GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jamaluddin Jompa Menang Telak di Pemilihan Rektor Unhas, Peluang Pimpin Dua Periode Terbuka Lebar

Proses pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatat sejarah baru. Dalam pemilihan yang digelar, Prof. Jamaluddin Jompa meraih suara tertinggi dan unggul mutlak di tingkat Senat Universitas.
Kamis, 6 November 2025 - 04:49 WIB
Jamaluddin Jompa Menang Telak di Pemilihan Rektor Unhas, Peluang Pimpin Dua Periode Terbuka Lebar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Proses pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencatat sejarah baru. Dalam pemilihan yang digelar, Prof. Jamaluddin Jompa meraih suara tertinggi dan unggul mutlak di tingkat Senat Universitas.

“Pemilihan ini adalah mekanisme demokratis di tingkat kampus yang menunjukkan aspirasi siapa yang dianggap terbaik untuk memimpin Unhas,” ujar Ajis Taloahu, advokat sekaligus alumni Unhas di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kemenangan Prof. Jamaluddin Jompa di tingkat Senat belum menjadi akhir dari proses panjang ini.

Sesuai mekanisme, tahapan berikutnya akan dilaksanakan 14 Januari 2026, ketika Majelis Wali Amanah (MWA) melakukan pemilihan dan penetapan rektor terpilih. Adapun pelantikan dijadwalkan pada 28 April 2026.

Tahap Akhir di Tangan MWA

Di tahap MWA, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi memiliki porsi suara sebesar 35 persen, yang berpotensi memengaruhi hasil akhir. 

Berdasarkan pengalaman di sejumlah perguruan tinggi negeri, calon dengan suara tertinggi di Senat belum tentu otomatis terpilih sebagai rektor.

“Melihat pengalaman di berbagai kampus, kami berharap Menteri dapat obyektif dan menghormati aspirasi Senat Universitas yang sudah melalui proses panjang dan demokratis,” tambah Ajis.

Dalam pemilihan di tingkat Senat, Prof. Jamaluddin Jompa memperoleh 74 suara, disusul Prof. Budu dengan 18 suara, dan Prof. Sukardi Weda dengan 1 suara. 

Sementara itu, tiga bakal calon lainnya, Marhaen Hardjo, Prof. Muhammad Iqbal Djawad, dan Zulfajri Basri Hasanuddin tidak memperoleh suara.

Dengan hasil tersebut, hanya tiga kandidat teratas yang berhak melanjutkan ke tahap pemilihan oleh MWA.

Proses pemilihan rektor Unhas periode 2026–2030 telah bergulir sejak Agustus 2025, melalui tahapan panjang, mulai dari penjaringan, seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga penyaringan oleh Senat Akademik. 

Setelah hasil penyaringan diserahkan ke MWA, tahap akhir akan menentukan siapa yang resmi menakhodai Unhas untuk lima tahun ke depan.

“Kemenangan ini adalah hasil dari proses demokrasi yang sehat di kampus. Masyarakat akademik telah memilih sosok terbaik,” ujar Ajis.

Sejumlah alumni Unhas disebut siap mengawal proses hingga ke tingkat kementerian agar suara civitas akademika tidak diabaikan. 

“Saya berharap Kementerian menghargai aspirasi seluruh masyarakat Unhas yang telah menjatuhkan pilihan kepada sosok yang dianggap paling layak memimpin kampus ini,” tegasnya.

Dengan dukungan kuat dari Senat dan solidaritas alumni, peluang Prof. Jamaluddin Jompa untuk kembali memimpin Unhas pada periode kedua kian terbuka lebar.

Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., atau akrab disapa Prof. JJ, merupakan Guru Besar Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas. 

Ia dikenal sebagai ilmuwan kelautan terkemuka Indonesia dan peraih gelar doktor dari James Cook University, Australia.

Sejak menjabat sebagai rektor pada 2022, Prof. JJ membawa visi besar menjadikan Unhas sebagai kampus berkelas dunia berbasis kearifan lokal maritim.

Di bawah kepemimpinannya, Unhas menembus 10 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings dan Webometrics, serta aktif menjalin kerja sama internasional dengan universitas di Jepang, Australia, dan Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Unhas mendorong transformasi menuju Green and Blue Campus, dengan riset dan tata kelola berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Melalui pendekatan triple helix, kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah. Prof. JJ juga memperkuat hilirisasi riset dan inovasi kampus, termasuk kemitraan strategis dengan berbagai kementerian dan BUMN.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Insiden kebakaran hebat yang melanda deretan gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, diiringi dengan rentetan ledakan keras. 
Analis Sebut Penguatan Fungsi Kompolnas Tak Perlu Buat UU Baru

Analis Sebut Penguatan Fungsi Kompolnas Tak Perlu Buat UU Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap jika penguatan fungsi dan kewenangan Kompolnas dapat dilakukan melalui revisi Undang-Undang (UU) Kepolisian.
Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Pemerintah Fokus Garap 88 Kabupaten/Kota

Pemerintah secara resmi menetapkan 88 kabupaten/kota sebagai wilayah prioritas dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tanah air. 
Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Polisi Selidiki Kematian Remaja di Batujaya Karawang, Ditemukan Luka pada Bagian Leher

Seorang pelajar berusia 15 tahun berinisial AF ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, pada Senin (11/5). 
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Selengkapnya

Viral