di Matraman, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta perbaikan jalan segera.
Francesco Bagnaia Sepakat dengan Jorge Lorenzo soal Masa Depan di MotoGP

Francesco Bagnaia Sepakat dengan Jorge Lorenzo soal Masa Depan di MotoGP

Francesco Bagnaia sepakat bahwa penilaian terhadap pembalap MotoGP sangat ditentukan oleh hasil terbaru di lintasan.
Exco PSSI Konfirmasi Sanksi AFC untuk Timnas Futsal Indonesia, Siap Ambil Langkah Ini

Exco PSSI Konfirmasi Sanksi AFC untuk Timnas Futsal Indonesia, Siap Ambil Langkah Ini

Timnas Futsal Indonesia sejatinya berhasil menorehkan berbagai sejarah di kancah Asia. Berbagai rekor pun tercipta, termasuk penampilan perdana di final Piala Asia sepanjang keikutsertaan.
Update Nasib Bupati Pati di KPK, Budi Prsetyo sebut Alasan Perpanjang Penahanan Sudewo

Update Nasib Bupati Pati di KPK, Budi Prsetyo sebut Alasan Perpanjang Penahanan Sudewo

Update kabar nasib Bupati Pati nonaktif, Sudewo yang kena OTT KPK, semakin menyedot perhatian publik. Pasalnya, KPK menyebutkan alasan terkait masa penahanan
Halau Tongkang Hanyut dan Selamatkan Kapal Patroli, PHE ONWJ Sukses Hindari Insiden Laut

Halau Tongkang Hanyut dan Selamatkan Kapal Patroli, PHE ONWJ Sukses Hindari Insiden Laut

Dalam kurun waktu sepekan, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan kesigapan dalam mengelola risiko operasional di tengah laut lepas, baik dalam menjagaaset vital negara maupun merespons panggilan kemanusiaan.

Trending

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Berikut profil sosok Diva Siregar, model sekaligus aktris sinetron Takdir Cinta yang Kupilih mengalami kecelakaan di ruas Tol Jagorawi Km 24, Sabtu (7/2/2026).
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga pelajar pelaku penyiraman air keras ke pelajar lainnya di Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ternyata tidak saling mengenal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT