GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Review Film Abadi Nan Jaya, Ketika Keabadian Membawa Petaka

Di tangan Kimo Stamboel, Abadi Nan Jaya bukan sekadar film zombie, ia adalah kisah tentang keserakahan dan obsesi manusia terhadap “keabadian.” 
Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:14 WIB
Film Original Netflix Abadi Nan Jaya
Sumber :
  • Netflix

Jakarta, tvOnenews.com - Di tangan Kimo Stamboel, Abadi Nan Jaya bukan sekadar film zombie, ia adalah kisah tentang keserakahan dan obsesi manusia terhadap “keabadian.” 

Dengan narasi cerdas, Kimo memadukan konflik keluarga dan wabah zombie dalam latar budaya pedesaan dekat Yogyakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya tempelan semata, unsur lokal begitu lekat dengan elemen jamu tradisional sebagai pemicu wabah, musik dangdut, suasana kampung, dan elemen mistis pedesaan, yang semua membuat horornya terasa lebih dekat dengan penonton Indonesia.

Tidak hanya itu, koreografi zombie dan efek riasannya juga pantas diapresiasi. Gerak tubuh zombie yang berbeda-beda, penggunaan prostetik, dan latar kampung yang mendukung ciri khas lokal juga dimanfaatkan sangat baik.

Secara teknis, Abadi Nan Jaya menunjukkan salah satu pencapaian sinematografi horor lokal yang paling rapi dalam beberapa tahun terakhir. 

Film ini mengisahkan sebuah keluarga pengusaha jamu tradisional di sebuah desa dekat Yogyakarta. Akibat ambisi sang ayah memperkenalkan ramuan baru, hal itu justru memicu wabah zombie. Penduduk desa satu per satu berubah menjadi makhluk mengerikan dan keluarga tersebut harus bertahan hidup sambil mencari cara menghentikan penyebaran wabah tersebut sebelum semuanya terlambat.

Karakter-karakter dalam film ini membawa beban moral yang berat. Donny Damara tampil kuat sebagai kepala keluarga yang menolak menyerah pada usia, terjebak dalam mitos keabadian yang ia ciptakan sendiri. 

Sementara Mikha Tambayong dan Eva Celia mampu menghadirkan chemistry yang mendukung konflik keluarga. 

Namun demikian, beberapa karakter sampingan terasa kurang berkembang karena fokus utama film inii memang ke horor dan ketegangan dramatis.

Jika film zombie biasanya berlari dengan nafas pendek, Abadi Nan Jaya justru berjalan perlahan, menegangkan, tanpa jump scare murahan. Penonton juga dibuat berpikir mana yang lebih menyeramkan antara mayat hidup atau hubungan keluarga yang sudah lama mati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik keindahan visual dan kedalaman tematiknya, film ini masih menanggung beban yang sama seperti banyak karya ambisius lainnya yaitu terlalu banyak hal ingin diceritakan. 

Pacing film sedikit mengalami kendala terutama pada bagian transisi dari konflik keluarga ke ledakan wabah yang agak tergesa-gesa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.
Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Alun-alun Karawang Bikin Candu, Dedi Mulyadi Siap-siap bakal Sulap Jalan Tuparev Jadi Kota Tua Pelatan Cinta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) akan menata kawasan Alun-alun Karawang, khusus di Jalan Tuparev. Area ini diubah konsep Kota Tua penuh pelataran cinta.
Singgung Makna Jabatan, Sherly Tjoanda: Jika Hanya 1 Periode Biarkan 5 Tahun Kita Bermanfaat Buat Banyak Orang

Singgung Makna Jabatan, Sherly Tjoanda: Jika Hanya 1 Periode Biarkan 5 Tahun Kita Bermanfaat Buat Banyak Orang

Singgung makna jabatan kepala daerah, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda: Jika hanya 1 periode, biarkan 5 tahun itu kita bermanfaat buat banyak orang.
Mulai 16 Juni 2026, Jakarta Buka Rute Penerbangan Langsung dari Kelantan

Mulai 16 Juni 2026, Jakarta Buka Rute Penerbangan Langsung dari Kelantan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan, Mohd Nassuruddin Daud, di Balai Kota Jakarta pada hari ini.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral