News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Hina Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf, Kasus Yurizal Jadi Pengingat Keras Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan

Kasus pasien BPJS Yurizal yang meninggal setelah viral mengeluhkan layanan rumah sakit terus menuai sorotan. Dokter Benny Christian Sihombing meminta maaf
Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:49 WIB
Ilustrasi Dokter Hina Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf, Kasus Yurizal Jadi Pengingat Keras Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus yang menimpa pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, masih menjadi perhatian publik. Berawal dari keluhan karena harus menunggu ruang rawat hingga delapan jam, kisah yang dibagikan melalui media sosial justru memicu komentar bernada sinis dari sejumlah akun yang diduga merupakan tenaga kesehatan. 

Setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026, komentar-komentar tersebut kembali viral dan menuai kecaman luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan terbesar mengarah kepada dokter RSUD Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Benny Christian Sihombing. Komentarnya yang dinilai tidak berempati dianggap melukai keluarga korban dan mencederai nilai-nilai profesi kedokteran. 

Di tengah gelombang kritik, Benny akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, mengakui kesalahannya, serta menyatakan siap menerima konsekuensi hukum maupun sanksi etik dari organisasi profesi.

Berawal dari Curhat Pasien BPJS hingga Dokter Minta Maaf

Kasus ini bermula ketika Yurizal Tri Chaerawan mengunggah pengalamannya di Threads. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku telah menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit, namun belum juga memperoleh kamar.

Alih-alih mendapatkan empati, unggahan tersebut justru dibalas dengan komentar yang dianggap merendahkan oleh sejumlah akun yang diidentifikasi sebagai dokter maupun tenaga kesehatan.

Salah satu komentar yang paling banyak disorot berasal dari dokter Benny Christian Sihombing melalui akun Threads @bennychrstn. 

Dalam komentarnya, ia menyinggung keterbatasan ruang rawat dan bahkan menyebut ruang jenazah sebagai tempat yang selalu tersedia.

Sembilan hari setelah unggahan itu dibuat, Yurizal meninggal dunia. Kabar tersebut memicu kemarahan publik dan membuat komentar para tenaga kesehatan kembali diangkat oleh warganet.

Merespons polemik tersebut, Benny akhirnya menyampaikan permohonan maaf.

"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketikan saya di Threads. Saya juga menyampaikan turut berdukacita kepada pemilik utas yaitu almarhum Yurizal. Saya berdoa semoga segenap keluarga diberikan penghiburan," kata Benny.

Menkes Budi Gunadi Buka Suara soal Pasien BPJS Meninggal, Dokter yang Hina Korban Akhirnya Minta Maaf dan Siap Diproses Hukum
Menkes Budi Gunadi Buka Suara soal Pasien BPJS Meninggal, Dokter yang Hina Korban Akhirnya Minta Maaf dan Siap Diproses Hukum
Sumber :
  • Antara

Ia juga menyatakan siap mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.

"Saya bertanggung jawab penuh atas segala tulisan yang saya buat. Dan jika pun nanti ada proses hukum, saya akan mengikutinya tanpa pembelaan ataupun menyewa pengacara. Saya juga siap menerima konsekuensi dari Rumah Sakit, dari IDI, MKEK, pengadilan, ataupun instansi lain," ujarnya.

Profesi Tenaga Kesehatan Bukan Sekadar Pekerjaan

Kasus ini kembali mengingatkan bahwa profesi tenaga kesehatan merupakan panggilan kemanusiaan yang dibangun atas dasar empati, integritas, dan kepercayaan masyarakat.

Seorang dokter, perawat, maupun tenaga kesehatan lainnya tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang profesional, tetapi juga menjaga sikap dalam setiap ruang, termasuk di media sosial. Apa pun yang disampaikan di platform digital dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap profesi yang mereka emban.

