Upaya Madirikan Ekonomi Perempuan, Ibu-ibu di Kota Bogor Ikut Pelatihan Olahan Edamame
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Berbagai upaya dilakukan sejumlah pihak dalam mendorong kemandirian ekonomi khususnya bagi kaum perempuan.
Dalam merealisasikan hal tersebut, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame dengan diikuti 50 ibu rumah tangga di Bogor Barat, Kota Bogor.
Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pihaknya fokus dalam melakukan pemberdayaan terhadap anak muda, penyandang disabilitas, dan perempuan.
Ia menekankan pemberdayaan perempuan merupakan salah satu cara sstrategis dalam memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat.
"Ketika ibu-ibu berdaya dan mandiri secara ekonomi, mereka menjadi kekuatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga," kata Sandia Uno kepada awak media, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Sementara itu, Ketua GAN, Evie Solfie mengatakan kegiatan pelatihan tersebut telah berlangsung selama dua kali di wilayah Kota Bogor.
Ia mengaku pihaknya melakukan pendampingan UMKM diberbagai provinsi di Indonesia.
"Kali ini kami memperluas pelatihan ke Desa Dramaga. Bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara, kami ingin mendukung ibu-ibu agar terus meningkatkan soft skill dan hard skill," kata Evie.
Evie mengaku pihaknya berharap pelatihan itu dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi termasuk di Desa Dramaga.
Menurutnya para peserta juga dilatih dalam mekaukan promosi produk dengan memanfaatkan kecerdasan buata atau AI.
Di sisi lain, Sekretaris Desa Dramaga, Budi Hartadi mengatakan pelatihan ini menjadi kebanggaan bagi pihaknya karena mendorong pemanfaatan hasil pertanian lokal oleh masyarakat.
"Dengan pelatihan ini, ibu-ibu bisa mengolah hasil pertanian di wilayah sendiri menjadi produk rumahan yang bernilai ekonomi," ujarnya.
Budi berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan ibu-ibu, termasuk anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bahwa bahan pangan lokal yang mudah diperoleh dapat diolah menjadi produk sehat dan bernilai ekonomi.
"Mudah-mudahan pelatihan ini memberi manfaat bagi UMKM dalam menambah keterampilan dan produk baru, sehingga bisa menjadi usaha rumahan dan meningkatkan produktivitas ibu-ibu dalam kehidupan sehari-hari," kata Budi.(raa)
Load more