Warga Wanam Bantah Isu Eksodus Akibat PSN, Harap Pembangunan Terus Berlanjut
- Istimewa
Wanam, tvOnenews - Sejumlah warga di Wanam membantah berbagai narasi yang menyebut pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) food estate memicu perpindahan penduduk dalam jumlah besar. Masyarakat setempat menegaskan aktivitas kehidupan berjalan normal dan berharap program pembangunan di wilayah mereka tetap berlanjut.
Pernyataan tersebut muncul setelah beredar berbagai klaim yang menyebut pembangunan PSN di Wanam menyebabkan pengungsian warga hingga ratusan ribu orang. Namun, berdasarkan keterangan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut, kondisi di lapangan tidak menunjukkan adanya perpindahan massal sebagaimana yang ramai diperbincangkan.
Saat ini, aktivitas pembangunan disebut masih berada pada tahap awal dan terfokus pada penyediaan infrastruktur penunjang. Pembukaan lahan yang telah dilakukan diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu hektare dan digunakan untuk pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, panel surya, kilang minyak, serta fasilitas penyimpanan berpendingin atau cold storage.
Warga juga menilai sejumlah informasi mengenai luas kawasan proyek tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Mereka menyebut luas area yang masuk dalam kawasan PSN Wanam diperkirakan sekitar 1 juta hektare, bukan 2,5 juta hektare seperti yang sempat beredar. Begitu pula dengan isu eksodus penduduk.
Masyarakat yang ditemui di lokasi memastikan tidak ada perpindahan warga dalam jumlah besar akibat pembangunan proyek tersebut. Di sisi lain, jumlah alat berat yang beroperasi juga disebut belum sebesar yang selama ini dinarasikan. Meski sempat muncul informasi mengenai ribuan unit ekskavator, realisasi di lapangan saat ini masih berada pada kisaran ratusan unit.
Bagi sebagian warga, pembangunan justru dipandang sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas hidup. Salah satunya disampaikan Inosensio Sigipse, petani yang telah menetap di Wanam selama sekitar satu dekade.
Menurut pria yang akrab disapa Papa Ino itu, pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.
"Kalau ada pembangunan, mungkin bisa bangun perumahan dan jalan. Supaya kita jual hasil tani lebih gampang," kata Papa Ino, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa selama ini warga masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam memasarkan hasil pertanian. Karena itu, kehadiran proyek dinilai dapat membuka akses yang lebih baik sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.
Load more