GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kubu Pelapor Geram Terkait Pengusutan Dugaan Kasus Pencurian Buah Sawit di Polres Padang Lawas

Kuasa hukum Durbaya Purba, Poltak Silitonga mendatangi Polda Sumatera Utara (Sumut) berkaitan dengan kasus laporan pihaknya berupa dugaan pencurian buah sawit dengan terlapor AL serta rekannya.
Minggu, 3 Agustus 2025 - 02:06 WIB
Kubu Pelapor Geram Terkait Pengusutan Dugaan Kasus Pencurian Buah Sawit di Polres Padang Lawas
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum Durbaya Purba, Poltak Silitonga mendatangi Polda Sumatera Utara (Sumut) berkaitan dengan kasus laporan pihaknya berupa dugaan pencurian buah sawit dengan terlapor AL serta rekannya.

Kedatangan Poltak ditengarai pelaksanaan gelar perkara khusus kasus yang dilaporkan pihaknya oleh Bagian Pengawasan Penyidikan (Bagwassidik) Polda Sumut pada Jumat (1/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak sah gelar perkara khusus pencurian buah sawit Di Bagwassidik Polda Sumut karena terkesan dipaksakan tanpa kehadiran pelapor. Padahal pelapor sudah mengirim surat minta jadwal ulang karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal, tidak digubris Bagwassidik," kata Poltak kepada awak media, Jakarta, Sabtu (2/8/2025).

Poltak mengaku geram atas tak gelar perkara khusus yang dilakukan tanpa kehadiran pihaknya itu.

Bahkan, ia mensinyalir adanya upaya SP3 terkait kasus dugaan pencurian buah sawit yang dilaporkan oleh kubunya tersebut.

Padahal, kata Poltak, pihaknya turut serta telah memberikan beragam bukti adanya dugaan tindak pencurian buah sawit yang terjadi oleh terlapor tersebut.

"Kasus pencurian yang berulang yang sudah dilaporkan oleh Durbaya Purba menantu Lasma siregar dengan terlapor AL dkk di kebun sawit milik korban Lasma Siregar kami dengar dipaksa diarahkan penyidik untuk SP3 dengan alasan yang dibuat-buat padahal saksi saksi yang melihat pencurian sudah lengkap, atas hak kebun sawit Lasma Siregar lengkap video dokumentasi pencurian dan semua sudah diserahkan kepada penyidik," katanya.

Poltak menuturkan laporan dugaan pencurian telah teregister dengan Nomor LP/B115/IV/2025/SPKT/POLRES PADANG LAWAS/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 26 April 2025.

Saat itu, pihaknya pun turut mencurigai adanya ketidaknetralan penanganan kasus yang dilaporkan ke Polres Padang Lawas tersebut.

Alhasil, pihak pelapor pun meminta perkara tersebut ditangani Polda Sumut dengan tujuan netralitas dan keprofesionalan.

"Sehingga terlapor bersurat ke Polda Sumut dengan membuat surat permintaan gelar perkara khusus tanggal 25 Juni 2025 ke Bagwassidik Polda Sumut," kata Poltak.

"Akan tetapi permintaan gelar perkara khusus tersebut tidak ditanggapi oleh Bagwasiidik dan tidak menyetujui permintaan gelar perkara khusus dari pelapor," sambungnya.

Poltak menjelaskan sebelum digelarnya gelar perkara khusus itu, pihaknya telah terlebih dahulu membuat laporan di Mabes Polri terkait perkara yang dilaporkannya tak kunjung mendapat kejelasan.

Alhasil, secara mengejutkan Polres Padang Lawan mengirimkan undangan gelar perkara khusus kepada pihak terlapor termasuk Poltak dengan jadwal pada Jumat (1/8/2025).

"Kami memohon penjadwalan ulang gelar perkara khusus tersebut ditunda dua minggu ke depan dengan surat resmi dan diterima di Polres dan Polda pada tanggal 31 Juli 2025 namun tidak digubris dan tidak dijawab," kata Poltak.

"Tanpa sepengetahuan dari pelapor, Polres Padang Lawas dan Bagwassidik tetap melakukan gelar perkara tanpa kehadiran pelapor, saksi pelapor, penasehat hukum pelapor. Hanya dihadiri terlapor dan pengacara terlapor pada tanggal 1 Agustus 2025," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poltak pun mengaku pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait adanya gelar perkara khusus yang dinilai dipaksakan tersebut.

"Kami akan melaporkan tindakan tindakan aparat penegak hukum penyidik yang tidak sesuai aturan hukum ke Mabes Polri. Kami memohon kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Sumut mau bertindak tegas terhadap anggotanya yang telah mencoreng institusi Polri di mata masyarakat," katanya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -
AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

AVC Champions League 2026: Libero JTEKT Stings Aichi Ungkap Biang Keroek Kekalahan Mereka atas Foolad Sirjan Iranian

Langkah wakil dari Jepang di gelaran AVC Champions League 2026 yakni JTEKT Stings Aichi dipastikan gagal melaju ke babak final setelah kalah dari Foolad Sirjan.
Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Ramalan Asmara Weton Tanggal 17 Mei 2026, Apakah Neptu Anda Masuk Daftar yang Beruntung Soal Cinta Besok?

Berdasarkan perhitungan Primbon Jawa, berikut lima weton yang diprediksi akan mandi keberuntungan dalam hal asmara esok hari pada tanggal 17 Mei 2026.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral