GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SPPG Polda Jatim di Mojokerto Dilengkapi Green House dan Bioflok Ikan

Aneka sayuran ditanam secara hidroponik di dalam greenhouse ini, seperti terong, kembang kol, cabai, tomat, pakcoi, kangkung, selada, bayam merah, serta sawi caisim. Sedangkan kolam dengan sistem bioflok yang ramah lingkungan untuk budi daya ikan lele dan nila.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 8 Februari 2026 - 17:51 WIB
SPPG Polda Jatim di Mojokerto Dilengkapi Green House
Sumber :
  • tvOne - Ika Nurulla

Mojokerto, tvOnenews.com - Selain sistem keamanan pangan (Security Food), SPPG Polda Jatim di Mojokerto juga dilengkapi green house dan bioflok ikan. Inovasi ini mendapatkan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto.

Aneka sayuran ditanam secara hidroponik di dalam greenhouse ini, seperti terong, kembang kol, cabai, tomat, pakcoi, kangkung, selada, bayam merah, serta sawi caisim. Sedangkan kolam dengan sistem bioflok yang ramah lingkungan untuk budi daya ikan lele dan nila.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala SPPG Polda Jatim Noverita Resya Sintia menuturkan mengatakan pekarangan pangan ini sangat bermanfaat sebagai tambahan bahan baku di dapur MBG. Selama ini untuk penyediaan bahan baku pihaknya bekerja sama dengan 7 pelaku UMKM di sekitar SPPG.

"Dengan adanya food safety kami dapat memastikan keamanan pangan sebelum pengantaran MBG ke penerima manfaat di satuan pendidikan. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya kejadian luar biasa," terangnya.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menyampaikan Polda Jatim juga mempunyai gudang ketahanan berkapasitas 1000 ton di Jalan Raya Pacing-Pacet, Desa Pacing, Bangsal, Mojokerto. Gudang di atas lahan 10.500 meter persegi milik SPN Polda Jatim ini untuk menampung jagung hasil panen para petani di Mojokerto yang diserap Bulog.

Saat ini, gudang katahanan pangan ini menyimpan 40 ton jagung pipil kering yang diserap Bulog Cabang Mojokerto. Sedangkan 4 hektare lahan produktif di sebelahnya dimanfaatkan untuk budi daya jagung. Kebun jagung ini sudah 2 kali dipanen sehingga tersisa sekitar 2 hektare.

"Harapan kami, Gudang Ketahanan Pangan Polri ini mampu seoptimal mungkin mendukung integrasi KDMP di Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya, selain untuk kerja sama dengan Bulog dalam persediaan dan stabilitas harga pangan," tandas AKBP Andi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gudang ketahanan pangan Polda Jatim ini dibangun menggunakan APBN Rp 11.114.000.000 pada 3 Juni-30 September 2025. Pelaksananya CV Ruas Bambu bekerja sama dengan PT Elemen Tiga Tiga selaku konsultan manajemen konstruksi.

Gudang ini mulai beroperasi 8 Oktober 2025. Fasilitasnya meliputi gudang A, gudang B, kantor, musala, serta pos penjagaan. Gudang ketahanan pangan Polda Jatim ini menjadi satu dari 18 gudang serupa yang tersebar di 12 provinsi. (tim tvOne)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT