MURI Luncurkan Penghargaan Kartini untuk Apresiasi Peran Perempuan
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Museum Rekor Dunia Indonesia meluncurkan program MURI Kartini sebagai bentuk apresiasi terhadap perempuan Indonesia yang berprestasi di berbagai bidang.
Program ini diperkenalkan dalam rangkaian peringatan Hari Kartini melalui gelaran budaya di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari kegiatan “Tembang Alit Kartini” yang menampilkan pertunjukan budaya bertema perjuangan perempuan. Program ini bertujuan mengangkat kontribusi perempuan dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.
“MURI Kartini merupakan bentuk penghormatan kami kepada perempuan Indonesia yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga konsisten memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Aylawati Sarwono.
Program ini juga mengusung semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai simbol dedikasi perempuan dalam berbagai sektor. Selain mencatat pencapaian, inisiatif ini menyoroti kisah inspiratif perempuan sebagai agen perubahan.
“Dalam kesempatan yang sama, gelaran “Tembang Alit Kartini” menghadirkan pertunjukan budaya yang merefleksikan nilai-nilai perjuangan Kartini melalui seni dan tradisi," terang Aylawati Sarwono.
Kegiatan tersebut turut diisi dengan pembacaan surat Kartini oleh sejumlah tokoh perempuan dari berbagai latar belakang. Partisipasi ini menjadi bentuk refleksi atas peran perempuan dalam pembangunan di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan budaya.
Melalui program ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berkarya dan berkontribusi. Inisiatif tersebut juga memperkuat penghargaan terhadap peran perempuan dalam menjaga nilai budaya dan mendorong kemajuan bangsa.
Sejumlah tokoh perempuan nasional turut serta dalam pembacaan surat Kartini, di antaranya:
1. Asha Smara Darra – Ketua Yayasan Umaratu
2. Ayu Heni Rosan – Ketua Yayasan Citra Kartini Indonesia
3. Diah Kusumawardani Wijayanti, S.Sos., M.Hum. – Ketua Yayasan Belantara Budaya
4. Dra. Dewi Sulastri – Founder Yayasan Swargaloka
5. Dra. Halida Nuriah Hatta, M.A – Ketua Yayasan Hatta
6. Dr. Emi Wiranto – Pembina Yayasan Sekar Ayu Jiwanta
7. Evy Amir Syamsudin, B.A., S.H. – Ketua Yayasan Second Chance
8. Gendis Soeharto, B.Sc. – Ketua Yayasan Ketua Yayasan Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (YL - GNOTA)
9. Happy Farida Djarot – Ketua Yayasan Krida Kebaya Jakarta
10. Hetty Andika Perkasa, S.H., M.H. – Ketua Perempuan Laju Perkasa
Load more