Halaqah Nasional Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat, Ini Agenda yang Dibahas
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Pesantren didorong untuk memperluas perannya sebagai pusat pemberdayaan masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan dan dakwah, tetapi juga lewat penguatan ekonomi umat.
Gagasan tersebut menjadi salah satu fokus dalam Halaqah Nasional bertema “Pemberdayaan Pesantren sebagai Pusat Pendidikan, Dakwah, dan Ekonomi Umat” yang digelar di Hotel Lumire, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang mendapat dukungan Bank BRI itu mempertemukan sejumlah pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta pihak terkait untuk membahas penguatan kapasitas pesantren.
Forum tersebut juga menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai langkah yang dapat dilakukan agar pesantren semakin mandiri dan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Tokoh NU Abdullah Yazid mengatakan terdapat sejumlah agenda penting yang menjadi perhatian dalam halaqah nasional tersebut.
Salah satunya adalah bagaimana pendidikan pesantren dapat terus menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.
"Pertama Penguatan kurikulum pendidikan pesantren agar lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman. Kedua, optimalisasi peran pesantren dalam dakwah yang moderat dan menyejukkan," kata Abdullah Yazid.
Selain pendidikan dan dakwah, pengembangan sektor ekonomi menjadi pembahasan yang tidak kalah penting dalam forum tersebut. Pesantren dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai unit usaha produktif sekaligus membangun ekosistem ekonomi yang memberikan manfaat bagi santri dan masyarakat sekitar.
Agenda lainnya mencakup strategi pengembangan unit usaha serta ekonomi produktif berbasis pesantren dan penguatan kemandirian ekonomi umat melalui kolaborasi lintas sektor.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat pesantren memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjalankan perannya secara berkelanjutan.
"Melalui Halaqah ini, diharapkan lahir langkah-langkah konkret bagi pesantren untuk terus berkembang sebagai pusat pemberdayaan umat yang utuh, mencakup pendidikan, dakwah, dan ekonomi secara berkesinambungan," pungkasnya.
Load more