News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulan UMKM Nasional, Ayo Perkuat Fondasi Digital Seller Lewat Ekosistem Penjualan Terintegrasi

Bulan UMKM Nasional menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk tidak hanya mengejar transaksi, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:40 WIB
Ilustrasi UMKM.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Bulan UMKM Nasional menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk tidak hanya mengejar transaksi, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital. Marketplace tetap menjadi salah satu kanal penting bagi seller dan UMKM, namun interaksi pelanggan kini berlangsung semakin beragam melalui WhatsApp, media sosial, website, komunitas online, hingga berbagai kanal digital lainnya. 

Perubahan tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk membangun hubungan yang lebih langsung dengan pelanggan. Di sisi lain, semakin banyaknya kanal penjualan juga membuat proses operasional menjadi lebih kompleks, khususnya bagi UMKM yang masih mengelola pesanan, pembayaran, pengiriman, hingga komunikasi pascatransaksi secara manual. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi banyak seller, tantangan saat ini bukan hanya bagaimana mendapatkan pelanggan baru, tetapi juga bagaimana menjaga pelanggan yang sudah pernah bertransaksi agar kembali melakukan pembelian. Tanpa pengelolaan yang terstruktur, data pelanggan dapat tersebar di berbagai kanal, sementara aktivitas follow-up, promosi, maupun pengingat pembelian ulang berpotensi tidak dilakukan secara konsisten. 

Menurut KiriminAja, kondisi tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM tidak cukup hanya dengan hadir di banyak platform. Pelaku usaha juga membutuhkan kemampuan untuk mengelola perjalanan pelanggan secara lebih utuh, mulai dari saat konsumen menemukan produk, melakukan transaksi, menerima pesanan, hingga kembali melakukan pembelian. 

“Marketplace tetap menjadi salah satu kanal penting bagi banyak pelaku usaha. Namun, seiring perilaku belanja pelanggan yang semakin beragam, seller juga membutuhkan kemampuan untuk membangun hubungan langsung dan mengelola penjualan dari kanal miliknya sendiri. KiriminAja hadir untuk membantu proses tersebut berjalan lebih mudah, mulai dari checkout, pengelolaan pelanggan, hingga pengiriman,” ujar Fariz GTJ, CEO KiriminAja. 

Konsep penjualan mandiri tersebut bukan berarti pelaku usaha harus meninggalkan marketplace. Sebaliknya, kanal mandiri dapat digunakan sebagai pelengkap agar seller memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam menjangkau pelanggan sekaligus membangun basis konsumen yang dapat dikelola untuk pertumbuhan jangka panjang. 

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, KiriminAja mengembangkan ekosistem yang menghubungkan proses transaksi, pengelolaan pelanggan, dan fulfillment dalam satu rangkaian. Salah satunya melalui Checkout Link, yang memungkinkan seller mengarahkan calon pelanggan dari WhatsApp, Instagram, TikTok, maupun kanal digital lainnya menuju proses pemesanan yang lebih terstruktur tanpa harus membangun website yang kompleks. 

Dengan pendekatan tersebut, traffic yang berasal dari media sosial maupun percakapan dengan pelanggan dapat diarahkan menjadi transaksi yang lebih mudah dikelola. Bagi seller, hal ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada pencatatan pesanan secara manual yang semakin sulit dilakukan ketika volume transaksi mulai bertambah. 

Namun, transaksi pertama bukanlah akhir dari perjalanan pelanggan. KiriminAja juga melihat pentingnya pengelolaan pelanggan setelah pembelian sebagai salah satu fondasi pertumbuhan bisnis. Melalui Repeat Order Management System (ROMS), seller dapat mengelola komunikasi dengan pelanggan lama secara lebih terstruktur, termasuk melakukan pengingat pembelian ulang maupun menyampaikan informasi promosi melalui WhatsApp. 

“Pertumbuhan bisnis tidak hanya bergantung pada seberapa banyak pelanggan baru yang datang, tetapi juga bagaimana pelaku usaha menjaga pelanggan yang sudah pernah bertransaksi. Melalui ROMS, kami membantu seller menjalankan reminder, promosi, dan komunikasi pelanggan secara lebih terstruktur agar repeat order dapat dikelola tanpa menambah beban kerja manual,” ujar Muhammad Army, Head of Product KiriminAja. 

Menurut Army, pola pembelian ulang menjadi semakin relevan ketika biaya dan upaya mendapatkan pelanggan baru terus menjadi perhatian pelaku usaha. Dengan pengelolaan pelanggan yang lebih baik, seller memiliki kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih panjang setelah transaksi pertama, bukan sekadar menyelesaikan satu kali penjualan. 

Selain proses transaksi dan retensi pelanggan, pengalaman berbelanja juga sangat dipengaruhi oleh proses setelah checkout. Pengiriman yang dapat dipantau, pilihan metode pembayaran, serta penanganan ketika paket mengalami kendala menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan. 

Karena itu, KiriminAja juga menghubungkan kanal penjualan mandiri tersebut dengan layanan fulfillment dan logistiknya. Seller dapat mengakses berbagai pilihan ekspedisi, mengelola pengiriman COD maupun non-COD, melakukan pelacakan paket, hingga menangani kebutuhan retur dalam satu ekosistem. Bagi bisnis yang telah memiliki website atau sistem e-commerce sendiri, integrasi juga dapat dilakukan melalui API maupun plugin sesuai dengan kebutuhan dan skala bisnis. 

Pendekatan tersebut memungkinkan pelaku usaha menggunakan ekosistem KiriminAja secara bertahap. Seller yang baru mulai membangun kanal sendiri dapat memulai dari proses transaksi sederhana, kemudian mengembangkan pengelolaan pelanggan, pengiriman, hingga integrasi sistem seiring pertumbuhan bisnis. 
Bagi KiriminAja, semangat Bulan UMKM Nasional juga menjadi pengingat bahwa transformasi digital seharusnya membantu pelaku usaha bekerja lebih efektif, bukan justru menambah kompleksitas operasional. Teknologi perlu memberikan ruang bagi seller untuk lebih fokus pada pengembangan produk, pemasaran, pelayanan pelanggan, serta strategi pertumbuhan bisnis. 

KiriminAja berkomitmen untuk terus mendampingi seller, UMKM, reseller, dan brand lokal dalam membangun fondasi penjualan yang lebih terhubung. Melalui pengelolaan transaksi, pelanggan, dan pengiriman yang semakin terintegrasi, pelaku usaha diharapkan dapat memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengembangkan bisnis sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.(chm)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.
Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral