News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Disangka Ada Siswa SMAN 72 Jakarta yang Melihat 3 Bom Rakitan sampai Kisah Korban Mendengar 3 Ledakan

Siswa SMAN 72 Jakarta ini mengaku melihat secara langsung ada benda rakitan tersebut. Meski sejauh ini pihak Kepolisian masih mendalaminya.
Sabtu, 8 November 2025 - 17:35 WIB
Tak Disangka Ada Siswa SMAN 72 Jakarta yang Melihat 3 Bom Rakitan sampai Kisah Korban Mendengar 3 Ledakan
Sumber :
  • Istimewa / viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Peristiwa ledakan di Sekolah SMAN 72 Jakarta viral di Medsos. Juga menjadi perhatiannya satu masyarakat Indonesia.

Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sebab ledakan di SMAN 72 Jakarta sampai menelan korban sebanyak 54 orang. Para siswa masih dalam perawatan intensif. 

Seperti diketahui, kejadian ini terjadi pada Jumat (7/11) yang disampaikan salah satu siswa SMAN 72 Jakarta yang merasa syok dengan kejadian ini. 

Siswa berinisial S ini menjelaskan, sepengatahuannya peristiwa di SMAN 72 Jakarta terjadi, diduga oleh korban bullying di sekolah.

Buat terkejut lagi, kalau ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta dugaanya, karena disebabkan oleh bom molotov atau rakitan.  

Tak Disangka Ada Siswa SMAN 72 Jakarta yang Melihat 3 Bom Rakitan sampai Kisah Korban Mendengar 3 Ledakan
Tak Disangka Ada Siswa SMAN 72 Jakarta yang Melihat 3 Bom Rakitan sampai Kisah Korban Mendengar 3 Ledakan
Sumber :
  • Istimewa / viva.co.id

 

Pasalnya, S mengaku sempat melihat secara langsung ada benda rakitan tersebut. Meski sejauh ini pihak Kepolisian masih mendalaminya.

Peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta ini diduga sebagai bentuk balas dendam. Menurut S pelaku diduga kerap mengalami bully di Sekolah.

"Saya duga siswa ini ingin balas dendam dan bunuh diri. Soalnya saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak," kata Sela di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (7/11). 

Kemudian, siswa berinisial S itu menjelaskan lagi kalau ledakan terjadi menjelang shalat Jumat

Tepat pada selesai dan akan dilanjutkan dengan Iqomah. Saat itu, ada ledakan besar terjadi. Dia merasa kaget dan langsung membantu para korban.

"Saat itu saya di selasar Masjid dan tidak terkena. Hanya baju saya kotor karena menolong teman," sambungnya.

Seperti diketahui, jumlah korban yang disampaikan pihak Kepolisian sementara sebanyak 54 korban masih dalam perawatan intensif.

"Waktu itu kami tadi ikut kegiatan Adiwiyata di pagi hari," ujarnya.

"Semua bubar dan sejumlah siswa terluka," sambungnya. 

Kisah Korban pada Ledakan Siswa SMAN 72 Jakarta

Di sisi lain, juga ada kisah tak disangka dari salah satu korban ledakan SMAN 72 Jakarta. 

Dalam ceritanya, orang tua korban, Mistri menceritakan detik-detik anaknya menjadi korban berujung di Rumah Sakit.

Anak yang bernama Zaenal Arifin kelas 11 menjadi korban pada ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara yang berada di Kompleks TNI AL Kodamar, Kelapa Gading.

Terkejut saat mendapatkan kabar dari petugas kebersihan sekolah bahwa anaknya terkena musibah sekitar pukul 13.30 WIB.

“Dapat kabar setengah dua tadi ya. Saya kaget gitu loh. Kenapa? Ada apa? ledakan apa ya? Maksudnya masa sound system bisa meledak gitu. Ini kesini tahunya itu, karena ada bom ya katanya,” kata Mistri, di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Sabtu (8/11/2025).

Lebih lanjut, kata Mistri, sang anak juga bercerita kalau sempat mendengar ledakan pertama dan berlari ke Lapangan.

Sampai akhirnya di Lapangan, sang anak pingsan. Namun tak diduga mendengar ledaka selanjutnya sampai dua kali.

"Tahu-tahu kena ledakan pertama, dia pingsan. Tapi masih bisa lari ke lapangan katanya," katanya.

"Jadi habis pingsan dia usaha lari ke lapangan. Terus ke ledakan pertama, kedua, ketiga itu katanya. Sudah tidak keliatan matanya,” jelas Mistri.

Sehubungan dengan kabar di atas, pihak Kepolisian masih mendalami adanya bom rakitan yang meledak di SMAN 72 Jakarta.

Sebagaimana disampaikan Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto yang juga membenarkan, adanya benda yang menyerupai senjata api di TKP.

"Kita belum bisa memastikan rakitan atau pabrikan, tapi benar ada benda seperti senjata," katanya dalam Konferensi Pers kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita masih dalami. Lagi sisir juga sama Gegana karena ledakan itu kan ada SOP khusus. Jangan sampai ke olah TKP, ada ledakan susulan, jadi belum tahu asal muasal ledakan itu karena apa," jelas Budi.(ars/rra/klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

Sebanyak 138 mahasiswa dari 37 perguruan tinggi di DKI Jakarta dan Sumatra Barat (Sumbar) resmi dilepas sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sumatra Barat 2026 bertajuk 'Bangkik Basamo Mambangun Nagari' di Universitas Budi Luhur.
Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Hingga Senin (10/8) ini, Pemerintah Indonesia menyatakan belum menerima keluhan dari negara-negara tetangga terkait gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham klub Liga Premier Inggris, Liverpool.
Lewat Program Hilirisasi, Ultramikro Perempuan di Gresik Didorong Tingkatkan Nilai Tambah

Lewat Program Hilirisasi, Ultramikro Perempuan di Gresik Didorong Tingkatkan Nilai Tambah

Berbagai pihak terus mendorong pemberdayaan kelompok perempuan khususnya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan

Indonesia Dinilai Perlu Cermati Pemanfaatan Teknologi Digital Tiongkok dalam Pengembangan Kawasan

Pemerintah Tiongkok terus menggenjot pemanfaatan teknologi digital dalam pembangunan kawasannya.
Pemerintah Siapkan 3 Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Tito Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan 3 Skema untuk Dukung Pembayaran PPPK di Daerah, Tito Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan, persoalan gaji PPPK telah dibahas bersama kementerian terkait, termasuk mengenai status dan pembiayaannya ke depan.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas
Selengkapnya

Viral