GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rahasia Kuasai Bahasa Arab dengan Metode 150 Jam, Indonesia Siap Jadi Penguasa Baru Standar Pembelajaran Bahasa Arab ASEAN

Pentingnya menguasai bahasa asing, salah satunya Bahasa Arab juga terlihat dari meningkatnya permintaan tenaga kerja dengan kemampuan bilingual atau trilingual
Sabtu, 22 November 2025 - 21:44 WIB
Ilustrasi Indonesia Pimpin Revolusi Pembelajaran Bahasa Arab ASEAN, Metode 150 Jam Bikin Kaget Dunia Pendidikan
Sumber :
  • Istockphoto

Metode ini menyasar kemampuan berbicara aktif dan natural bagi pembelajar non-Arab. Keunggulan metode ini diperkuat dengan ekosistem teknologi yang mencakup modul cetak terstandarisasi, aplikasi e-modul interaktif, hingga kurikulum berbasis kompetensi.

Tiga Kesepakatan Besar ASEAN

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delegasi Arlic yang dipimpin Direktur Alwi Achmad Shahab menghasilkan tiga keputusan strategis untuk masa depan pembelajaran Bahasa Arab di Asia Tenggara:

1. Pembentukan Badan Penelitian Regional yang berfokus pada pengembangan materi ajar berbasis riset.
2. Penyusunan kerangka buku ajar regional guna menyelaraskan kurikulum modern yang relevan dengan konteks sosial-budaya Asia Tenggara.
3. Penguatan jejaring lembaga pengembangan bahasa di seluruh ASEAN.

“Ini adalah momen bersejarah. Setelah lima tahun memperkuat fondasi di Indonesia, Arlic kini siap membawa ‘Merah Putih’ sebagai rujukan utama inovasi Bahasa Arab di Asia Tenggara,” tegas Alwi Achmad Shahab.

Inovasi Arlic menarik perhatian langsung Rektor UNISSA, Dato Seri Setia Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, yang melihat demonstrasi metode Allisan di booth pameran yang dipandu Manajer Arlic, Adam Heckel Quidayan.

Minat serius bekerja sama dalam implementasi Serial Allisan di Brunei, penyelenggaraan Arabic Camp, Training of Trainers, hingga program imersi mahasiswa ke Timur Tengah. Kunjungan Arlic ditutup dengan pertemuan strategis bersama Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Prof. Dr. Achmad Ubaedillah.

Indonesia Pimpin Revolusi Pembelajaran Bahasa Arab ASEAN, Metode 150 Jam Bikin Kaget Dunia Pendidikan
Indonesia Pimpin Revolusi Pembelajaran Bahasa Arab ASEAN, Metode 150 Jam Bikin Kaget Dunia Pendidikan
Sumber :
  • Ist

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bahasa Arab tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai bahasa agama. Sudah saatnya kita bangun narasi bahwa Bahasa Arab adalah pintu menuju jaringan ekonomi, karier global, dan peradaban yang luas, setara dengan Bahasa Inggris,” ujar Dubes Achmad.

Inovasi metode pembelajaran ini bisa jadi solusi pendidikan bahasa yang sesuai kebutuhan industri modern. Sudah siap belajar Bahasa Arab selama 150 jam? (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT