Ratusan Ibu Rumah Tangga Terima Penghargaan atas Kontribusi Ekonomi Keluarga
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Acara tahunan Miss Cimory Awards 2026 digelar sebagai ajang apresiasi terhadap ratusan ibu rumah tangga yang tergabung dalam program Miss Cimory sepanjang 2025. Sebanyak lebih dari 460 peserta menerima penghargaan atas capaian mereka dalam menjalankan peran ekonomi keluarga melalui skema kemitraan yang telah berjalan lebih dari satu dekade.
Direktur Cimory Group Hendri Viarta mengatakan, program Miss Cimory dirancang untuk memperkuat peran ibu rumah tangga dalam pengelolaan ekonomi keluarga. Menurutnya, para peserta tidak hanya berperan sebagai pencari penghasilan tambahan, tetapi juga pengambil keputusan keuangan di tingkat rumah tangga.
“Sejak awal, program ini tidak sekadar soal penjualan. Kami melihat ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan keluarga yang strategis,” ujar Hendri dalam keterangannya.
Program Miss Cimory telah berjalan sejak 2013 dan kini mencakup lebih dari 10.000 ibu rumah tangga yang tersebar di 17 provinsi. Melalui sistem kemitraan tanpa modal awal, para peserta mendapatkan pelatihan rutin di pusat kegiatan yang disebut Cimory Center. Salah satu agenda yang dijalankan secara konsisten adalah sesi pertemuan siang hari atau Noon Ceremony, yang dimanfaatkan untuk pelatihan komunikasi, penguatan karakter, serta peningkatan literasi digital.
Pada penyelenggaraan tahun ini, penghargaan diberikan kepada 461 peserta berprestasi. Rinciannya terdiri dari 199 orang kategori Growth Business dan 211 orang kategori Growth People. Selain itu, masing-masing 25 peserta menerima apresiasi pada kategori Meat Product dan Cimory Milk & Dairy, serta satu penghargaan utama untuk Miss Cimory Terbaik 2026.
Hendri menyebutkan, konsistensi dan kedisiplinan menjadi faktor utama dalam pencapaian para penerima penghargaan. “Mereka yang diapresiasi adalah peserta yang menunjukkan komitmen tinggi dan integritas dalam menjalani program,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian peserta telah memperoleh penghasilan bulanan yang setara bahkan melebihi upah minimum regional di wilayah masing-masing. Pendapatan tersebut, lanjut Hendri, mulai dimanfaatkan secara lebih terencana, termasuk untuk pendidikan anak, tabungan kesehatan, hingga pengembangan usaha keluarga.
“Kami melihat adanya perubahan pola pikir. Penghasilan tidak lagi hanya untuk kebutuhan harian, tetapi juga direncanakan untuk jangka panjang,” ujarnya.
Dampak program tersebut juga tercermin pada capaian pendidikan keluarga peserta. Sepanjang 2025, tercatat 29 anak dari peserta Miss Cimory berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana. Selain itu, perusahaan menambah kuota program umrah bagi peserta menjadi 90 orang pada tahun ini sebagai bentuk apresiasi.
Hendri berharap program tersebut dapat terus menjangkau lebih banyak ibu rumah tangga di berbagai daerah. “Kami membuka kesempatan bagi ibu-ibu untuk berdaya secara ekonomi tanpa meninggalkan peran utama mereka di rumah,” katanya.
Load more