News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi "Bang Jago" Ikut Tawuran di Karawang, Seorang Pelajar Kehilangan Pergelangan Tangan Akibat Sajam

Seorang pelajar SMK di Karawang kehilangan telapak tangan akibat sabetan senjata tajam saat tawuran. Polisi masih memburu para pelaku dan menyelidiki kasus tersebut.
Selasa, 21 Juli 2026 - 18:04 WIB
Aksi Bang Jago Ikut Tawuran Karawang, Tangan Pelajar P*tus Disabet Sajam!
Sumber :
  • Tangkapan Layar X

tvOnenews.com - Tawuran antarremaja kembali memakan korban dengan luka yang sangat serius. Seorang pelajar berusia 16 tahun di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, harus kehilangan telapak tangan kanannya setelah disabet senjata tajam saat bentrokan dua kelompok remaja yang terjadi di Jalan Raya Klari–Pancawati, Senin (20/7/2026) malam. 

Insiden tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu menambah panjang daftar kasus tawuran pelajar yang berujung pada cacat permanen bahkan kematian. 

Meski berbagai upaya pencegahan telah dilakukan aparat kepolisian dan pemerintah daerah, aksi kekerasan antarkelompok remaja masih terus terjadi. 

Polisi kini tengah memburu para pelaku yang terlibat, sementara korban menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka berat yang dideritanya.

Tawuran Berujung Telapak Tangan Putus

Korban diketahui berinisial R (16), seorang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK). Sebelum kejadian, ia berpamitan kepada keluarganya dengan alasan hendak bermain futsal bersama teman-temannya. 

Namun, malam itu justru berakhir tragis setelah ia terlibat tawuran di Jalan Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat dua kelompok remaja saling menyerang menggunakan berbagai jenis senjata tajam di tengah jalan. 

Korban tampak berusaha melawan, tetapi akhirnya terdesak dan tidak mampu menghindari serangan lawannya.

Akibat sabetan senjata tajam tersebut, telapak tangan kanan korban mengalami luka sangat parah hingga putus. Rekaman video lain bahkan memperlihatkan bagian telapak tangan korban tercecer di badan jalan setelah bentrokan berakhir.

Dalam keterangan lain disebutkan bahwa lima jari tangan kanan korban juga terputus akibat serangan tersebut. Korban kemudian roboh bersimbah darah di lokasi kejadian setelah kehilangan banyak darah.

Korban Jalani Perawatan Intensif di RSUD Karawang

Usai bentrokan, rekan-rekan korban segera mengevakuasi R menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karawang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Saat tiba di rumah sakit, korban dilaporkan masih dalam keadaan sadar meski mengalami pendarahan hebat. Tim medis langsung memberikan penanganan darurat karena kondisi korban membutuhkan tindakan operasi sesegera mungkin.

Hingga Selasa, korban masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan dokter. Proses medis difokuskan untuk menstabilkan kondisi korban sekaligus menangani luka serius akibat sabetan senjata tajam.

Sementara itu, video tawuran tersebut terus menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menuai keprihatinan masyarakat. 

Banyak warganet menilai aksi kekerasan antarpelajar semakin nekat karena para pelaku secara terbuka membawa senjata tajam dan saling menyerang di jalan umum.

Polisi Selidiki Kasus, Pelaku Terancam Hukuman Berat

Jajaran Polsek Klari bersama Satreskrim Polres Karawang telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Polisi juga mengumpulkan barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

Hingga kini penyidik masih melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang melarikan diri. Polisi memastikan seluruh pihak yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Apabila terbukti melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan korban mengalami cacat permanen, pelaku dapat dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

Perbuatan tersebut dapat dikenakan pasal mengenai penganiayaan berat yang menyebabkan luka berat atau cacat tetap, dengan ancaman pidana penjara yang lebih berat.

Selain itu, pelaku juga dapat dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 apabila terbukti membawa, memiliki, atau menggunakan senjata tajam tanpa hak di tempat umum. 

Aturan tersebut mengatur ancaman pidana hingga 10 tahun penjara bagi pelaku yang membawa senjata tajam secara melawan hukum.

Apabila penyelidikan menemukan adanya unsur perencanaan, pengeroyokan, atau keterlibatan sejumlah pelaku secara bersama-sama, penyidik juga dapat menerapkan pasal-pasal lain sesuai hasil penyidikan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa tawuran bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan tindak pidana yang dapat merenggut nyawa maupun menyebabkan cacat permanen. 

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, orang tua, dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas para pelajar agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (udn)
 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Persija Jakarta usai Shin Tae-yong Diduga Disebut Pendatang oleh Dirtek Java United Resal Octavian

Reaksi Persija Jakarta usai Shin Tae-yong Diduga Disebut Pendatang oleh Dirtek Java United Resal Octavian

Persija Jakarta memberikan reaksi soal dugaan insiden diskriminatif yang dialami oleh Shin Tae-yong. Dalam laga kontra Java United, sang pelatih asal Korea Selatan diduga disebut pendatang.
Gelar Program Bela Negara di Bali, Kementerian Pertahanan Gembleng Ratusan Tokoh Masyarakat dan Ormas Hadapi Perang Kognitif

Gelar Program Bela Negara di Bali, Kementerian Pertahanan Gembleng Ratusan Tokoh Masyarakat dan Ormas Hadapi Perang Kognitif

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar program pembinaan kesadaran Bela Negara yang digelar di Rindam IX/Udayana, Kabupaten Tabanan, Bali.
Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Tak Puas dengan Gelar Piala AFF, Pelatih Vietnam Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Telah Menjadi Raja

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik belum puas dengan sederet gelar yang telah diraihnya bersama tim. Kini, ia membidik trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus berambisi.
Paddy Pimblett Sindir Keras Ilia Topuria karena Tuduh Justin Gaethje Curang

Paddy Pimblett Sindir Keras Ilia Topuria karena Tuduh Justin Gaethje Curang

Paddy Pimblett melontarkan kritik keras kepada Ilia Topuria setelah petarung asal Spanyol itu menuduh Justin Gaethje melakukan kecurangan dalam pertarungan.
Terungkap Motif Pasangan Sesama Jenis yang Viral Bikin Video Mesum A Day in My Life, Begini Penjelasan Polisi

Terungkap Motif Pasangan Sesama Jenis yang Viral Bikin Video Mesum A Day in My Life, Begini Penjelasan Polisi

Video mesum a day in my life, dua pria yang diduga pasangan sesama jenis itu, berseliweran di medsos. Bahkan muncul dengan banyak potongan video pendek.
Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per Gram, Naik Tipis Rp3.000

Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per Gram, Naik Tipis Rp3.000

Harga emas Antam hari ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per gram. Buyback yang terpantau ikut naik.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Media sosial digemparkan dengan satu video mesum yang menampilkan pasangan sesama jenis (gay) bertajuk atau bertemakan a day in my life. Hal ini menuai atensi.
Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks, yang hendak menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, berbicara soal Malaysia. Ini menjadi duel yang dinantikan oleh para suporter.
Selengkapnya

Viral