News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersangka Kasus Kekekrasan Seksual Anak di Sampang Bertambah Jadi 13 Orang, Polisi Masih Buru 14 Pelaku

Polres Sampang kembali menangkap satu tersangka kasus kekerasan seksual terhadap anak berusia 15 tahun. Total 13 pelaku telah diamankan, sementara 14 lainnya masih diburu polisi.
Selasa, 14 Juli 2026 - 14:55 WIB
Ilustrasi Tersangka Kasus Kekekrasan Seksual Anak di Sampang Bertambah Jadi 13 Orang, Polisi Masih Buru 14 Pelaku
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan. 

Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sampang kembali menangkap seorang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan seksual terhadap remaja perempuan berusia 15 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penangkapan terbaru tersebut, jumlah tersangka yang telah diamankan kini bertambah menjadi 13 orang.

Meski demikian, penyidikan belum berhenti. Polisi masih memburu 14 orang lainnya yang diduga ikut terlibat dalam kejahatan tersebut. 

Kasus yang diduga dilakukan secara berkelompok di beberapa lokasi berbeda itu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena melibatkan korban anak dan jumlah pelaku yang sangat banyak.

Pengungkapan kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tindak kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang berdampak panjang terhadap kondisi fisik maupun psikologis korban. 

Karena itu, kepolisian memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Polisi Tangkap Tersangka Ke-13 di Alun-Alun Sampang

Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan polisi kembali mengamankan seorang tersangka berinisial W (17), warga Kabupaten Sampang. Penangkapan dilakukan pada Senin (13/7) ketika tersangka berada di kawasan Alun-Alun Sampang saat hendak membeli makanan.

"Tersangka yang kami tangkap berinisial W (17), warga Sampang," kata AKBP Hartono.

Kapolres Sampang AKBP Hartono saat menyampaikan rilis tentang penangkapan pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.
Kapolres Sampang AKBP Hartono saat menyampaikan rilis tentang penangkapan pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.
Sumber :
  • ANTARA/ HO-Polres Sampang

Menurut Hartono, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan dari kasus yang sebelumnya telah menjerat 12 orang tersangka.

"Tadi malam kami kembali mengamankan satu tersangka. Jadi saat ini sudah ada 13 orang yang berhasil kami tangkap," ujar Hartono, Senin (13/7).

Ia menambahkan, tersangka W yang masih berusia 17 tahun ditangkap tanpa perlawanan saat berada di kawasan alun-alun.

"Inisial W, usianya sekitar 17 tahun. Tersangka ditangkap di alun-alun," katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Sampang telah lebih dahulu menangkap AR (17), MH (17), MA (15), AP (15), D (16), MR (17), R (42), MHA (13), MFS (13), AS (14), F (25), dan AP (15).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diduga Dilakukan 27 Pelaku di Tiga Lokasi Berbeda

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menduga tindak pidana tersebut dilakukan oleh total 27 orang. Artinya, hingga kini masih terdapat 14 pelaku yang identitasnya telah dikantongi penyidik namun masih dalam pengejaran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AHY Bicara Kekuasaan Ada Batasnya, Begini Respons Jubir Gerindra

AHY Bicara Kekuasaan Ada Batasnya, Begini Respons Jubir Gerindra

Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong mengatakan pihaknya tak masalah dan menghargai pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengatakan kekuasaan ada batasnya.
Deretan Peristiwa Kebakaran Gunung Cikuray Garut dalam 7 Tahun Terakhir, Terbaru 5 Hektare Terbakar

Deretan Peristiwa Kebakaran Gunung Cikuray Garut dalam 7 Tahun Terakhir, Terbaru 5 Hektare Terbakar

Berikut rekapan tvOnenews.com terkait peristiwa kebakaran hutan & lahan di kawasan Gunung Cikuray, Garut dalam 7 tahun terakhir, termasuk pada September 2026.
Jadi Pahlawan Comeback Persib, Balsa Sekulic Sebut Tim Tunjukkan Mental Juara

Jadi Pahlawan Comeback Persib, Balsa Sekulic Sebut Tim Tunjukkan Mental Juara

Sosok Balsa Sekulic menjadi pembeda dalam kemenangan Persib Bandung melawan PSM Makassar.
Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 9 September 2026: Scorpio Panen Dana Segar

Siap-Siap Dikepung Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 9 September 2026: Scorpio Panen Dana Segar

Rabu, 9 September 2026, diprediksi menjadi hari yang menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan keuangan. Siapa saja yang diprediksi bakal bercuan deras besok?
Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Palembang Instruksikan Siswa Belajar dari Rumah

Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Palembang Instruksikan Siswa Belajar dari Rumah

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Palembang Nomor 33 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar sebagai Dampak Buruk Kabut Asap bagi Satuan Pendidikan di Kota Palembang yang diterbitkan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Penyesuaian KBM ini berlaku mulai Rabu(9/9/2026).
KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Silmy Karim Terkait Penyitaan

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Silmy Karim Terkait Penyitaan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan oleh mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral