News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Memperkuat Portofolio Hospitality Indonesia di Tengah Persaingan Asia Tenggara? Ini Strateginya

Industri hospitality Indonesia terus berkembang di tengah persaingan Asia Tenggara. Perkembangan tersebut terlihat dari pemulihan sektor pariwisata kawasan
Jumat, 4 September 2026 - 23:32 WIB
Ilustrasi Bagaimana Memperkuat Portofolio Hospitality Indonesia di Tengah Persaingan Asia Tenggara Ini Strateginya
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

tvOnenews.com - Industri hospitality Indonesia tengah menghadapi perubahan besar seiring meningkatnya mobilitas wisatawan dan persaingan antardestinasi di Asia Tenggara. Hotel tidak lagi hanya berkompetisi dalam menyediakan kamar, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan layanan yang konsisten, distribusi yang luas, serta pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan bisnis maupun rekreasi.

Perkembangan tersebut terlihat dari pemulihan sektor pariwisata kawasan. Data ASEAN mencatat jumlah kunjungan wisatawan internasional ke negara-negara ASEAN mencapai sekitar 127,1 juta pada 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand menjadi salah satu pasar terbesar dengan 35,5 juta kunjungan, disusul Malaysia 25 juta, Vietnam 17,6 juta, Singapura 16,5 juta, dan Indonesia sekitar 14,3 juta. Pada periode yang sama, wisatawan dari sesama negara ASEAN menyumbang sekitar 38 persen dari total kedatangan internasional di kawasan.

Indonesia sendiri memiliki pasar domestik yang sangat besar sekaligus basis wisatawan mancanegara yang terus bertumbuh. BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara pada Desember 2025 mencapai 1,41 juta, sementara perjalanan wisatawan nusantara mencapai 105,98 juta perjalanan. 

Namun, tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada bulan tersebut berada di angka 56,12 persen. Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan mobilitas wisatawan tidak otomatis membuat tingkat hunian seluruh penginapan terus meningkat, sehingga pengelola perlu memikirkan strategi bisnis, segmentasi, distribusi, dan efisiensi operasional secara lebih terukur.

Belajar dari Destinasi dengan Ekosistem Hospitality yang Matang

Persaingan tersebut membuat pengembangan jaringan hotel semakin relevan. Negara-negara dengan industri pariwisata yang lebih matang menunjukkan bahwa kekuatan sektor hospitality tidak semata-mata bergantung pada jumlah properti, tetapi juga pada kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi.

Singapura dapat menjadi salah satu contoh. Singapore Tourism Board mencatat 16,9 juta kunjungan wisatawan internasional sepanjang 2025, naik 2,3 persen dibandingkan 2024. 

Penerimaan pariwisata pada tiga kuartal pertama 2025 juga mencapai S$23,9 miliar, meningkat 6,5 persen secara tahunan. Pemerintah Singapura menekankan pentingnya pengembangan produk, acara, dan pengalaman yang berbeda untuk mempertahankan daya saing destinasi.

Melansir dari Japan Tourism Statistics, Jepang juga menunjukkan bagaimana pengelolaan sektor pariwisata didukung oleh sistem data yang terstruktur. Japan National Tourism Organization menyediakan statistik mengenai jumlah wisatawan, asal pasar, tujuan perjalanan, wilayah yang dikunjungi, hingga pola pengeluaran wisatawan. Pendekatan berbasis data semacam ini membantu industri memahami perubahan perilaku pasar dan menentukan strategi pengembangan destinasi maupun akomodasi.

Bagi Indonesia, pelajaran pentingnya bukan sekadar mengejar jumlah penginapan baru, melainkan membangun jaringan hospitality yang mampu membaca karakter pasar. Integrasi sistem distribusi, standar operasional, pemasaran, teknologi, dan pemahaman terhadap perilaku wisatawan menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing.

Jaringan dan Konsistensi Layanan Jadi Faktor Penting

Kebutuhan tersebut juga terlihat dari perkembangan pasar penginapan kelas menengah atau midscale. Segmen ini memiliki posisi strategis karena dapat menjangkau wisatawan yang membutuhkan akomodasi dengan harga relatif terukur, tetapi tetap mengharapkan kualitas layanan yang konsisten.

Dalam konteks Indonesia, jaringan hotel yang tersebar di sejumlah kota dapat memberikan keuntungan berupa pengenalan merek, akses distribusi, serta standar pengelolaan yang lebih seragam. Model seperti ini juga memungkinkan pengelola memanfaatkan pengalaman dan sumber daya yang telah tersedia untuk mengembangkan properti di pasar berbeda.

Topotels Hotels & Resorts saat ini mengoperasikan tujuh hotel midscale di sejumlah kota Indonesia. Integrasi jaringan tersebut dengan kelompok hospitality regional diarahkan untuk memperluas dukungan pada aspek komersial, distribusi, dan operasional, sementara identitas masing-masing merek tetap dipertahankan.

Bagi konsumen, perubahan semacam ini mungkin tidak langsung terlihat. Namun, dampaknya dapat muncul melalui konsistensi pelayanan, kemudahan pemesanan, jangkauan distribusi yang lebih luas, hingga kemungkinan akses terhadap jaringan hotel di sejumlah destinasi Asia Tenggara.

“Integrasi ini menandai babak baru yang menarik bagi Topotels. Bergabung dengan Fusion akan membuka peluang baru bagi bisnis kami, memungkinkan kami memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para tamu sekaligus memberikan dukungan yang lebih kuat kepada para pemilik hotel. Kami yakin integrasi dengan Fusion akan membawa momentum baru bagi hotel dan tim kami,” ujar Willy Suderes, Chief Operating Officer Topotels Hotels & Resorts.

Integrasi Dua Brand Hotel Indonesia Jadi Bagian Ekspansi Regional

Pada akhirnya, perkembangan tersebut bermuara pada langkah korporasi yang diumumkan pada awal September 2026. Fusion Hotel Group secara resmi mengintegrasikan dua brand hotel Indonesia, Ayola dan Odua, yang sebelumnya berada di bawah perusahaan tersebut, ke dalam portofolio regionalnya.

Kedua brand tersebut tetap mempertahankan identitas masing-masing setelah integrasi. Namun, jaringan baru ini akan mendapatkan dukungan dalam bidang komersial, distribusi, dan operasional, sekaligus membuka akses terhadap jaringan properti yang telah berkembang di Vietnam, Thailand, dan Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi regional perusahaan yang didirikan pada 2008 tersebut. Saat ini, kelompok hospitality itu menyebut memiliki 26 properti yang telah beroperasi dan delapan brand di tiga negara Asia Tenggara. Integrasi tersebut diharapkan mempertemukan pengalaman lokal Indonesia dengan kapabilitas regional.

Ilustrasi Bagaimana Memperkuat Portofolio Hospitality Indonesia di Tengah Persaingan Asia Tenggara Ini Strateginya
Ilustrasi Bagaimana Memperkuat Portofolio Hospitality Indonesia di Tengah Persaingan Asia Tenggara Ini Strateginya
Sumber :
  • ist

“Kami sangat senang menyambut Topotels ke dalam keluarga Fusion. Akar kuat Topotels di Indonesia, yang dipadukan dengan pengalaman dan keahlian Fusion, akan membuka berbagai peluang baru di destinasi-destinasi utama di Indonesia. Kemitraan ini semakin memperkuat kehadiran regional kami sekaligus mendukung visi jangka panjang untuk terus berkembang di Asia Tenggara,” ungkap Christopher Hur, Chief Executive Officer Fusion Hotel Group.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, integrasi ini bukan hanya soal bertambahnya jumlah properti dalam sebuah jaringan hotel. Lebih jauh, langkah tersebut mencerminkan perubahan strategi industri hospitality Indonesia: dari sekadar memperbanyak kamar menuju pembangunan jaringan yang mampu menggabungkan kekuatan lokal, sistem operasional, distribusi, dan akses pasar regional. 

Di tengah pemulihan pariwisata Asia Tenggara dan semakin ketatnya persaingan antarnegara, kemampuan mengelola jaringan secara konsisten akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan daya saing hotel Indonesia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surat Dakwaan Dinilai Lengkap, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Kubu Febrie Adriansyah

Surat Dakwaan Dinilai Lengkap, Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Kubu Febrie Adriansyah

Pengadilan Negri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) kembali menggelar sidang lanjutan dugaan TPPU yang melibatkan eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Dalam sidang
Para Panahan Indonesia Ukir Sejarah di Asian Para Games 2026, Sukses Raih Medali Perak Pertamanya di Nagoya

Para Panahan Indonesia Ukir Sejarah di Asian Para Games 2026, Sukses Raih Medali Perak Pertamanya di Nagoya

Tim Para Panahan Indonesia berhasil mengukir sejarah baru di gelaran Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya.
Terungkap Isi Surat KPK ke Panglima TNI soal Skandal Korupsi Dana Bencana BNPB

Terungkap Isi Surat KPK ke Panglima TNI soal Skandal Korupsi Dana Bencana BNPB

Penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kian melebar. Komisi Pemberantasan
Ruben Onsu Serahkan 61 Bukti ke Pengadilan, Pihak Sarwendah Sebut Tak Kaget

Ruben Onsu Serahkan 61 Bukti ke Pengadilan, Pihak Sarwendah Sebut Tak Kaget

Ruben Onsu menyerahkan 61 alat bukti dalam sidang hak asuh anak. Pihak Sarwendah mengaku tak kaget dan menyiapkan bukti tandingan pekan depan.
Sore Ini, Presiden Prabowo Panggil Para Menteri hingga Wantimpres ke Istana

Sore Ini, Presiden Prabowo Panggil Para Menteri hingga Wantimpres ke Istana

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Berdasarkan ...
Mengenal Mahanni Yulindha, Plt Bupati Klaten yang Menggantikan Hamenang Wajar Ismoyo

Mengenal Mahanni Yulindha, Plt Bupati Klaten yang Menggantikan Hamenang Wajar Ismoyo

Berikut profil Mahanni Yulindha Pratiwi, Wabup yang menjadi Plt Bupati Klaten menggantikan Hamenang Wajar Ismoyo usai terjaring OTT KPK pada 16 Oktober 2026.

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Selengkapnya

Viral