GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Sidang Chromebook, Eks Komjak Minta Jaksa Tak Terpancing Isu Medsos

Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook program digitalisasi pendidikan yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan publik.
Senin, 26 Januari 2026 - 04:12 WIB
Sidang Nadiem Makarim
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook program digitalisasi pendidikan yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan publik.

Sejumlah narasi mencuat ke ruang publik dalam beberapa waktu terakhir. Di antaranya isu terkait kondisi kesehatan Nadiem yang disebut menurun akibat persoalan higienitas di tahanan hingga harus menjalani tindakan operasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, muncul pula tudingan perlakuan tidak manusiawi pihak Kejaksaan yang dinilai menghalangi Nadiem memberikan keterangan kepada media usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Pihak Nadiem juga disebut mengancam bakal melaporkan hakim yang tidak mengizinkan perekaman persidangan dari meja penasihat hukum. 

Ancaman pelaporan turut diarahkan kepada saksi Jumeri yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tersebut.

Dalam persidangan, Jumeri mengungkap istilah 'kopi hitam' menggambarkan proses pengambilan kebijakan pengadaan Chromebook yang disebut telah 'diramu' menteri dan staf khusus, tanpa melibatkan jajaran eselon secara substansial.

Mantan Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak) Kamilov Sagala menilai berbagai narasi yang berkembang tersebut sengaja dibangun dan tidak berkaitan langsung dengan substansi perkara.

“Yang diangkat justru aspek non-hukum sehingga terkesan mengiba-iba kepada hakim. Ini bukan materi pokok perkara,” kata Kamilov dilansir Senin (26/1/2026).

Kamilov meminta JPU tetap fokus dan profesional dalam membuktikan perkara di persidangan serta tidak terpengaruh oleh narasi yang berkembang di media sosial.

“JPU sebaiknya tetap fokus membedah kasus ini di persidangan dan tidak terganggu oleh upaya-upaya yang tidak substansial,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran mantan Staf Khusus Nadiem Makarim, Jurist Tan, yang saat ini berstatus buron, sebagai saksi kunci dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang disebut merugikan negara hingga Rp 2,1 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerugian negara tersebut diduga berasal dari kemahalan harga pengadaan Chromebook serta pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang dinilai tidak diperlukan.

Menanggapi kesaksian Jumeri, Kamilov menduga dugaan tindak pidana tersebut dirancang oleh Jurist Tan bersama tim. Karena itu, ia mendorong agar JPU segera menghadirkan Jurist Tan dalam persidangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 
Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat kena ultimatum Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi terkait penerbitan izin pembangunan tempat wisata dan perumahan di hutan
Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Ungkap Minyak Impor Rusia Segera Masuk Indonesia, Pengiriman Diperkirakan Dimulai 1–2 Pekan Lagi

Bahlil Lahadalia menyebut minyak mentah impor dari Rusia diperkirakan mulai dikirim ke Indonesia dalam 1–2 pekan setelah kontrak resmi rampung.
Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Target Tinggi Megawati Hangestri Bersama Hyundai Hillstate

Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi resmi memulai petualangan baru di Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim 2026/2027. Pemain ber...
Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Ditaklukkan oleh FC Utrecht, Pelatih Interim Ajax Pasang Badan untuk Maarten Paes

Tampil sebagai kiper utama di laga Ajax melawan FC Utrecht, Minggu (10/5/2026), Maarten Paes cs kalah dengan skor akhir 1-2. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral