News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

Nama Zapin sendiri mungkin terdengar tidak biasa sebagai jenis senam. Di balik namanya, terdapat gerakan yang banyak mengandalkan langkah kaki secara ritmis, koordinasi tubuh, serta keseimbangan.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:14 WIB
Senam Zapin.
Sumber :
  • Holywings.

Jakarta, tvOnenews.com - Senam umumnya identik dengan gerakan aerobik yang dilakukan mengikuti irama musik. Namun, ada jenis senam yang menawarkan sesuatu berbeda karena memadukan aktivitas fisik dengan unsur budaya, yakni Senam Zapin.

Nama Zapin sendiri mungkin terdengar tidak biasa sebagai jenis senam. Di balik namanya, terdapat gerakan yang banyak mengandalkan langkah kaki secara ritmis, koordinasi tubuh, serta keseimbangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Instruktur Senam Zapin, Gian Natasya, menjelaskan bahwa istilah Zapin memang merujuk pada seni tari tradisional Melayu yang memiliki pengaruh budaya Arab.

"Nama Zapin umumnya merujuk pada seni tari tradisional Melayu yang memiliki pengaruh budaya Arab. Ciri khasnya adalah gerakan langkah kaki yang ritmis, teratur, dan mengikuti irama musik. Karena itu, ketika istilah Zapin digunakan dalam senam, nama tersebut dapat menggambarkan karakter gerakannya yang banyak menggunakan pola langkah dan ritme," ujar Gian dalam keterangannya, dikutip Rabu (26/8/2026).

Karakter gerakan tersebut membuat Senam Zapin tidak hanya menjadi aktivitas untuk meningkatkan kebugaran. Gerakan yang dilakukan secara berulang dan terkontrol juga dapat memberikan stimulus pada otot tungkai.

"Betul. Gerakan langkah yang dilakukan berulang dan terkontrol dapat melatih otot tungkai, terutama paha dan betis, sekaligus melatih koordinasi antara kaki, tubuh, dan irama," jelasnya.

Tak hanya otot kaki, perubahan arah dan pijakan dalam gerakan Zapin juga berkaitan dengan kemampuan tubuh mempertahankan keseimbangan.

"Gerakan berpindah arah, mengatur pijakan, dan mempertahankan posisi tubuh juga memberikan stimulus terhadap keseimbangan dan koordinasi. Ini menjadi salah satu nilai positif dari senam yang berbasis langkah seperti Zapin," bebernya.

Hal tersebut membuat Senam Zapin berpotensi menjadi pilihan aktivitas fisik yang menarik, termasuk bagi masyarakat lanjut usia. Meski demikian, intensitas gerakan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

"Namun, perlu dibedakan antara melatih dan menguatkan secara optimal. Kalau tujuan utamanya meningkatkan kekuatan otot, terutama pada lansia, senam Zapin sebaiknya dilengkapi latihan kekuatan sederhana seperti sit-to-stand, latihan tungkai, atau latihan dengan beban ringan," tuturnya.

Bisa untuk Turunkan Berat Badan?

Pertanyaan berikutnya, apakah Senam Zapin juga bisa membantu seseorang yang sedang berusaha menurunkan berat badan? Jawabannya, bisa. Namun, efektivitasnya tidak tepat jika hanya diukur dari jumlah kalori yang terbakar dalam satu kali latihan.

"Untuk satu sesi, sekitar 30–60 menit merupakan durasi yang cukup realistis, dengan intensitas disesuaikan kemampuan peserta," tukasnya.

Gian mengatakan jumlah kalori yang terbakar setiap orang tidak bisa disamaratakan. Berat badan dan intensitas ketika melakukan gerakan menjadi beberapa faktor yang memengaruhi pengeluaran energi.

"Untuk kalori, saya tidak menyarankan memberikan satu angka pasti karena pembakaran energi sangat individual. Orang dengan berat badan lebih besar atau yang melakukan gerakan dengan intensitas lebih tinggi akan membakar lebih banyak kalori dibandingkan orang yang lebih ringan atau melakukan gerakan dengan intensitas rendah," bebernya.

Karena itu, mereka yang ingin menurunkan berat badan sebaiknya tidak menjadikan olahraga sebagai satu-satunya strategi. Aktivitas fisik perlu berjalan beriringan dengan pola makan yang sesuai.

"Senam Zapin tetap cocok untuk program penurunan berat badan, karena aktivitas fisik membantu meningkatkan pengeluaran energi. Tetapi olahraga sebaiknya tidak berdiri sendiri. Penurunan berat badan lebih efektif jika aktivitas fisik dikombinasikan dengan pola makan yang sesuai dan terkontrol. Bahkan, pedoman aktivitas fisik AS mencatat bahwa sebagian orang membutuhkan aktivitas lebih dari 150 menit per minggu untuk mencapai atau mempertahankan target berat badan," tambahnya.

"Jadi, fokusnya bukan berapa kalori yang dibakar dalam satu sesi, melainkan konsistensi aktivitas, intensitas yang sesuai, dan keseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi," lanjutnya.

30 Menit Sehari, Cukup?

Bagi masyarakat yang merasa tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, rutinitas 30 menit sehari selama lima kali dalam sepekan dapat menjadi awal yang baik.

"Ya, secara umum sudah memenuhi rekomendasi minimal aktivitas aerobik untuk orang dewasa, apabila senam tersebut dilakukan dengan intensitas sedang," paparnya.

Namun, Gian mengingatkan agar aktivitas fisik tidak hanya berfokus pada latihan aerobik.

"Tetapi untuk kesehatan yang lebih optimal, jangan hanya mengandalkan senam aerobik. WHO juga merekomendasikan latihan penguatan otot minimal dua hari per minggu. Pada lansia, latihan yang menekankan keseimbangan dan kekuatan juga penting, terutama untuk membantu mempertahankan kemampuan fungsional dan mencegah jatuh," jelasnya.

"Jadi, 30 menit × 5 kali seminggu merupakan fondasi yang sangat baik. Akan lebih lengkap bila dikombinasikan dengan latihan kekuatan, latihan keseimbangan, serta aktivitas fisik sehari-hari seperti berjalan kaki dan mengurangi terlalu banyak duduk. Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin, bertahap, dan sesuai kondisi tubuh," tambah Gian.

Aktivitas Senam Zapin tersebut salah satunya diperkenalkan dalam kegiatan yang digelar di Tembak Langit Batam, Minggu (23/8). Lebih dari 150 warga Kelurahan Tanjung Uma dan Kelurahan Sungai Jodoh, Kota Batam, Kepulauan Riau, mengikuti kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut.

Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kegiatan tersebut ingin mendorong masyarakat lebih aktif bergerak sekaligus mengenalkan budaya lokal.

"Kami percaya bahwa menjaga kesehatan masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan. Aktivitas fisik yang menyenangkan seperti Senam Zapin mampu mengajak masyarakat hidup lebih aktif sekaligus melestarikan budaya lokal. Karena itu kami juga menghadirkan berbagai permainan, hadiah, dan bantuan fasilitas lingkungan agar manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas. Semoga kolaborasi seperti ini terus mempererat hubungan antara Holywings Peduli dengan masyarakat Batam,” ujar Andrew Susanto. (cmi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BYD Atto 1 Terbaru Makin Murah, Bisa Isi Baterai 5 Menit

BYD Atto 1 Terbaru Makin Murah, Bisa Isi Baterai 5 Menit

Mobil listrik mungil yang dikenal sebagai BYD Atto 1 di Indonesia ini hadir dengan harga lebih terjangkau, teknologi pengisian daya cepat, serta peningkatan.
Indonesia Bakal Punya Gereja Basilika Pertama, Lokasinya Ada di IKN: Kardinal Suharyo Cek Persiapan Teknis

Indonesia Bakal Punya Gereja Basilika Pertama, Lokasinya Ada di IKN: Kardinal Suharyo Cek Persiapan Teknis

Uskup Agung Jakarta sekaligus Ordinaris Militer Indonesia (OCI) Ignatius Kardinal Suharyo melakukan kunjungan kerja pastoral ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)
Hasil Borneo FC Vs Tainan City FC: Pesut Etam Bikin Comeback, Lolos ke Perempat Final

Hasil Borneo FC Vs Tainan City FC: Pesut Etam Bikin Comeback, Lolos ke Perempat Final

Borneo FC menang atas Tainan City FC dalam lanjutan Grup D AFC Challenge League 2026/2027 di Stadion Segiri, Rabu (21/10/2026)
Hasil Persija Vs Arema FC: Macan Kemayoran Garang, Singo Edan Digasak 5-1

Hasil Persija Vs Arema FC: Macan Kemayoran Garang, Singo Edan Digasak 5-1

Persija kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Arema FC dengan skor telak 5-1 pada pekan keenam Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (21/10/2026).
Terendus Bawa Etomidate saat Tiba di Bandara YIA, WN Italia Dideportasi

Terendus Bawa Etomidate saat Tiba di Bandara YIA, WN Italia Dideportasi

Seorang warga negara Italia dideportasi dari Indonesia setelah diduga membawa cairan etomidate saat tiba di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Respons Dinamika Bursa, Jasa Marga Pertimbangkan Pembelian Kembali Saham JSMR

Respons Dinamika Bursa, Jasa Marga Pertimbangkan Pembelian Kembali Saham JSMR

Merespons dinamika dan gejolak yang tengah melanda pasar modal nasional belakangan ini, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (kode saham: JSMR) menegaskan keterbukaannya

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Benarkah Kim Jong-un Meninggal Dunia Akibat Pendarahan Otak? Korea Utara Langsung Ungkap Fakta Sebenarnya

Media resmi pemerintahan Korea Utara, Korean Central News Agency/KCNA merilis aktivitas terbaru pemimpinnya, Kim Jong-un untuk menepis rumor meninggal dunia.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

ART Cabuli Anak Majikan di Jakarta Timur Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Alat Bukti hingga Saksi Didalami

Polda Metro Jaya mengungkapkan telah menerima adanya pelayangan laporan terhadap ART yang melakukan pencabulan terhadap anak majikan berinisial DKA (5) di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Perkara tersebut ditangani oleh Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Selengkapnya

Viral