GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teknologi AI Makin Cerdas dan Cepat! Inilah Solusi Revolusioner untuk Bangun Kecerdasan Buatan yang Real-Time dan Kaya Konteks

Salah satu tantangan terbesar bidang teknologi adalah membangun AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami konteks dari setiap peristiwa yang terjadi
Kamis, 30 Oktober 2025 - 23:37 WIB
Ilustrasi Teknologi AI Makin Cerdas dan Cepat! Inilah Solusi Revolusioner untuk Bangun Kecerdasan Buatan yang Real-Time dan Kaya Konteks
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam dunia teknologi yang bergerak cepat, perusahaan dituntut untuk mampu mengelola data secara real-time agar bisa menciptakan sistem kecerdasan buatan (AI) yang responsif dan relevan. 

Salah satu tantangan terbesar adalah membangun AI yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami konteks dari setiap peristiwa yang terjadi. Tanpa data yang mengalir secara dinamis dan real-time, AI akan kesulitan membuat keputusan yang akurat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, inovasi solusi baru untuk mempercepat pembangunan AI kontekstual kini menjadi fokus utama bagi banyak perusahaan teknologi global. AI yang kaya konteks tidak hanya mengandalkan kemampuan komputasi, tetapi juga membutuhkan fondasi data yang kuat dan terus diperbarui. 

Melansir dari berbagai sumber, data real-time memungkinkan sistem AI untuk belajar, beradaptasi, dan mengeksekusi tindakan dengan cepat sesuai kondisi terkini. Misalnya, dalam industri e-commerce, AI dengan konteks real-time dapat merekomendasikan produk secara personal berdasarkan perilaku pengguna saat itu juga. 

Sementara dalam sektor keuangan, sistem serupa mampu mendeteksi transaksi mencurigakan hanya dalam hitungan detik, mencegah potensi penipuan sebelum terjadi. Di Indonesia sendiri, penerapan AI real-time mulai diterapkan pada berbagai sektor seperti transportasi, layanan publik, dan logistik. 

Beberapa startup lokal telah memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pengguna. Namun, banyak perusahaan masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan data historis dan data real-time secara bersamaan. 

Di sinilah inovasi hadir sebagai solusi untuk mengatasi kesenjangan tersebut serta mengoptimalkan sistem AI yang kontekstual dan real-time. Solusi ini dirancang untuk membantu organisasi mengalirkan, memproses, dan mengintegrasikan data secara terus-menerus dari berbagai sumber ke dalam aplikasi AI mereka. 

Dengan fondasi dari platform cloud yang sepenuhnya dikelola, memungkinkan perusahaan meluncurkan sistem berbasis event-driven yang lebih efisien dan aman. “AI yang baik adalah AI yang didukung oleh data yang baik. Confluent Intelligence menjadi sumber data terpercaya kami yang mengalirkan informasi berkualitas tinggi ke data lake dan platform AI untuk melatih model secara real-time,” ujar Atilio Ranzuglia, Head of Data and AI di Palmerston North City Council. 

Menurutnya, kemampuan untuk memproses data secara real-time memberikan konteks penting bagi agen AI dalam mengotomatisasi berbagai proses kerja, seperti pengelolaan kota cerdas (smart city).

Sebuah laporan dari MIT berjudul The State of AI in Business 2025 menunjukkan bahwa meskipun investasi dalam kecerdasan buatan generatif mencapai 30 hingga 40 miliar dolar, sebanyak 95% inisiatif tersebut gagal memberikan hasil optimal. 

Penyebab utamanya adalah kurangnya konteks dalam pemrosesan data. Banyak model AI hanya berfokus pada hasil akhir tanpa memahami hubungan dan makna di balik data. Dengan infrastruktur yang mampu mengalirkan data secara berkelanjutan, perusahaan dapat menciptakan sistem AI yang tidak hanya belajar dari masa lalu, tetapi juga mampu merespons perubahan secara langsung.

Hal ini didirikan untuk membantu data bergerak bebas di seluruh lini bisnis agar keputusan dapat dibuat secara real-time. “Model AI siap pakai memang powerful, tetapi tanpa aliran data yang terus menerus, mereka tidak bisa menghasilkan keputusan yang akurat dan bernilai unik bagi bisnis,” ujar Jay Kreps, Co-founder dan CEO Confluent. 

Teknologi data streaming kini menjadi elemen penting dalam membangun AI kontekstual. Confluent Intelligence menghadirkan sejumlah fitur utama, seperti Real-Time Context Engine, yang memungkinkan aliran data terstruktur langsung ke dalam agen AI atau aplikasi lain tanpa perlu pengelolaan infrastruktur backend yang rumit. 

Selain itu, Streaming Agents memungkinkan perusahaan membangun agen AI yang dapat mengamati, mengambil keputusan, dan bertindak secara otomatis berdasarkan data real-time. Fitur ini juga mempermudah integrasi machine learning untuk deteksi anomali, prediksi, dan analisis secara instan.

“Contoh penggunaan AI dalam rantai pasok merupakan inti dari apa yang kami lakukan. Membantu mewujudkannya dengan menyediakan platform streaming data yang menyuplai model kami secara real-time,” kata Nithin Prasad, Senior Engineering Manager di GEP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, mereka juga memperdalam kolaborasinya dengan Anthropic untuk menghadirkan integrasi Claude, model bahasa besar (LLM) milik Anthropic, sebagai bagian dari ekosistem Streaming Agents. Integrasi ini memungkinkan perusahaan membangun sistem AI yang adaptif dan sadar konteks.

Misalnya, mendeteksi anomali kompleks, menyaring kebisingan data, serta memberikan pengalaman pengguna yang dipersonalisasi secara instan. Dengan inovasi ini, Confluent menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor utama dalam menciptakan infrastruktur AI masa depan yang lebih cepat, kontekstual, dan cerdas. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral WNI Jadi Tentara Israel, DPR: Langgar Prinsip Hukum dan Loyalitas ke NKRI

Viral WNI Jadi Tentara Israel, DPR: Langgar Prinsip Hukum dan Loyalitas ke NKRI

Dugaan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung menjadi tentara Israel atau Israel Defense Forces (IDF), menurut DPR, tidak bisa dianggap sepele.
Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Jajaran Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan satu orang tersangka dalam perkara tindak pidana menduduki kawasan hutan tanpa izin yang merupakan pengembangan
Jadwal Duel Tinju Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr Bocor, Ini Tanggal dan Lokasinya

Jadwal Duel Tinju Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr Bocor, Ini Tanggal dan Lokasinya

Duel tinju dunia antara dua legenda yakni Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr nampaknya akan segera terwujud karena jadwal dan lokasinya bocor ke publik.
Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Mengingat masuk bulan ramadhan 2026, bakal ada shalat tarawih. Bagaimana hukum mengenakan pakai mukena?
Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Tes pramusim F1 2026 di Bahrain makin panas jelang seri pembuka. Max Verstappen menuding Mercedes melakukan sandbagging atau menyembunyikan performa aslinya.
Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

KPK menemukan dugaan setoran rutin dari pihak perusahaan kepada sejumlah oknum pada Ditjen Bea dan Cukai untuk mempertahankan pengaturan jalur impor.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT