Tinjau Infrastruktur Strategis di Papua, Wamendagri Ribka Haluk Pastikan Program Prioritas Pemerintah Berjalan Optimal
- Kemendagri
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti melakukan kunjungan kerja lapangan di wilayah Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Selasa (14/7).
Agenda peninjauan ini difokuskan untuk melihat langsung perkembangan sejumlah proyek infrastruktur strategis nasional yang tengah digarap di wilayah tersebut.
Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama meliputi pembangunan akses jalan, sistem irigasi, fasilitas pendidikan, hingga infrastruktur pengamanan area pesisir.
Kunjungan kolaboratif antara dua kementerian ini bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh program prioritas pemerintah pusat terlaksana secara optimal dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Kunjungan diawali dengan peninjauan pembangunan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah di Kampung Skory, Kabupaten Jayapura.
Dalam kesempatan tersebut, Ribka menegaskan pembangunan infrastruktur harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jalan yang dibangun harus mampu membuka akses, memperkuat konektivitas, mendukung sektor pertanian, pariwisata, dan menggerakkan perekonomian daerah,” ujar Ribka.
Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Papua Youth Creative Hub untuk melihat kesiapan fasilitas yang diproyeksikan sebagai pusat pengembangan kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan generasi muda Papua.
Dari Kabupaten Jayapura, rombongan selanjutnya bertolak ke Kabupaten Keerom untuk meninjau pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Arso XIV sebagai bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Swasembada Pangan.
Dalam dialog bersama kelompok tani, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, termasuk kebutuhan alat dan mesin pertanian serta usulan agar program pertanian berbasis kelompok tani menjadi prioritas.
Menanggapi hal tersebut, Ribka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Keberhasilan program swasembada pangan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Aspirasi masyarakat harus menjadi bagian dari perencanaan agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” katanya.
Peninjauan dilanjutkan ke Madrasah Ibtidaiyah Al Fitrah. Secara umum, renovasi sekolah telah sesuai spesifikasi teknis, meski masih diperlukan pemenuhan fasilitas smart board serta penambahan ruang kelas yang akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.
Load more