Pelayanan kesehatan juga harus diberikan secara adil tanpa membedakan status kepesertaan BPJS, kelas perawatan, latar belakang ekonomi, suku, agama, maupun kedudukan sosial pasien.

Karena itu, tenaga kesehatan yang terbukti melakukan tindakan atau komentar yang melanggar etika profesi perlu mendapatkan pembinaan maupun sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. 

Penegakan etik bukan sekadar untuk menghukum individu, melainkan menjaga marwah profesi agar tetap berdiri di atas nilai kemanusiaan.

Sumpah Profesi Dokter dan Perawat Kembali Jadi Sorotan

Peristiwa ini membuat publik kembali mengingat isi sumpah profesi yang diucapkan oleh setiap dokter dan perawat sebelum menjalankan tugasnya.

Sumpah Dokter

Dalam sumpah profesinya, seorang dokter menyatakan komitmen untuk mengabdikan hidup demi kepentingan kemanusiaan.

Beberapa poin penting dalam Sumpah Dokter antara lain:

* Membaktikan hidup untuk kepentingan perikemanusiaan.
* Menjalankan tugas secara terhormat, bermartabat, dan bersusila.
* Memelihara martabat serta tradisi luhur profesi kedokteran.
* Merahasiakan segala sesuatu yang diketahui karena profesinya.
* Senantiasa mengutamakan kesehatan pasien.
* Tidak membedakan pasien berdasarkan agama, kebangsaan, suku, politik, maupun kedudukan sosial.
* Menghormati guru dan memperlakukan sejawat sebagai saudara.
* Menghormati setiap kehidupan manusia.
* Tidak menggunakan ilmu kedokteran untuk tindakan yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan.
* Mengucapkan sumpah dengan mempertaruhkan kehormatan dirinya.

Sumpah Perawat

Sementara itu, dalam Sumpah Perawat, setiap perawat berjanji:

* Melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.
* Menjalankan tugas atas dasar kemanusiaan.
* Tidak membedakan pangkat, kedudukan, keturunan, golongan, bangsa, maupun agama dalam memberikan pelayanan
* Membina kerja sama dan menjaga solidaritas dengan sesama tenaga kesehatan.
* Menjaga kerahasiaan pasien, kecuali untuk kepentingan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Nilai-nilai yang terkandung dalam kedua sumpah profesi tersebut menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus selalu mengedepankan empati, penghormatan terhadap martabat manusia, serta perlakuan yang adil kepada seluruh pasien tanpa diskriminasi.

Kasus Yurizal menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat terhadap tenaga kesehatan tidak hanya dibangun melalui kemampuan medis, tetapi juga melalui tutur kata, sikap, dan rasa kemanusiaan yang tercermin dalam setiap tindakan, baik di ruang pelayanan maupun di media sosial. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Dari Tukang Pilah Sampah Kini Terpilih Jadi Kades Mekarwangi di Cikarang, Rumah Surya akan Direnovasi oleh KDM

Dari Tukang Pilah Sampah Kini Terpilih Jadi Kades Mekarwangi di Cikarang, Rumah Surya akan Direnovasi oleh KDM

Rumah Surya bin Samid, tukang pilah sampah yang jadi Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi akan direnovasi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kendalikan Keinginan Belanja Anda, Cek Ramalan Zodiak Sagitarius 26 September 2026 di Sini!

Kendalikan Keinginan Belanja Anda, Cek Ramalan Zodiak Sagitarius 26 September 2026 di Sini!

Sebagai sosok berjiwa petualang, optimis, dan selalu penuh ide kreatif, Sagitarius akan merasakan dorongan kuat untuk mengeksplorasi potensi pemasukan baru.

Trending

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September: Ada 26 Cabor Bertanding! Bulu Tangkis Mulai Laga Pertamanya Hari Ini!

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 25 September dengan 26 cabang olahraga yang akan menyelenggarakan pertandingan hari ini yang 13 diantaranya ada wakil Indonesia.
Selengkapnya

Viral