GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konsumsi Makanan Instan Masih Tinggi, Ahli Soroti Pola Makan Harian Keluarga di Indonesia

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur menilai program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai contoh positif untuk membantu mengurangi konsumsi makanan rendah gizi.
Jumat, 27 Maret 2026 - 11:03 WIB
Ilustrasi petugas SPPG menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tantangan menjaga pola makan sehat semakin kompleks di tengah maraknya konsumsi makanan instan. Upaya ini tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga dipengaruhi pola asuh keluarga, lingkungan pendidikan, dan pergaulan.

Penerapan gaya hidup sehat tidak harus dimulai dari aktivitas olahraga berat. Faktor utama justru terletak pada kebiasaan sehari-hari yang dibentuk di lingkungan keluarga, terutama oleh orang tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peran ibu dinilai sangat penting dalam menentukan pola konsumsi keluarga. Mereka menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan, seperti gizi buruk, stunting, hingga obesitas yang masih menjadi tantangan di Indonesia.

Para ahli gizi menilai menu makanan sehari-hari masyarakat masih cenderung kurang sehat. Hidangan seperti gorengan, makanan olahan, makanan tinggi gula buatan, serta produk instan masih sering disajikan di meja makan.

“Edukasi gizi itu perlu diberikan kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan anak yang masuk tahap pertumbuhan,” kata Andriyanto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur, dikutip Jumat (27/3/2026).

Ia menambahkan, penggunaan penyedap rasa berlebihan masih umum ditemukan di dapur rumah tangga. Jika dikonsumsi terus-menerus, kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada anak.

Andriyanto yang juga pernah memimpin Asosiasi Nutrisionis Indonesia mencontohkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah positif. Program ini dinilai mampu membantu mengurangi konsumsi makanan rendah gizi di kalangan anak.

“Harapan kami agar menu dalam MBG benar-benar memperhatikan aspek kesehatan. Ini program yang sangat bagus dari lingkungan pendidikan, yang seharusnya, bisa diimplementasikandi dalam rumah,” urainya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masalah kesehatan tidak semata-mata disebabkan oleh makanan dan minuman kemasan atau berpemanis. Faktor lain seperti aktivitas fisik dan keturunan juga berperan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga tidak sepenuhnya menyalahkan gorengan, makanan olahan, maupun minuman berpemanis. “Tinggal bagaimana porsi konsumsi dan intensitasnya. Jika terus menerus, pasti memicu masalah kesehatan,” ujar Andriyanto.

Sorotan terhadap pola makan masyarakat juga datang dari budayawan Antonio Carlos. Ia menilai gorengan masih menjadi bagian kuat dari kebiasaan konsumsi sehari-hari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Giliran Pengacara Noel Laporkan Lima Pimpinan KPK ke Dewas

Buntut Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Giliran Pengacara Noel Laporkan Lima Pimpinan KPK ke Dewas

Pengacara Noel mengungkapkan bahwa alasan pihaknya melayangkan laporan ini salah satunya soal profesionalitas dari KPK dalam pengungkapan kasus korupsi kuota haji.
Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

Perkuat Manajemen, EMAS Siap Genjot Produksi Emas dan Ekspansi Tambang di 2026

EMAS perkuat manajemen dan tata kelola, siap genjot produksi emas serta ekspansi tambang usai masuk fase produksi komersial pada 2026.
Papua Kembali Bergejolak, Penguatan Peran Negara Dinilai Jadi Kunci Perdamaian

Papua Kembali Bergejolak, Penguatan Peran Negara Dinilai Jadi Kunci Perdamaian

Konflik Papua kembali memanas, desakan agar negara hadir menjamin keamanan, keadilan, dan kesejahteraan warga semakin menguat.
Bahlil Buka Suara soal Pajak Ekspor NPI yang Masih Dihitung-hitung, Ini Pertimbangannya

Bahlil Buka Suara soal Pajak Ekspor NPI yang Masih Dihitung-hitung, Ini Pertimbangannya

Menteri ESDM membeberkan arah kebijakan pemerintah untuk mengenakan pajak ekspor pada produk turunan nikel, termasuk NPI, sebagai upaya menambah pendapatan negara.
Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

Tiket Kereta ke Yogyakarta Diskon 20 Persen, Harga Dibanderol Mulai Rp500 Ribu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan promo diskon tiket 20 persen memungkinkan masyarakat bisa mendapatkan tiket kelas eksekutif ke Yogyakarta mulai dari Rp500 ribuan.
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis: Menanti Debut Magis John Herdman di GBK, Skuad Garuda Siap Mengamuk?

Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis: Menanti Debut Magis John Herdman di GBK, Skuad Garuda Siap Mengamuk?

Era baru John Herdman dimulai! Klik link live streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis FIFA Series 2026 malam ini di SUGBK. Garuda siap naik level!

Trending

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Bojan Hodak Sebut Lini Belakang Timnas Indonesia Sudah Level Internasional, Sebut Saint Kitts and Nevis Bakal Jadi Korban Pertama John Herdman

Pelatih Persib Bojan Hodak bongkar kekuatan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ia prediksi Beckham Putra bakal cetak gol lawan Saint Kitts and Nevis di GBK
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT