News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Anak Bisa Ajukan 50 Sertifikat Prestasi, Komisi D DPRD Surabaya Kaji Evaluasi Jalur Prestasi SPMB

Komisi D DPRD Kota Surabaya bakal mengevaluasi mekanisme jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Senin, 15 Juni 2026 - 14:52 WIB
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Komisi D DPRD Kota Surabaya bakal mengevaluasi mekanisme jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Evaluasi tersebut menyusul banyaknya sertifikat prestasi yang diajukan calon peserta didik saat proses verifikasi. Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima anggota Komisi D DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, satu anak disebut dapat mengajukan lebih dari 50 sertifikat.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati, mengatakan persoalan tersebut menjadi salah satu catatan yang nantinya akan dievaluasi bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya setelah seluruh tahapan SPMB selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“SMP ini kita ada kendala dari jalur prestasi. Ternyata kita akan memasukkan prestasi, verifikasinya, dan juga validasi itu pada saat ini, di awal. Sehingga para wali murid juga bisa memasukkan segala sertifikatnya pada saat pengambilan PIN,” kata Ajeng.

Menurut Ajeng, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dispendik, jumlah sertifikat yang diajukan calon peserta didik menjadi salah satu bahan evaluasi dalam pelaksanaan jalur prestasi.

“Dan ini ternyata, dari info dari Dispendik, sampai ribuan sertifikat. Satu wali murid, satu anak, bisa sampai 50 lebih sertifikatnya. Sehingga kita juga nanti bersama-sama dengan Dispendik melakukan evaluasi. Nanti, pada saat berakhirnya SPMB, kita akan mengevaluasi apa saja sih yang benar-benar diperlukan untuk perankingan lomba ini. Mungkin lomba voli antar kelurahan atau memang harus terlegalisasi hingga KONI, bagaimana kita akan cross check ke semuanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan jalur prestasi memiliki sejumlah kategori, mulai dari prestasi perlombaan, penghafal kitab suci, hingga prestasi akademik. Karena itu, evaluasi diperlukan untuk melihat mekanisme yang paling tepat dalam proses penilaian.

“Karena jalur prestasi ini kan ada berbagai macam. Ada jalur prestasi lomba, jalur prestasi untuk penghafal kitab suci, dan akademik yang kuotanya mungkin enggak banyak, ya. Tapi juga bisa efektif dan tepat sasaran dimanfaatkan oleh wali murid,” katanya.

Ajeng menambahkan salah satu opsi yang akan dikaji dalam evaluasi tersebut adalah pembatasan jumlah sertifikat yang dapat diajukan oleh calon peserta didik.

“Jadi mungkin akan mengupayakan ada pembatasan 20 atau 10 sertifikat yang memang bisa dinilai lebih memberikan poin sebenarnya kepada anak tersebut, jadi tidak perlu diberikan semuanya,” tuturnya.

Menurut Ajeng, evaluasi tersebut akan dilakukan bersama Dispendik setelah seluruh rangkaian SPMB 2026 berakhir untuk menentukan mekanisme yang paling efektif, tanpa mengurangi prinsip keadilan dan transparansi dalam proses seleksi.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Muncul Nama Pejabat di Persidangan John Field Terkait Korupsi di Bea Cukai, Begini Respons KPK

Muncul Nama Pejabat di Persidangan John Field Terkait Korupsi di Bea Cukai, Begini Respons KPK

Ketua KPK Setyo Budiyanto angkat bicara soal sejumlah nama baru yang muncul dalam persidangan di kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai. 
Disebut Terlibat Kasus Dugaan Penipuan di Tangerang, Kubu Bupati Tanggamus Beri Penjelasan

Disebut Terlibat Kasus Dugaan Penipuan di Tangerang, Kubu Bupati Tanggamus Beri Penjelasan

Bupati Tanggamus, Mohammad Saleh Asnawi disebut ikut terlibat dalam dugaan penipuan dan penggelapan terkait transaksi jual beli tanah di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kata-kata Pertama Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Raih Kemenangan Pertama di Piala Dunia 2026 dengan Membungkam Irak

Kata-kata Pertama Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Raih Kemenangan Pertama di Piala Dunia 2026 dengan Membungkam Irak

Bintang Manchester City, Erling Haaland, berhasil mencuri perhatian pada laga debutnya di Piala Dunia 2026 bersama Norwegia saat menghadapi Irak, Rabu (17/6).
Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Muharram, Momentum Hijrah dan Semangat Menjadi Pribadi Lebih Baik

Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Muharram, Momentum Hijrah dan Semangat Menjadi Pribadi Lebih Baik

Berikut contoh teks khutbah Jumat 19 Juni 2026 dengan judul Muharram, Momentum Hijrah dan Semangat Menjadi Pribadi Lebih Baik.
Piala Dunia 2026: Drone Misterius Mata-matai Latihan Korea Selatan

Piala Dunia 2026: Drone Misterius Mata-matai Latihan Korea Selatan

Korea Selatan menggelar latihan tertutup dalam persiapan laga pekan kedua Grup A Piala Dunia 2026 melawan Meksiko di Chivas Verde Valle, Zapopan pada Rabu (17/6/2026). 
Qodari Ungkap Devisa Pariwisata Tembus Rp68,28 Triliun: Banyak Turis Asing Belanja di Indonesia

Qodari Ungkap Devisa Pariwisata Tembus Rp68,28 Triliun: Banyak Turis Asing Belanja di Indonesia

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik internasional, Indonesia justru mencatat lonjakan devisa pariwisata hingga 6,3 persen pada triwulan I 2026.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

Intip 4 ide outfit musim panas ala Fuji, dari quiet luxury di Monaco hingga gaya kasual Y2K di Malaysia, lengkap dengan tips memilih busana sesuai cuaca tropis.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Selengkapnya

Viral