Taktik Jitu Sherly Tjoanda Kendalikan Ekonomi Jelang Idul Adha 2026 dan Hadiah untuk Warga Maluku Utara
- VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham
Jakarta, tvOnenews.com- Dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 2026, Sherly Tjoanda sediakan hadiah untuk warga Maluku Utara (Malut).
Menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha, Pemprov Maluku Utara segera menyiapkan beberapa langkah taktis. Hal ini dipersiapkan Sherly Tjoanda juga bagian dari mengontrol harga bahan pokok krusial.
Dengan kebijakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos ini, 4 taktik tersebut tidak hanya bermanfaat bagi umat muslim tapi seluruh masyarakat Malut.
- Kolase tvOnenews.com/Instagram t_jo/Gemini AI
Pertama ada Gerakan Pangan Murah (GPM) akan dilaksanakan secara rutin di 10 Kabupaten/Kota untuk komoditas beras, bawang, cabai, dan tomat.
Kedua ada distribusi hewan kurban, Pemprov Malut telah menganggarkan 100 ekor sapi untuk didistribusikan secara proporsional ke seluruh Kabupaten atau Kota.
Ketiga ada peningkatan produksi pertanian, melalui bantuan Kementerian Pertanian, Maluku Utara mendapatkan kuota cetak sawah baru seluas 10.000 hektar dan aktivasi kembali sawah seluas 4.600 hektar di Halmahera Utara dan Halmahera Timur.
Keempat ada infrastruktur logistik, Bulog RI telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 6 titik gudang baru di Maluku Utara guna memperkuat stok logistik daerah.
- VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham
"Kami juga sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk memastikan pemenuhan kuota stok Minyak Kita yang seharusnya 600.000 liter, namun saat ini baru tersedia 100.000 liter di gudang," katanya dikutip dari laman Malutprov, Minggu (10/5).
Kemudian, Sherly menyiapkan rencana lagi untuk percepatan elektronifikasi dan peningkatan pendapatan masyarakat, Pemprov bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Disampaikan saat ini, sekitar 700 nelayan sedang dalam proses pengajuan untuk memperkuat modal usaha mereka.
Gubernur Sherly Tjoanda juga menginstruksikan kepada 10 Kepala Daerah di Kabupaten/Kota untuk segera melakukan langkah serupa di daerah masing-masing guna mengontrol harga bahan pokok krusial.
"Pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalani Idul Adha dengan harga yang ekonomis dan terjangkau," tegas Sherly.(klw)
Load more