Enam Tahun Melawan Kanker Payudara, Kepala Desa Puspasari Bersyukur JKN Hadir Jadi Penopang Pengobatan
- BPJS Kesehatan
Menurut Sri, manfaat Program JKN sangat besar dalam mendukung pengobatan yang dijalaninya selama ini. Ia membayangkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan apabila tidak menjadi peserta JKN.
“Kalau misalkan saya tidak ikut program kesehatan ini, berapa uang yang saya keluarkan. Dihitung saja saya melakukan kemo sebanyak 22 kali dan sekali kemo saja sampai 30 juta rupiah. Belum obat yang harus saya konsumsi setiap bulan, itu kan rutin tidak boleh putus. Belum juga obat untuk terapi hormon di perut, kurang lebih saya tiga tahun menggunakan zoladex. Itu juga semuanya alhamdulillah dijamin, tidak ada selisih yang harus saya bayar. Makanya kemudahan fasilitas yang JKN berikan untuk saya sangat-sangat bermanfaat. Terima kasih banyak,” ungkapnya.
Ke depan, Sri berharap layanan kesehatan yang bekerja sama dengan Program JKN di Kabupaten Bogor semakin lengkap dan terintegrasi, terutama untuk pelayanan radioterapi.
“Mudah-mudahan ke depannya di Kabupaten Bogor layanan kesehatan yang tersedia melalui JKN semakin lengkap dan teritegrasi, terutama untuk radioterapi. Untuk rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor juga bisa lebih kompleks pengobatannya. Saya juga bersyukur karena selama menjalani pengobatan, pelayanan yang diberikan sangat baik dan tidak membedakan pasien BPJS maupun umum," tuturnya.
Sebagai Kepala Desa Puspasari, Sri juga aktif mengajak masyarakat untuk menjadi peserta JKN dan menjaga kepesertaan tetap aktif.
Ia turut menyosialisasikan Program REHAB kepada warga yang memiliki tunggakan iuran agar dapat kembali memperoleh perlindungan kesehatan.
“Alhamdulillah di sini saya selalu menginfokan ke kader, dan kader yang meneruskan ke warga untuk yang belum ikut segera ikut Program JKN. Memang ada beberapa yang bermasalah karena menganggap BPJS Kesehatan buat yang sakit saja. Mereka abai tidak dibayar, giliran sudah sakit berapa yang harus dikeluarkan. Alhamdulillah kita juga suka ikut Program REHAB dari BPJS Kesehatan. Saya juga pernah membantu seseorang menggunakan program itu karena keadaan ekonomi dan alhamdulillah sekarang BPJS Kesehatannya sudah aktif kembali,” ujarnya.
Sri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan dan seluruh peserta JKN yang telah menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam program tersebut.
Load more